Latest Program: Muzani Bertolak ke Iran Besok Malam, Akan Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Table of Contents
Latest Program: Muzani Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Khamenei
Latest Program – Ahmad Muzani, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Indonesia, resmi memimpin delegasi tingkat tinggi menuju Iran pada malam hari berikutnya. Kunjungan diplomatik ini merupakan bagian dari Latest Program pemerintah untuk menghormati kepergian Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang telah wafat. Delegasi Indonesia akan hadir langsung dalam upacara pemakaman bersejarah tersebut.
Informasi terbaru ini disampaikan oleh Muzani setelah menggelar pertemuan resmi dengan Ketua Mahkamah Konstitusi di gedung MK Jakarta Pusat pada Rabu (8/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Muzani memberikan penjelasan mendetail mengenai jadwal keberangkatan delegasi Indonesia. “Rencananya delegasi Indonesia yang akan berangkat ke Iran akan bertolak besok malam,” ujarnya dengan tegas dan jelas kepada para wartawan yang hadir.
Jadwal Perjalanan ke Masyhad
Rombongan delegasi Indonesia akan menggunakan penerbangan langsung dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma menuju kota Masyhad di Iran. Perjalanan udara ini diperkirakan memakan waktu beberapa jam, dengan kedatangan dijadwalkan pada hari Jumat pagi. Muzani memberikan rincian waktu kedatangan yang sangat spesifik kepada publik.
“Kita akan terbang langsung dari Jakarta menuju Masyhad, kota yang akan menjadi tempat peristirahat terakhir Ayatollah Ali Khamenei. Diperkirakan rombongan akan sampai di Masyhad hari Jumat jam 06.00 pagi,” ujarnya.
Kota Masyhad memiliki makna spiritual dan historis yang sangat penting sebagai lokasi pemakaman Ayatollah Khamenei. Delegasi Indonesia diharapkan dapat tiba di tempat peristirahat terakhir tersebut sebelum hari Jumat dimulai. Setelah sampai di Iran, rombongan akan diterima secara resmi oleh pemerintah dan pejabat tinggi negara tersebut.
Komposisi Delegasi dan Rangkaian Kegiatan
Muzani menegaskan bahwa komposisi delegasi tetap sama seperti yang telah diumumkan sebelumnya kepada masyarakat. Delegasi ini dipimpin langsung oleh Muzani sendiri, didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, serta beberapa ulama terkemuka yang belum disebutkan namanya secara publik. Kehadiran ulama dalam delegasi ini menunjukkan pentingnya dimensi keagamaan dalam kunjungan tersebut.
“Iya, sama beberapa ulama yang akan menyertai. Saya belum tahu (nama ulamanya),” ucapnya sambil tersenyum.
Jadwal kegiatan delegasi cukup padat namun tetap efisien. Delegasi tidak akan menginap di Iran untuk menghemat waktu perjalanan. Setelah menghadiri prosesi pemakaman pada pagi hari Jumat, rombongan akan melakukan ziarah pada siang hari. Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dengan pejabat Iran.
“Tidak menginap. Sampai pagi, paginya pemakaman, siang ziarah. Terus setelah itu berbicara dengan-katanya kita akan ketemu dengan menteri luar negeri dan ketua parlemen Iran. Habis itu langsung kembali ke Jakarta,” tuturnya.
Penunjukan Resmi oleh Presiden Prabowo
Sebelumnya, Ahmad Muzani dan Sugiono telah ditunjuk secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai utusan khusus. Penunjukan ini menunjukkan betapa pentingnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Muzani juga menyampaikan rencana keberangkatan melalui akun Instagram resminya, @ahmadmuzani2, pada Selasa (7/7/2026).
“Saya sebagai Ketua MPR RI bersama Menteri Luar Negeri Sugiono diutus oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri acara prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khamenei di Masyhad, Iran, pada Kamis, 9 Juli 2026,” tulis Muzani dalam unggahannya.
Kunjungan ini menjadi momen bersejarah dalam hubungan bilateral Indonesia-Iran. Delegasi akan membawa serta pesan dan hormat dari pemerintah dan rakyat Indonesia untuk keluarga serta negara Iran atas kepergian Pemimpin Tertinggi tersebut. Latest Program ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama kedua negara di masa mendatang.
