Important Visit: Jokowi di Hadapan Kiai dan Santri Lampung: Aku Masih Seperti yang Dulu

Jokowi di Hadapan Kiai dan Santri Lampung: Aku Masih Seperti yang Dulu

Important Visit – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Qodiri di Kabupaten Lampung Tengah. Acara ini berlangsung pada hari Minggu (28/6/2026), dengan Jokowi berbagi cerita tentang hubungannya yang masih erat dengan tanah kelahirannya. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan perasaan khusus terhadap sambutan hangat yang diterimanya dari masyarakat setempat.

Kunjungan yang Penuh Makna

Kunjungan Jokowi ke Lampung Tengah dianggap sebagai momen penting bagi warga setempat. Sebagai seorang tokoh nasional, presiden ketujuh tersebut memilih untuk kembali ke akar rumputnya, menunjukkan komitmen untuk tetap berhubungan dengan masyarakat yang membentuk identitasnya. Meski telah menjabat sebagai pemimpin tertinggi negara, ia tetap mempertahankan sikap sederhana dan hangat seperti masa lalu.

“Saya sangat berterima kasih pada seluruh pengurus pondok, para santri, dan masyarakat yang telah menyambut saya dengan sangat baik,” ujar Jokowi, dilansir dari detikSumbagsel, Senin (29/6/2026).

Di tengah suasana yang penuh antusiasme, Jokowi menyampaikan bahwa lingkungan Lampung masih menyimpan kenangan berkesan bagi dirinya. Ia mengungkapkan bahwa meski waktu berlalu, komunitas dan suasana kampungnya tidak berubah. Hal ini menegaskan kebanggaannya terhadap akar sejarah yang ditinggali.

Sikap Pemimpin yang Tetap Sederhana

Sebagai bagian dari interaksi dengan santri dan kiai, Jokowi menekankan bahwa dirinya tetap merasa seperti seorang warga kampung. Ia menyatakan bahwa selama kunjungan tiga hari tersebut, kampung halamannya masih menjadi tempat yang paling familiar dan nyaman.

“Aku masih seperti yang dulu. Masih orang kampung. Masih orang desa. Jadi kalau saya ke Lampung, saya ke Provinsi Lampung, saya ke sini ya memang dunia saya, lingkungan saya,” imbuh Jokowi.

Kata-kata tersebut menunjukkan bahwa Jokowi tidak pernah melupakan akar kehidupan sosialnya. Meski dalam jabatan tinggi, ia tetap merasa terhubung dengan budaya dan nilai-nilai yang diwariskan oleh masyarakat Lampung. Hal ini juga mencerminkan sikapnya sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat.

Alasan Kunjungan ke Lampung

Jokowi menjelaskan alasan utama mengapa ia memutuskan untuk berkunjung ke Lampung Tengah. Ia mengatakan bahwa banyak warga daerah ini yang secara rutin datang ke kediamannya di kampung Sumber. Tindakan ini menjadi motivasi untuk kembali ke sana dan mengobrol lebih jauh dengan masyarakat.

“Setiap Minggu yang hadir ke rumah saya di kampung Sumber itu yang dari Lampung banyak sekali. Sehingga saya datang ke sini. Sekaligus silaturahmi dengan masyarakat Lampung, seluruh warga Lampung,” terangnya.

Kunjungan ini juga berdampak pada pembangunan daerah dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemangku kepentingan lokal. Jokowi mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperkuat kemitraan dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Ia berharap kunjungan ini bisa menjadi momentum untuk memperkenalkan program-program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Lampung Tengah, sebagai salah satu kabupaten yang memiliki tradisi keagamaan kuat, menjadi tempat yang tepat untuk menegaskan komitmen Jokowi terhadap kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Pesantren Nurul Qodiri, yang dikenal sebagai pusat kegiatan pendidikan dan keagamaan, menjadi saksi bisu dari kedekatannya dengan nilai-nilai lokal.

Kesatuan Antara Tokoh dan Rakyat

Dalam wawancara dengan media lokal, Jokowi menekankan bahwa hubungannya dengan masyarakat Lampung tidak hanya terbatas pada hubungan personal. Ia menilai bahwa peran seorang pemimpin adalah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, bukan hanya menjadi pengambil keputusan dari atas.

Kehadiran Jokowi di pesantren tersebut juga menimbulkan respons positif dari santri dan warga sekitar. Mereka menyambutnya dengan antusiasme tinggi, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara presiden dan komunitas yang ia cintai. Pesantren Nurul Qodiri, yang berdiri sejak lama, menjadi simbol persatuan antara pemimpin dan rakyat.

Jokowi berharap kunjungan ini bisa memberikan inspirasi bagi generasi muda Lampung untuk tetap menjaga keterbukaan dan kepedulian terhadap perubahan yang terjadi di sekitar mereka. Ia menekankan bahwa keberadaannya di kampung halaman adalah bentuk penghargaan terhadap identitas yang tidak pernah tergantikan.

Sebagai penutup, Jokowi menegaskan bahwa kampung halamannya tetap menjadi tempat yang paling dekat di hatinya. Ia mengungkapkan bahwa meski posisinya telah berubah, semangat dan kebiasaan hidup di kampung tetap menjadi pengingat akan nilai-nilai luhur yang perlu dilestarikan.