Important Visit: Innalillahi, Ayahanda Kepala Bakom M Qodari Meninggal Dunia
Table of Contents
Innalillahi, Ayahanda Kepala Bakom M Qodari Meninggal Dunia
Kabar Duka dari Badan Komunikasi Pemerintah
Important Visit – Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat dihiasi dengan kabar duka yang menyentuh hati melalui pengumuman resmi dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia. Salah satu tokoh yang menggembirakan khalayak adalah Sulaiman Said, ayahanda dari Muhammad Qodari, yang saat ini menjabat sebagai kepala instansi tersebut. Kabar kematian Sulaiman Said menyebar cepat, menunjukkan kepedihan yang dalam dalam lingkaran keluarga dan teman-temannya.
Penyebaran informasi ini dilakukan secara langsung oleh Bakom RI melalui unggahan di akun media sosial Instagram milik institusi. Pernyataan yang ditampilkan memperlihatkan perasaan kehilangan yang mendalam, serta harapan bahwa kepergian Sulaiman Said akan menjadi kenangan yang berkesan. Unggahan tersebut menyampaikan bahwa ayah dari M. Qodari meninggal dunia pada hari ini, Selasa (23/6/2026), sebagai bagian dari berita yang menyedihkan.
Pernyataan Resmi di Media Sosial
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, turut berduka cita atas berpulangnya H. Sulaiman Said bin M. Said, Ayahanda Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari,” tulis unggahan IG Bakom RI seperti dilihat, Selasa (23/6/2026).
Unggahan tersebut tidak hanya memberitahukan tentang kepergian Sulaiman Said, tetapi juga menekankan peran pentingnya dalam kehidupan keluarga dan institusi. Sebagai figur yang berpengaruh, kehilangan ayahanda M. Qodari diperkirakan akan memengaruhi dinamika kerja di Bakom RI, khususnya dalam hal kepemimpinan dan arahan strategis. Penggunaan istilah “Innalillahi” dan “inna ilaihi raji’un” menggambarkan perasaan ibadah dan harapan untuk pertemuan di akhirat.
Sulaiman Said, yang meninggal dunia di usia 79 tahun, dianggap sebagai salah satu tokoh yang memberikan kontribusi signifikan dalam bidang komunikasi pemerintah. Kepribadiannya yang ramah dan dedikasinya yang tinggi menjadikannya sebagai panutan bagi banyak orang. Sebagai seorang ayah, beliau juga memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan wawasan M. Qodari, yang saat ini menanggung tanggung jawab besar sebagai kepala Bakom.
Detil Kematian dan Rencana Pemakaman
Dalam pernyataan terpisah, Bakom RI menyebutkan bahwa jenazah Sulaiman Said akan dimakamkan besok, Rabu (24/6/2026), di kawasan yang dikenal sebagai tempat istirahat para tokoh masyarakat. Kematian beliau terjadi di usia yang cukup matang, namun berita ini tetap menimbulkan kekecewaan yang dalam karena ia dianggap sebagai orang yang sangat berpengaruh dalam lingkungan kerjanya.
Dalam lingkungan keluarga, kepergian Sulaiman Said menjadi momen yang sangat berat. Meski baru saja menjabat sebagai kepala Bakom, M. Qodari telah memiliki pengalaman yang matang dalam dunia komunikasi pemerintah. Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh institusi tersebut menunjukkan komitmen untuk menghormati tradisi dan kepercayaan keagamaan dalam menghadapi kehilangan ini.
Doa dan Harapan untuk Keluarga
Bakom RI juga menyampaikan doa dan harapan untuk para keluarga yang ditinggalkan. “Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan diberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulis Bakom RI dalam pernyataannya. Kalimat ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai penegasan bahwa kepergian Sulaiman Said dianggap sebagai hal yang wajar dalam perjalanan hidup manusia.
Kehilangan Sulaiman Said tidak hanya berdampak pada keluarga, tetapi juga menimbulkan rasa kehilangan di kalangan profesional dan masyarakat yang mengenalnya. Sebagai tokoh yang dekat dengan berbagai kalangan, beliau dianggap sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Pemakaman besok diharapkan menjadi waktu untuk berkumpul, menyampaikan penghormatan, dan memakamkan kenangan akan perjuangan serta dedikasinya.
Di sisi lain, kepergian Sulaiman Said memberikan kesempatan bagi anggota Bakom untuk mengenang peran beliau dalam membangun institusi. Beliau dikenang sebagai sosok yang selalu mendukung inisiatif-inisiatif baru, serta menjaga harmoni dalam tim kerja. Harapan terbesar dari masyarakat adalah bahwa kepergian beliau akan menjadi pengingat untuk terus berusaha mencapai kemajuan dalam bidang komunikasi pemerintah.
Sebagai seorang ayah, Sulaiman Said juga memiliki cerita hidup yang menginspirasi. Beliau dikenal sebagai orang yang penuh kasih sayang, serta selalu mendukung pendidikan anak-anaknya. Kematian beliau di usia 79 tahun menjadi bukti bahwa usia yang panjang tidak selalu menghilangkan semangat dalam berkontribusi kepada masyarakat dan bangsa.
Kehilangan Sulaiman Said membuat banyak orang teringat akan nilai-nilai kehidupan yang diperjuangkannya. Dengan pengalaman yang kaya dan peran yang strategis, beliau menjadi bagian penting dalam proses komunikasi pemerintah. Harapan masyarakat adalah bahwa jasa-jasa beliau akan terus diabadikan, dan ketabahan keluarga akan menjadi contoh untuk pihak lain.
Sebagai penutup, pengumuman kematian Sulaiman Said menjadi momen yang mengingatkan akan kehidupan yang singkat dan peran yang berkesan. Dengan berpulangnya beliau, Bakom RI kini memasuki tahap baru dalam perjalanan organisasi, sambil tetap menjaga semangat dan nilai-nilai yang pernah ia bawa ke dalam institusi.
