Berita

Asa Yaqut Jadi Tahanan Rumah Kandas

Foto : Nancy Williams - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Penolakan Permohonan Tahanan Rumah
  2. Dakwaan Korupsi Kuota Haji
  3. Related Reading
  4. Frequently Asked Questions

Ceritaberkat.com – Asa Yaqut jadi tahanan rumah akhirnya kandas setelah majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menolak permohonan pengalihan tempat penahanan yang diajukan oleh mantan Menteri Agama tersebut. Keputusan ini berarti Yaqut Cholil Qoumas harus tetap menjalani masa tahanan di Rutan KPK sesuai penetapan yang berlaku, tanpa pengecualian terkait kondisi kesehatannya.

Penolakan Permohonan Tahanan Rumah

Pada persidangan Selasa (18/8/2026), hakim menjelaskan bahwa kebutuhan medis Yaqut pascaoperasi—yakni keteraturan minum obat dan perawatan luka—merupakan tanggung jawab Rutan KPK, bukan alasan untuk mengabulkan asa Yaqut jadi tahanan rumah. Majelis menegaskan bahwa kedua kebutuhan tersebut dapat dipenuhi di dalam rutan tanpa harus memindahkan terdakwa ke kediaman pribadi.

“Ada dua hal sebenarnya kebutuhan dari terdakwa pasca operasi, itu yang pertama untuk keteraturan minum obat, dan yang kedua berkaitan dengan pembersihan luka. Jadi yang dikeluhkan berkaitan dengan caregiver yang tidak tersedia di Rutan KPK, seperti itu,” ujar hakim dalam persidangan.

Hakim menambahkan bahwa catatan mengenai ketersediaan sarana kesehatan di Rutan KPK menjadi perhatian Penuntut Umum, namun hal itu tidak cukup untuk mengubah status penahanan. Dengan demikian, permohonan agar asa Yaqut jadi tahanan rumah terwujud ditolak secara tegas oleh majelis.

Konsultasi Medis dan Prosedur Darurat

Sebagai jalan tengah, hakim menginstruksikan Yaqut beserta tim pengacaranya untuk berkonsultasi dengan dokter di Rutan KPK setiap kali kondisi medis memerlukan penanganan lanjutan. Dokter tersebut akan menyampaikan hasil diagnosis kepada majelis guna menentukan apakah perawatan inap di rumah sakit diperlukan atau cukup berobat jalan.

“Tapi sekiranya saudara mengalami darurat medis yang harus segera dilarikan ke rumah sakit, silakan untuk berkonsultasi dengan dokter yang ada di KPK. Nanti dokter KPK akan menyampaikan kepada kami apakah memang perlu dirawat inap ataukah hanya untuk sekadar berobat luar,” kata hakim.

Pengacara Yaqut, Mellisa Anggraini, menyampaikan bahwa klinik Rutan KPK telah mengeluarkan surat rujukan agar kliennya segera dibawa ke poli bedah karena kondisi lukanya rentan mengalami infeksi. Hakim merespons dengan mempersilakan pengacara mengajukan izin berobat ke luar terlebih dahulu apabila dokter rutan tidak mampu menangani kasus tersebut.

“Kalau seandainya memang dari dokter di rutan memang tidak bisa mengatasi, silakan nanti diajukan untuk izin berobat terlebih dahulu sehingga kami bisa mengetahui bagaimana kemudian kondisi terdakwa,” tambah hakim.

Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Yaqut didakwa bersama tiga terdakwa lain dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 622.090.207.166,41. Jaksa menyebut perbuatan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Asrul, Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba, mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, serta Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham.

Menurut jaksa, pengisian kuota haji khusus tambahan yang dilakukan para terdakwa bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku dan bertujuan mengakomodir permintaan dari Asosiasi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Perkara ini dinilai memperkaya Yaqut sebesar USD 271.500, atau sekitar Rp 4.833.786.000 dengan kurs saat itu, serta memperkaya 313 korporasi PIHK lainnya.

Jaksa juga menyoroti praktik jual beli kuota haji khusus, jual beli kuota petugas haji, hingga fee percepatan yang menyebabkan jemaah yang berhak gagal berangkat sementara jemaah yang tidak berhak justru diberangkatkan. Seluruh rangkaian perbuatan itu menjadi dasar dakwaan yang kini tengah diproses di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Frequently Asked Questions

What is Asa Yaqut Jadi Tahanan Rumah Kandas?

Asa Yaqut Jadi Tahanan Rumah Kandas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Asa Yaqut Jadi Tahanan Rumah Kandas matter?

Asa Yaqut Jadi Tahanan Rumah Kandas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.