Latest Program: Pramono Tepati Janji Kampanye, 5 Mobil Klinik Hewan Keliling Resmi Beroperasi di Jakarta
Table of Contents
Pramono Anung Wibowo Resmikan Lima Mobil Klinik Hewan Keliling di Jakarta
Latest Program – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, telah meninjau langsung operasional layanan baru berupa Mobil Klinik Hewan Keliling. Kunjungan ini dilakukan di kawasan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika yang terletak di wilayah Kramat Jati, Jakarta Timur. Peluncuran program ini merupakan wujud nyata dari komitmen politik yang telah dijanjikan selama masa kampanye. Melalui inisiatif tersebut, pemerintah daerah berupaya memperluas jangkauan akses pelayanan kesehatan bagi hewan peliharaan milik masyarakat Jakarta.
Secara keseluruhan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan sebanyak lima unit kendaraan khusus yang berfungsi sebagai klinik bergerak. Kendaraan-kendaraan ini akan beroperasi di lima kota administrasi yang ada di wilayah Jakarta. Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan kesehatan hewan peliharaan warga ibukota secara lebih merata dan efisien.
Detail Layanan dan Target Sterilisasi
Menurut penjelasan Pramono, setiap mobil klinik dilengkapi dengan dokter hewan serta berbagai peralatan medis modern. Fasilitas ini mampu memberikan beragam layanan kesehatan untuk hewan. Mulai dari pemeriksaan rutin, pengobatan untuk kucing, anjing, kambing, dan sapi, hingga tindakan operasi kecil dan sterilisasi. Selain itu, tersedia juga layanan pemeriksaan ultrasonografi atau yang lebih dikenal dengan istilah USG.
Jakarta sebagai kota yang bebas rabies tentunya harus terus kita dukung, kita pertahankan, dan kita rawat. Karena itu, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling ini saya yakini menjadi modal sosial yang sangat baik bagi Jakarta untuk mempertahankan status sebagai kota bebas rabies sekaligus mendukung Jakarta sebagai kota global, kota pusat perekonomian, dan ibu kota negara.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pramono dalam keterangannya pada hari Jumat, tanggal 10 Juli 2026. Ia meyakini bahwa kehadiran klinik bergerak ini akan menjadi aset penting bagi Jakarta. Tidak hanya untuk menjaga status bebas rabies, tetapi juga mendukung visi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional.
Untuk tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 23 ribu hewan akan menjalani proses sterilisasi. Angka ini menunjukkan skala besar program kesehatan hewan yang digagas. Pramono mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan. Ia menyebut ini sebagai terobosan baru yang mungkin pertama kali ada di Indonesia, dimulai dari Jakarta.
Operasional dan Skema Tarif
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Dr. drh. Hasudungan A Sidabalok, M.Si, memastikan pihaknya akan mengoptimalkan operasional klinik bergerak. Tenaga medis veteriner yang kompeten akan dikerahkan untuk melayani masyarakat. Layanan ini akan dioperasikan selama enam hari dalam seminggu, mulai dari hari Senin hingga Sabtu.
Kami akan mengoperasikan layanan ini selama enam hari dari Senin-Sabtu. Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang.
Hasudungan juga membuka peluang pemberian tarif khusus atau subsidi bagi kelompok masyarakat tertentu. Hal ini mencakup pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun penerima program bantuan sosial lainnya. Meskipun demikian, skema tersebut masih akan dikaji mengingat layanan ini baru mulai dioperasikan. Evaluasi terhadap pelaksanaan layanan akan terus dilakukan sebagai dasar penyempurnaan program.
Dari sisi cakupan wilayah, jenis pelayanan, maupun skema pembiayaan, semua aspek akan dievaluasi agar semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga Jakarta.
Dukungan dari DPRD DKI Jakarta
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, memberikan apresiasi atas peluncuran program ini. Menurutnya, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling menandakan bahwa Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud. Ia menyebut bahwa target tersebut perlahan tercapai berkat inisiatif ini.
Pria yang akrab disapa Bang Kent itu mengatakan Pramono sudah merealisasikan salah satu janji kampanyenya. Langkah tersebut akan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan publik, termasuk di bidang kesehatan hewan. Penyediaan akses pelayanan kesehatan hewan diharapkan semakin mudah dijangkau masyarakat, baik bagi pemilik hewan peliharaan maupun masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan hewan di Ibu Kota.
Program ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat merespons kebutuhan masyarakat secara proaktif. Dengan adanya klinik bergerak, warga tidak perlu jauh-jauh membawa hewan peliharaan mereka ke klinik konvensional. Hal ini tentu akan menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat Jakarta.
Ke depannya, diharapkan jumlah mobil klinik dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kerjasama dengan berbagai pihak juga akan terus dijalin untuk memastikan keberlanjutan program. Dengan dukungan semua elemen masyarakat, Jakarta dapat menjadi model kota ramah hewan di tingkat nasional maupun internasional.
