RBR 2026 Sukses Digelar, Kapolda Riau Titip Tanam Pohon Trembesi ke Runners
Table of Contents
RBR 2026 Sukses Digelar Kapolda Riau: Misi Olahraga dan Lingkungan Hidup
ceritaberkat.com – RBR 2026 Sukses Digelar Kapolda Riau – Perhelatan lari terbesar di Sumatera kembali sukses diselenggarakan dengan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Riau Bhayangkara Run 2026 berhasil menarik perhatian sebanyak 15.080 peserta yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Acara yang tidak hanya menjadi ajang olahraga ini juga mencatatkan sejarah baru dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Sumatera Barat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bumi Lancang Kuning.
Keberhasilan Penyelenggaraan dengan Konsep Inovatif
Ada perbedaan mencolok yang terlihat pada penyelenggaraan kali ini dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Para pelari tidak hanya membawa pulang medali sebagai tanda partisipasi, melainkan juga membawa pulang bibit tanaman serta boneka gajah bayi yang diberi nama Nona Seroja. Hal ini menunjukkan bahwa event tersebut memiliki misi ganda, yaitu olahraga dan kepedulian lingkungan yang terintegrasi secara harmonis.
Setelah seluruh rangkaian acara selesai, Kapolda Riau yang dijabat oleh Irjen Pol Herry Heryawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta. Menurut beliau, kegiatan ini melampaui sekadar pencapaian garis finish. Lebih dari itu, ini merupakan momen berharga yang memperkuat rasa kebersamaan antarwarga dan membangun solidaritas sosial yang lebih kuat.
Terima kasih para runners RBR-2026. Hari ini kita membuat sejarah dan momen yang luar biasa atas kebersamaan kita semua. Kami berharap (kegiatan ini) akan memberikan berkah kepada sesama manusia dan persaudaraan kita dengan alam dan lingkungan.
Program Green Policing untuk Masa Depan yang Lebih Hijau
Setiap orang yang mengikuti lomba ini mendapatkan satu bibit pohon Trembesi yang harus dibawa pulang dan ditanam di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pemilihan jenis pohon ini bukanlah kebetulan semata. Pohon Trembesi dikenal sebagai salah satu spesies yang paling efektif dalam menyerap karbon dioksida atau CO2 dari atmosfer. Kemampuan ini menjadikannya sebagai benteng alami dalam melawan dampak pemanasan global yang semakin meningkat setiap tahunnya.
Kapolda Riau secara khusus memberikan pesan penting kepada seluruh peserta. Beliau berpesan agar aksi simbolis yang dilakukan selama acara benar-benar ditindaklanjuti dengan penanaman bibit di rumah masing-masing. Pesan tersebut disampaikan dengan tegas agar tidak terlupakan oleh para pelari setelah pulang dari lokasi acara.
Saya titip pesan: jangan lupa menanam bibit trembesi yang sudah dibagikan… Salam Green Policing!
Konsep Green Policing yang digagas oleh Irjen Pol Herry Heryawan menjadi komitmen baru bagi Polda Riau. Melalui pendekatan ini, kepolisian berusaha menyelaraskan tugas-tugas penegakan hukum dan pengamanan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga ketertiban masyarakat atau kamtibmas, tetapi juga aktif memelopori gerakan hijau untuk masa depan bumi yang lebih sehat.
Secara ilmiah, satu pohon Trembesi yang sudah dewasa mampu menyerap hingga 28 ton CO2 setiap tahunnya. Selain itu, tajuknya yang lebar efektif menurunkan suhu mikro di sekitarnya. Hal ini membuat pohon Trembesi berfungsi sebagai penyejuk alami bagi lingkungan sekitar. Kemampuan mengikat air yang dimilikinya juga sangat baik untuk mencegah terjadinya banjir maupun kekeringan.
RBR 2026 telah resmi berakhir, namun langkah nyata para pelari baru saja dimulai. Saat bibit-bibit Trembesi tersebut menyentuh tanah Riau, maka misi pelestarian lingkungan pun dimulai. Lewat sinergi antara Polda Riau dan masyarakat, terbukti bahwa hidup sehat dapat berjalan beriringan dengan menjaga kelestarian bumi. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor kepolisian dapat berkontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
