Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap
Table of Contents
Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Keluarga Cari Solusi
Anak 3 Tahun di Kota Serang – Kasus menarik terungkap di wilayah Kasemen, Kota Serang, Banten, tentang seorang balita berusia tiga tahun yang menunjukkan tanda-tanda kecanduan rokok. Anak 3 Tahun di Kota Serang ini kerap ditemukan mengumpulkan puntung-puntung rokok yang berserakan di sekitar rumahnya, kemudian mengisapnya dengan cara yang cukup natural. Perilaku ini telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan mulai menjadi perhatian serius bagi keluarganya.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan momen ketika anak kecil tersebut memegang sebatang rokok yang masih menyala. Dengan gerakan yang tampak sudah menjadi kebiasaan, ia mengisap rokok itu dan kemudian menghembuskan asapnya keluar. Yang menarik, orang-orang di sekitarnya justru tidak melarang, malah memberikan instruksi sederhana agar anak tersebut mengembuskan asapnya dengan benar.
Proses Pengobatan Dimulai dari Rumah
Lulu Jamaludin, Kepala Rumah Singgah Fesbuk Banten, menjelaskan bahwa keluarga anak tersebut telah mencoba berbagai cara untuk menghentikan kebiasaan merokok sang anak. Namun, keterbatasan biaya menjadi hambatan utama dalam mengakses layanan pendampingan profesional. Anak 3 Tahun di Kota Serang ini sudah sekitar tiga bulan mengalami kecanduan, yang awalnya muncul karena meniru perilaku orang-orang di sekitarnya.
“Keluarga menghubungi kami karena merasa tidak mampu menangani masalah ini sendiri. Mereka sudah mencoba melarang dan mengawasi, namun anak masih terus mencari puntung rokok untuk diisap,” ujar Lulu saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).
Kondisi ini semakin memprihatinkan karena anak berada dalam fase kritis perkembangan, di mana ia sangat mudah meniru perilaku yang dilihatnya setiap hari. Lingkungan sekitar yang banyak merokok menjadi faktor utama mengapa anak tersebut terus-menerus mengisap puntung rokok meskipun sudah sering dinasihati.
Kunjungan Tim Relawan dan Dinas Terkait
Sebagai respons atas kasus ini, tim relawan Fesbuk Banten bersama petugas dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Banten melakukan kunjungan ke rumah anak tersebut. Lokasi tinggal anak ini berada di Kampung Kenari, Kasemen, Kota Serang. Selama kunjungan, para petugas melakukan asesmen awal untuk memahami kondisi anak secara lebih komprehensif.
“Kami akan mendampingi anak ini secara bertahap. Pendampingan tidak hanya untuk anak, tetapi juga untuk keluarganya agar perubahan perilaku bisa berkelanjutan,” jelas Lulu.
Hasil asesmen akan menjadi dasar untuk program pendampingan jangka panjang. Anak 3 Tahun di Kota Serang ini akan mendapatkan perhatian khusus untuk membantu mengatasi ketergantungan terhadap rokok. Proses ini memerlukan kesabaran dan konsistensi dari semua pihak yang terlibat.
Pentingnya Peran Lingkungan dalam Perkembangan Anak
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat tentang dampak lingkungan terhadap kebiasaan anak-anak. Meskipun usia tiga tahun terdengar sangat muda untuk mengalami kecanduan, paparan terhadap rokok dalam jangka panjang dapat membentuk kebiasaan yang sulit diubah. Anak-anak di fase ini cenderung mencontoh apa yang mereka lihat tanpa sepenuhnya memahami konsekuensi dari perilaku tersebut.
Keluarga dan masyarakat sekitar memiliki peran krusial dalam membantu anak mengatasi kecanduan ini. Dengan dukungan yang tepat dan konsisten, diharapkan anak 3 Tahun di Kota Serang ini dapat pulih dan tumbuh dengan sehat tanpa ketergantungan terhadap rokok di masa depannya. Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar anak-anak.
