Historic Moment: Gelar Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Bisa ke Final

Historic Moment: PKB Rayakan Nobar Piala Dunia, Cak Imin Yakin Argentina Raih Final

Historic Moment – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menggelar acara nonton bareng (nobar) yang menjadi sorotan publik. Dalam kesempatan ini, para anggota dan simpatisan PKB berkumpul untuk menyaksikan laga Piala Dunia antara tim nasional Argentina melawan Swiss. Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) PKB yang ke-28. Suasana penuh semangat tercipta saat para penonton antusias mengikuti jalannya pertandingan. Historic Moment ini juga menandai momen spesial bagi PKB dalam merayakan ulang tahun organisasinya sambil mendukung tim favorit mereka di kancah dunia.

Setelah pertandingan berakhir, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin, memberikan tanggapan mengenai jalannya pertandingan. Ia menilai bahwa Argentina menghadapi tantangan berat dari tim Swiss. Namun, dengan kemampuan yang dimiliki, Argentina berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas lawan mereka. Historic Moment ini menjadi bukti bahwa Argentina masih memiliki kualitas sebagai salah satu tim terbaik di dunia.

“Ya, Argentina mendapatkan perlawanan yang sangat keras, tapi dengan kemampuan yang luar biasa, Argentina tetap menunjukkan kapasitas sebagai juara dunia,” kata Cak Imin seusai nobar tersebut di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).

Berdasarkan pengamatan terhadap performa Argentina dalam pertandingan tersebut, Cak Imin menyatakan keyakinannya bahwa tim asal Amerika Selatan tersebut mampu melaju hingga babak final. Selain itu, ia juga memberikan penilaian mengenai pertandingan semifinal lainnya antara Spanyol dan Prancis. Cak Imin memprediksi bahwa Spanyol memiliki peluang lebih besar untuk melaju dibandingkan Prancis. Historic Moment ini semakin memperkuat posisi Argentina sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.

“Kalau lihat ketangguhannya sih Argentina bakal lolos di semifinal dan final,” ucap dia.

“Prancis dengan Spanyol? Ya saya kira Spanyol ya,” tambahnya.

Historic Moment: Rangkaian Peringatan Harlah PKB ke-28

Puncak dari peringatan Hari Lahir PKB yang ke-28 akan diselenggarakan pada tanggal 23 Juli 2026 di Jakarta. Historic Moment ini menjadi ajang penting bagi PKB untuk menunjukkan eksistensinya di kancah politik Indonesia. Menurut Sekretaris Organizing Committee (OC) Panitia Harlah ke-28 PKB, Rivqy Abdul Halim, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak awal bulan Juli. Seluruh kegiatan mengusung tema ‘Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi’ yang mencerminkan visi partai ke depan.

“Alhamdulillah kita sudah masuk bulan Juli. Ini minggu pertama bulan Juli yang kita sebut sebagai bulannya PKB. Insyaallah PKB pada bulan ini berumur ke-28 tahun,” kata Rivqy di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Rivqy Abdul Halim menjelaskan lebih lanjut mengenai jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan. Historic Moment ini juga ditandai dengan pelantikan serentak untuk kepengurusan organisasi. Tepat sehari sebelum puncak peringatan Harlah, yaitu pada tanggal 22 Juli, PKB akan mengadakan pelantikan serentak untuk kepengurusan organisasi. Pelantikan ini mencakup 514 Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan 38 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dari seluruh wilayah Indonesia. Proses pelantikan akan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP PKB sebagai bagian dari upaya regenerasi kepemimpinan partai.

Sementara itu, pada pagi hari tanggal 23 Juli, PKB akan menggelar Ijtimak Ulama yang menghadirkan para kiai dan pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia. Historic Moment ini merupakan momen penting untuk memperkuat hubungan antara partai dengan tokoh-tokoh keagamaan. Acara ini merupakan momen penting untuk memperkuat hubungan antara partai dengan tokoh-tokoh keagamaan. Pada malam harinya, akan diselenggarakan acara puncak Harlah yang akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat.

“Acara puncaknya akan dilaksanakan 23 Juli malam, yang insyaallah akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia beserta seluruh pimpinan partai politik sahabat,” ujarnya.

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan oleh panitia, Harlah ke-28 PKB disebut sebagai momentum transformasi organisasi menuju partai yang lebih modern, profesional, dan adaptif. Transformasi ini dilakukan melalui digitalisasi tata kelola, penguatan kaderisasi, regenerasi kepemimpinan, serta peningkatan kapasitas seluruh struktur partai. PKB juga menegaskan komitmennya terhadap politik kehadiran, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan ekonomi rakyat sesuai dengan amanat konstitusi yang telah ditetapkan. Historic Moment ini menjadi langkah awal bagi PKB untuk meraih masa depan yang lebih cerah di tengah dinamika politik Indonesia.