Masih Berlanjut – Polisi Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel!
Table of Contents
Operasi Penggeledahan Kembali Dilakukan di Cipete, Jakarta Selatan
Polisi Melanjutkan Operasi di Lokasi Baru
Masih Berlanjut – Polda Metro Jaya kembali menggelar operasi penggeledahan dalam rangka penyelidikan kasus dugaan korupsi yang sedang berlangsung. Kali ini, fokus perhatian aparat hukum tertuju pada sebuah ruko yang berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Langkah ini merupakan kelanjutan dari serangkaian operasi yang telah dimulai sebelumnya.
Informasi mengenai penggeledahan tersebut telah dikonfirmasi oleh Kombes Budi Hermanto, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya. Menurut keterangan resmi, tim polisi tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 WIB pada hari Kamis, 9 Juli 2026. Kedatangan mereka di malam hari menunjukkan bahwa operasi ini dilakukan dengan persiapan matang dan mungkin bertujuan untuk menghindari perhatian publik yang berlebihan.
Sebelum memulai proses penggeledahan, polisi memasang garis polisi di depan ruko tersebut sebagai bentuk pengamanan area. Kehadiran mobil inafis berwarna oranye yang terparkir di sekitar lokasi semakin menegaskan bahwa ini adalah operasi resmi dari kepolisian. Mobil tersebut biasanya digunakan untuk keperluan investigasi dan pengangkutan barang bukti.
Konfirmasi Resmi dari Humas Polda
“Benar (ada penggeledahan),” kata Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).
Konfirmasi dari Kombes Budi Hermanto ini memberikan kepastian bahwa penggeledahan memang sedang berlangsung. Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai apa saja yang menjadi fokus utama dalam penggeledahan tersebut. Polisi masih melakukan pendalaman informasi untuk memastikan bahwa semua aspek kasus dapat terungkap secara tuntas.
Operasi Sebelumnya di Berbagai Lokasi
Sebelumnya, pada hari Rabu tanggal 8 Juli 2026, Polda Metro Jaya telah melaksanakan penggeledahan di beberapa lokasi berbeda. Di antaranya, polisi menggeledah sebuah money changer dan kafe de’Clan Signature yang berlokasi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di sebuah rumah yang berada di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Dalam proses penggeledahan tersebut, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti yang bernilai tinggi. Barang-barang yang disita mencakup emas batangan serta valuta asing dengan total nilai mencapai miliaran rupiah. Penyitaan ini menunjukkan bahwa kasus yang sedang diselidiki melibatkan transaksi keuangan yang signifikan.
Tiga Kasus Korupsi yang Sedang Diselidiki
Seluruh rangkaian penggeledahan ini berkaitan dengan tiga kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani oleh kepolisian. Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa pengusutan ketiga kasus tersebut dilakukan secara bersama-sama atau yang dikenal sebagai joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
Kasus-kasus tersebut meliputi dugaan korupsi dalam pengadaan batu bara yang sempat memicu terjadinya blackout, kasus ASABRI, serta kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI. Perlu diketahui bahwa PT KNI merupakan anak perusahaan dari BUMN Krakatau Steel. Ketiganya merupakan kasus besar yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian nasional.
Operasi penggeledahan yang terus berlanjut ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengungkap seluruh benang merah dari kasus-kasus korupsi tersebut. Dengan pendekatan investigasi yang komprehensif, diharapkan semua pihak yang terlibat dapat diidentifikasi dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
