Sekeluarga Tewas Kecelakaan di Sibolagit Hendak Antar Anak Kuliah ke Jambi
Table of Contents
Kecelakaan Maut di Sibolangit: Satu Keluarga Tewas Saat Mengantar Anak Kuliah ke Jambi
Sekeluarga Tewas Kecelakaan di Sibolagit Hendak – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sebuah keluarga besar kehilangan tiga anggota tercinta dalam kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mereka. Saat peristiwa tragis itu berlangsung, rombongan tersebut sedang dalam perjalanan untuk mengantarkan salah satu anak mereka yang baru lulus sekolah ke Jambi untuk melanjutkan studi.
Roma Sitinjak, salah satu anak korban yang berusia 21 tahun, menceritakan kronologi perjalanan keluarga mereka. Awalnya, mereka bertolak dari kampung halaman di Siempat Nempu Hulu, Dairi menuju Kota Medan. Dari sana, rencana perjalanan dilanjutkan menggunakan bus antarkota antarprovinsi menuju Provinsi Jambi.
Perjalanan Mengantar Adik ke Universitas Negeri
Menurut penjelasan Roma kepada detikSumut, tujuan utama perjalanan keluarga saat itu adalah mengantarkan adik perempuannya yang baru saja menyelesaikan pendidikan. Gadis tersebut berencana menempuh pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Jambi.
“Awalnya keluarga saya mau mengantarkan adik saya berangkat dari Sidikalang ke Jambi. Dia baru lulus dan mau kuliah di salah satu universitas negeri di Provinsi Jambi,” kata Roma kepada detikSumut, dilansir detikSumut pada Jumat (17/7/2026) malam.
Rombongan yang terdiri dari enam orang ini mengalami nasib malang. Anggota keluarga yang berada dalam kendaraan tersebut meliputi ayah korban, Heppi Sitinjak yang berusia 60 tahun, ibu korban, Dinaria Manik juga berusia 60 tahun, sepupu mereka Samsir Sitinjak berusia 30 tahun, adik kandung Gabe Roida Sitinjak berusia 18 tahun, adik bungsunya Five Sitinjak berusia 11 tahun, serta kakak mereka Rinto Sitinjak berusia 23 tahun.
Tiga Anggota Keluarga Tewas dalam Kecelakaan
Dari enam anggota keluarga yang berada dalam kendaraan, tiga orang dinyatakan meninggal dunia. Ketiga korban jiwa tersebut adalah kedua orang tua Roma serta sepupu mereka. Sementara itu, Gabe Roida Sitinjak mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Five, si bungsu keluarga, berada dalam kondisi kritis dan belum sadar.
“Bapak dan mamak saya mengantar adik saya, Gabe Roida Sitinjak, yang sekarang dirawat di IGD. Mereka dari Sidikalang mau ke loket Bus Rapi di Medan sebelum berangkat ke Jambi,” ujarnya di RSUP H Adam Malik.
Rinto, kakak Roma, juga mengalami cedera serius akibat kecelakaan tersebut. Roma menceritakan bahwa sekitar pukul sembilan pagi, mereka masih dalam suasana ceria. Saat itu, Roma sempat menelepon keluarganya dan bertanya tentang keberadaan mereka. Ayah Roma bahkan sempat tertawa saat berbicara melalui telepon.
Kurang lebih satu jam setelah menelepon keluarga, Roma menerima kabar buruk mengenai kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, dekat area Hillpark Sibolangit. Roma kemudian melihat unggahan dari rekan kerjanya di media sosial yang menampilkan mobil berwarna merah yang ringsek akibat tabrakan. Melihat foto tersebut, Roma mulai curiga bahwa mobil itu adalah kendaraan yang ditumpangi keluarganya.
“Rupanya salah satu kawan saya membuat status. Saya lihat mobil warna merah, lalu saya lihat salah seorang sopir bernama Pebrianto Siburian. Saya langsung bilang ke keluarga, ‘Loh, ini kan keluarga kita’,” ucapnya.
Kini, para korban yang selamat sedang menjalani perawatan di RSUP H Adam Malik. Keluarga besar Sitinjak sedang berduka atas kehilangan tiga anggota keluarga tercinta dalam kecelakaan yang menimpa mereka saat perjalanan mengantar adik ke tempat kuliah.
