Special Plan: MPR Sebut LCC Empat Pilar Instrumen Strategis Perkuat Wawasan Kebangsaan
Table of Contents
MPR Sebut LCC Empat Pilar sebagai Alat Strategis Penguatan Wawasan Kebangsaan
Special Plan – Sabtu (28/6/2026), dalam acara Technical Meeting LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 di Mamuju, Wakil Ketua Badan Penganggaran MPR RI Ajbar, S.P., menyatakan bahwa lomba cerdas cermat (LCC) ini adalah sarana penting untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan. Ia menekankan bahwa LCC tidak hanya sebatas kompetisi pengetahuan, tetapi juga menjadi platform pembentukan karakter dan penguatan rasa nasionalisme.
LCC Sebagai Media Pendidikan Kebangsaan
Acara yang dihadiri oleh sekolah-sekolah terpilih tersebut merupakan bagian dari upaya MPR untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara. Ajbar menyampaikan bahwa dalam lomba ini, para peserta bukan hanya berkompetisi, tetapi juga turut serta dalam membangun kesadaran tentang prinsip-prinsip yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kalian bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi sedang mengambil bagian dalam memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (28/6/2026).
Ajbar menambahkan, menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks, para pemuda harus dilengkapi dengan kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, serta semangat persatuan. Ia berharap LCC menjadi salah satu sarana pembinaan yang efektif dalam mengisi keterampilan ini.
Kejujuran dan Sportivitas dalam Lomba
Dalam sambutan terpisah, Ajbar mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi prinsip kejujuran, disiplin, dan sportivitas selama penyelenggaraan lomba. Ia menjelaskan bahwa kejujuran adalah dasar dari kepercayaan masyarakat, sementara sportivitas memastikan bahwa kompetisi berjalan adil dan bermakna.
“Saya berharap seluruh peserta mematuhi setiap ketentuan yang telah ditetapkan panitia sehingga seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung tertib, adil, dan menghasilkan peserta terbaik yang benar-benar berkualitas,” tuturnya.
Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya memperkuat pemahaman tentang konstitusi dan nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menginspirasi para pemuda untuk terus belajar dan berkembang. Ia menegaskan bahwa keberhasilan lomba bukan hanya ditentukan oleh pengetahuan akademik, tetapi juga oleh semangat patriotisme dan kesadaran akan tanggung jawab sosial.
Partisipasi Sekolah dan Harapan untuk Nasional
Dalam kesempatan tersebut, Ajbar memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah mengirimkan timnya. Ia mengatakan bahwa partisipasi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, kompetisi ini juga berperan dalam membentuk kepribadian dan kepekaan nasional para pemuda Indonesia.
Technical Meeting LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 diikuti oleh sembilan sekolah menengah atas (SMA) dan menengah kejuruan (SMK) terbaik dari seleksi kabupaten. Sekolah-sekolah yang terlibat meliputi SMAN 1 Sarjo, SMAN 1 Kalukku, SMAN 3 Majene, SMAN 1 Bambalamutu, SMAN 1 Campalagian, SMAN 1 Duripoku, SMAN 1 Tapalang, SMAN 1 Satapoto, serta SMAN 1 Polewali. MPR RI berharap melalui kegiatan ini, peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan.
Menjadi Garda Depan Pemimpin Masa Depan
Ajbar berharap para pemenang lomba di tingkat provinsi mampu menjadi duta kebangsaan dan garda depan dalam menyebarluaskan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI. Ia menjelaskan bahwa individu yang menjadi juara nantinya diharapkan mampu menjadi contoh bagi sekitarnya, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Siapa pun yang nantinya menjadi juara, saya berharap dapat menjadi duta kebangsaan sekaligus garda terdepan dalam menyebarluaskan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegasnya.
Dalam perspektif jangka panjang, Ajbar optimis bahwa LCC Empat Pilar MPR RI akan terus melahirkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta siap menjadi pilar dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai ini menjadi fondasi penting dalam pembangunan Indonesia yang maju, demokratis, dan tetap berlandaskan prinsip-prinsip kebangsaan.
MPR RI juga menyatakan bahwa LCC merupakan bagian dari upaya penguatan wawasan kebangsaan di tingkat sekolah. Kegiatan ini memberikan ruang bagi para pemuda untuk memahami pentingnya Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, peserta lomba diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif di masa depan.
Sebagai rangkaian kegiatan nasional, LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional akan diadakan di Jakarta pada Agustus 2026. Ajbar menegaskan bahwa tim terbaik dari Sulawesi Barat akan mewakili provinsi ini dalam ajang tersebut. Ia berharap peserta lomba dapat menunjukkan kompetensi yang baik dan menginspirasi masyarakat luas.
Menurut Ajbar, penyelenggaraan LCC tidak hanya membentuk pemahaman tentang konstitusi, tetapi juga membangun jiwa patriotik dan rasa cinta tanah air. Ia berpendapat bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak dapat dipisahkan dari peran pendidikan, khususnya dalam membentuk kepribadian generasi muda. Dengan LCC, para siswa diberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman tentang prinsip-prinsip yang menjadi dasar negara.
Sebagai salah satu instrumen strategis, LCC Empat Pilar MPR RI bertujuan mengembangkan kemampuan kritis dan kolaboratif para peserta. Dalam kompetisi ini, para siswa diharapkan mampu menjunjung tinggi rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan
