Berita

Andre Rosiade Siapkan Rp 700-800 Juta untuk Fasilitas Olahraga GOR Rawang Pariaman

Foto : William Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. GOR Rawang Pariaman Bangkit dari Kebisaran: Rp 700–800 Juta Siap Mengalir untuk Fasilitas Olahraga 2027
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

GOR Rawang Pariaman Bangkit dari Kebisaran: Rp 700–800 Juta Siap Mengalir untuk Fasilitas Olahraga 2027

Ceritaberkat.com – Setelah berpuluh tahun terkurung dalam kekosongan aktivitas, Gelanggang Olahraga Rawang di Kota Pariaman, Sumatera Barat, kini kembali hidup sebagai ruang publik yang ramai. Lintasan lari yang baru saja rampung dikerjakan telah mengubah wajah kawasan tersebut secara drastis. Warga yang sebelumnya tidak memiliki akses memadai ke sarana olahraga berjarak dekat kini berbondong-bondong memanfaatkan fasilitas itu setiap hari, membawa serta efek ekonomi bagi pelaku UMKM di sekitarnya.

Perubahan ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Di balik revitalisasi tersebut terdapat komitmen politik yang diwujudkan melalui kunjungan langsung Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade ke lokasi pada Jumat (21/8/2026). Dalam kesempatan itu, Andre menegaskan bahwa penyelesaian lintasan lari merupakan respons konkret terhadap aspirasi yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad.

Respons Warga dan Aktivitas Ekonomi Sekitar

Antusiasme masyarakat Pariaman terhadap fasilitas baru ini tidak bisa diabaikan. Andre sendiri mencatat lonjakan aktivitas olahraga yang signifikan sejak lintasan dibuka, disertai kehadiran pedagang kecil yang menjajakan makanan dan minuman di area sekitar.

“Alhamdulillah ini sudah selesai lintasannya dan antusiasme masyarakat di Kota Pariaman sangat tinggi untuk berolahraga. Ditambah UMKM juga banyak berjualan,” ujar Andre yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Bagi kawasan yang sebelumnya nyaris tidak berfungsi sebagai ruang olahraga, kehadiran lintasan lari menjadi titik balik. Aktivitas yang tadinya lumpuh total kini berdenyut kembali, menciptakan dinamika sosial dan ekonomi mikro di tingkat lokal.

Alokasi Rp 700–800 Juta untuk Pengembangan Lanjutan

Seiring rampungnya tahap pertama perbaikan, Pemerintah Kota Pariaman telah menyampaikan daftar kebutuhan lanjutan untuk melengkapi kawasan GOR Rawang. Fasilitas yang diminta mencakup medan bapaneh (area bermain tradisional), toilet umum, serta peralatan fitness outdoor. Andre menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut pada tahun anggaran 2027.

“Insyaallah di 2027 nanti kita akan bantu sekitar Rp700-800 juta sesuai aspirasi Pak Wali. Untuk medan bapaneh, WC, dan fitness outdoor juga bisa dieksekusi,” katanya.

Alokasi anggaran tersebut, jika terealisasi, akan mengubah GOR Rawang dari sekadar lintasan lari menjadi kompleks olahraga multifungsi. Medan bapaneh, misalnya, memiliki akar budaya Minangkabau yang kuat dan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda sekaligus menjadi ruang interaksi lintas usia. Sementara itu, keberadaan toilet umum dan fitness outdoor akan meningkatkan kenyamanan serta memperluas segmen pengguna, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Posisi Andre Rosiade: Melayani Aspirasi Daerah

Andre membingkai keterlibatannya dalam proyek ini sebagai bagian dari tugas representatif anggota parlemen. Ia menekankan bahwa perannya sebagai legislator dan pimpinan fraksi adalah memastikan kepala daerah memiliki kapasitas untuk melayani konstituennya, termasuk melalui penyediaan infrastruktur olahraga yang layak.

“Kalau saya sebagai anggota DPR, Fraksi Partai Gerindra, tugas saya bagaimana Pak Wali bisa melayani masyarakatnya dan fasilitas ini bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Andre yang juga menjabat Ketua Umum DPP IKM.

Pernyataan ini menempatkan revitalisasi GOR Rawang bukan sekadar proyek fisik, melainkan instrumen pelayanan publik yang menghubungkan aspirasi lokal dengan mekanisme pendanaan nasional.

Perspektif Wali Kota: Dari Kebisaran Menjadi Pusat Aktivitas

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyambut penyelesaian lintasan lari dengan rasa syukur sekaligus optimisme. Ia mengungkapkan bahwa sebelum intervensi perbaikan, GOR Rawang telah lama berada dalam kondisi vakum—tidak terawat, tidak difungsikan, dan praktis tidak memberikan manfaat apa pun bagi warga.

“Alhamdulillah setelah ada bantuan dari Pak Andre, ada lintasan lari, itu ramai lagi sekarang. Rata-rata setiap masyarakat yang lari itu lebih kurang 300 orang,” ungkap Yota.

Angka sekitar 300 pelari rutin per sesi menunjukkan bahwa fasilitas ini telah mencapai skala penggunaan yang berarti bagi kota berpenduduk ratusan ribu jiwa. Bagi Pariaman yang selama ini minim sarana olahraga publik berstandar memadai, kehadiran lintasan lari di GOR Rawang mengisi kekosongan yang telah berlangsung puluhan tahun.

Visi Jangka Panjang: Ruang Publik Multifungsi

Yota Balad tidak membatasi fungsi GOR Rawang pada aktivitas lari semata. Ia berharap kawasan tersebut berkembang menjadi pusat olahraga sekaligus titik kumpul masyarakat—ruang publik yang nyaman, inklusif, dan hidup sepanjang hari.

“Ini kita harapkan menjadi pusat olahraga bagi masyarakat Kota Pariaman. Sebelumnya belum ada,” ujarnya.

Dengan tambahan fasilitas yang direncanakan untuk 2027—medan bapaneh, sanitasi umum, dan area fitness outdoor—visi tersebut memiliki kerangka teknis yang jelas. Kawasan GOR Rawang berpotensi menjadi salah satu ruang publik utama di Pariaman, berfungsi sebagai pelengkap ekosistem olahraga kota dan sekaligus menjadi magnet aktivitas sosial warga.

Yota menutup pernyataannya dengan apresiasi terbuka terhadap dukungan Andre Rosiade dan harapan agar kolaborasi serupa terus berlanjut.

“Terima kasih banyak Pak Andre. Semoga ke depan bantuan dari Pak Andre semakin bertambah dan bisa menumbuhkembangkan olahraga di Kota Pariaman,” katanya.

Bagi masyarakat Pariaman, janji Rp 700–800 juta untuk 2027 bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Ia merupakan kelanjutan dari momentum yang telah tercipta—momentum yang mengubah sebuah gelanggang olahraga yang mati menjadi denyut nadi aktivitas warga, dan yang, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi warisan ruang publik bagi generasi mendatang.

Frequently Asked Questions

What is Andre Rosiade Siapkan Rp 700 800 Juta?

Andre Rosiade Siapkan Rp 700 800 Juta is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Andre Rosiade Siapkan Rp 700 800 Juta matter?

Andre Rosiade Siapkan Rp 700 800 Juta matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.