Important Visit: Cerita Ahli Kunci Bantu Polisi Bongkar Brankas Berisi 74 Kg Emas di Bogor
Table of Contents
Important Visit: Ahli Kunci Bongkar Brankas 74 Kg Emas di Bogor
Important Visit – Seorang ahli kunci profesional dari Ciawi, Bogor, menjadi bagian penting dalam operasi kepolisian untuk membuka brankas misterius yang tersembunyi di balik dinding. Operasi Important Visit ini berhasil mengungkap emas batangan seberat 74 kilogram serta berbagai mata uang asing dan rupiah. Brankas tersebut ditemukan sebagai bagian dari penyelidikan tiga kasus korupsi besar yang melibatkan PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel.
Proses Pembongkaran Brankas Canggih
Roy, ahli kunci yang ditemui di lokasi Sentul pada Kamis (9/7/2026), menjelaskan bahwa ia dipanggil oleh Polres Bogor untuk membantu pekerjaan tersebut. Kehadirannya dalam operasi Important Visit ini dinilai sangat krusial karena brankas memiliki sistem penguncian yang kompleks.
Tadi sama Polres Bogor dipanggil, ditelepon suruh datang ke sini, suruh bantu katanya ada kerjaan suruh bongkar brankas,
Menurut Roy, brankas yang ditemukan memiliki kualitas tinggi dan nilai yang tidak murah. Sistem penguncian menggunakan kombinasi antara kunci manual dan mekanisme putar. Setelah kunci manual berhasil dijebol, tim menggunakan mesin pemotong atau yang dikenal dengan sebutan gurinda untuk membuka brankas tersebut.
Istimewa itu brankasnya. Perkiraan harganya Rp 20 jutaan lebih. Sistem keamanannya bagus. Kuncinya pakai kombinasi putar, sama kunci manual. Jadi dua kunci, brankas canggih itu, mahal. Bajanya ada dua lapis, jadi memang bukan brankas besi kotak gitu,
Proses pembongkaran berlangsung relatif singkat. Roy menyebutkan bahwa setelah brankas dibuka, isinya langsung terlihat. Tim hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk membuka brankas tersebut sepenuhnya. Kehadiran ahli kunci dalam Important Visit ini mempercepat seluruh proses pengungkapan.
(Di dalam) Langsung aja, gerak cepat, langsung digurinda, langsung dibuka. Kurang lebih 15 menitan,
Brankas Tersembunyi di Balik Pintu Ruangan
Yang menarik dari brankas ini adalah posisinya yang tidak biasa. Berbeda dengan brankas pada umumnya yang berbentuk kotak besi, brankas ini tersembunyi di dalam ruangan kecil. Ruangan tersebut berada di lantai dua rumah yang dikamuflasekan dengan rapi.
Posisi brankas di lantai dua, di kamar. Jadi itu kayak ditutup lemari. Ukuran kurang lebih 1 meteran lebih, 1,5 meter x 80 cm. Posisinya dalam tembok itu pak. Jadi itu pintu brankas, di dalamnya ruangan, bukan brankas umumnya yang kotak besi, tapi ruangan,
Di dalam ruangan tersebut, terlihat beberapa koper yang berisi barang bukti. Roy hanya bisa melihat dari luar karena tidak bisa masuk ke dalam ruangan saat pertama kali tiba. Operasi Important Visit ini berhasil mengungkap lokasi brankas yang tersembunyi dengan sangat baik.
Di dalam (ruangan) lihat ada koper, tapi saya lihat dari luar, kan nggak masuk,
Kandungan Brankas Mencapai Rp 476 Miliar
Polisi sebelumnya menemukan brankas ini saat melakukan penggeledahan di rumah milik tersangka di Sentul, Bogor. Dari dalam brankas, ditemukan barang bukti yang sangat berharga. Emas batangan seberat 74 kilogram menjadi temuan utama, disertai dengan uang pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat, dan dolar Singapura.
Kakortas Tipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, memberikan rincian lengkap mengenai isi brankas tersebut. Barang bukti disimpan dalam tujuh koper yang terkunci rapat.
Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Yang pertama 74 kg emas batangan, kemudian 4.767.300 USD. Kemudian 14.083.800 SGD, kemudian 100 juta rupiah. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar,
Total nilai barang bukti yang ditemukan mencapai Rp 476 miliar. Angka ini mencakup emas batangan, dolar AS, dolar Singapura, dan uang rupiah yang disita dari brankas tersebut. Operasi Important Visit ini menjadi salah satu pengungkapan terbesar dalam sejarah kepolisian Indonesia.
Atensi Khusus dari Presiden
Kasus korupsi yang sedang diselidiki mendapat perhatian serius dari tingkat tertinggi. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengusutan kasus ini merupakan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Inilah merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,
Budi Hermanto menjelaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN. Kasus ini juga memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu. Selain PLN, kasus ASABRI dan Krakatau Steel juga sedang diusut secara bersamaan.
Kasus-kasus yang sedang diselidiki meliputi berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari suap, gratifikasi, hingga pencucian uang. Beberapa lokasi penggeledahan dilakukan secara serentak. Operasi Important Visit ini diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum bagi seluruh tersangka yang terlibat.
