Historic Moment: Hari Bhayangkara Ke-80, 1.465 Personel Polda Sumsel Naik Pangkat
Table of Contents
Hari Bhayangkara Ke-80, 1.465 Personel Polda Sumsel Naik Pangkat
Historic Moment – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar upacara kenaikan pangkat yang diikuti oleh 1.465 personel. Acara ini dianggap sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi, loyalitas, integritas, serta pengabdian yang telah diberikan oleh anggota kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Upacara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Polda Sumsel, Kamis (2/7/2026), dengan kehadiran sejumlah pejabat utama dan keluarga para personel yang mendapatkan promosi.
Kegiatan Ulang Tahun Kepolisian
Perayaan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum penting untuk menilai prestasi para personel dan memperkuat semangat pengabdian mereka. Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho dihadiri oleh Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Rony Samtana, Irwasda Polda Sumsel, serta seluruh pejabat utama yang turut memeriahkan acara. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen institusi dalam memberikan penghargaan kepada anggotanya. Selain itu, keluarga para personel yang terlibat dalam promosi juga turut hadir, menambah suasana penuh keharmonisan dan kebanggaan.
Dalam rangkaian kegiatan, seluruh peserta upacara melakukan penghormatan yang diikuti oleh laporan resmi mengenai kenaikan pangkat. Prosesi berlanjut dengan pembacaan doa dan sujud syukur sebagai bentuk rasa hormat terhadap Tuhan. Setelahnya, Kapolda serta jajaran Pejabat Utama memberikan ucapan selamat, menegaskan pentingnya kesadaran akan tanggung jawab yang diembankan kepada para personel yang mendapatkan promosi.
Struktur dan Distribusi Promosi
Kenaikan pangkat yang diberikan meliputi berbagai kategori, yaitu perwira, bintara, tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri. Dari total 1.465 personel, 53 di antaranya naik ke tingkat perwira, sementara 1.370 personel mendapat promosi di jajaran bintara. Tamtama juga tidak ketinggalan, dengan 21 personel yang melangkah ke level lebih tinggi. Selain itu, 21 PNS Polri mengikuti mekanisme ujian sebagai salah satu cara untuk memperoleh peningkatan pangkat.
Detail kenaikan pangkat dalam kategori perwira menunjukkan adanya 3 personel yang naik menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) reguler, ditambah 1 personel yang mendapat promosi melalui jalur pengabdian. Untuk Komisaris Polisi (Kompol), terdapat 5 personel reguler dan 7 personel pengabdian yang terpilih. Di tingkat Ajun Komisaris Polisi (AKP), 17 personel reguler dan 1 personel pengabdian juga memperoleh kenaikan pangkat. Sementara itu, untuk Inspektur Polisi Satu (Iptu), 16 personel mendapatkan promosi, serta 3 personel Inspektur Polisi Dua (Ipda) melalui jalur pengabdian.
Pada jajaran bintara, promosi terbagi menjadi lima tingkatan. Sebanyak 454 personel menjadi Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), 349 personel naik ke Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), 67 personel ke Brigadir Polisi Kepala (Bripka), 106 personel ke Brigadir Polisi (Brigpol), dan 394 personel ke Brigadir Polisi Satu (Briptu). Di luar itu, tamtama mengalami peningkatan pangkat dengan sembilan personel menjadi Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda), dua personel ke Bhayangkara Kepala (Bharaka), sepuluh personel ke Bhayangkara Satu (Bharatu), serta 21 PNS Polri yang dinaikkan pangkat melalui ujian.
Nilai dan Signifikansi Promosi
Kenaikan pangkat bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga bagian dari sistem pembinaan karier Polri yang dirancang secara objektif. Evaluasi kinerja, dedikasi, disiplin, serta integritas menjadi dasar utama dalam menentukan siapa yang layak mendapatkan peningkatan pangkat. Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menekankan bahwa setiap promosi adalah amanah yang perlu diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga nama baik institusi, serta menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas,” ujar Irjen Sandi.
Menurut Kapolda, promosi tersebut bertujuan untuk menguatkan komitmen anggota kepolisian dalam menjalankan tugas secara profesional. Prosesi kenaikan pangkat diharapkan bisa menjadi semangat baru bagi personel untuk terus berinovasi dalam menjaga keamanan. Dengan adanya peningkatan status, mereka diwajibkan untuk meningkatkan kinerja dan memenuhi standar yang lebih tinggi.
Motivasi dan Penguatan Semangat
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, Kombes Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa promosi ini bertujuan membangkitkan semangat anggota dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. “Kenaikan pangkat bagi 1.465 personel merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Kami berharap momentum ini semakin memperkuat semangat seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Nandang.
Penghargaan ini tidak hanya memberikan kebanggaan kepada personel yang terpilih, tetapi juga sebagai pengingat bahwa pengabdian terus-menerus diperlukan untuk mendapatkan kepercayaan dari publik. Dengan promosi tersebut, diharapkan para personel mampu menunjukkan kinerja yang lebih maksimal, serta menjadi contoh bagi anggota lainnya dalam menjalankan tugas. Selain itu, upacara ini juga menjadi kesempatan untuk menyatukan visi dan misi kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Sebagai bagian dari kompetisi tahunan dalam sistem karier Polri, kenaikan pangkat merupakan mekanisme yang diadopsi untuk memastikan peningkatan kual
