6 Jam Diperiksa – Davina Karamoy Ngaku Kembalikan Uang Saku Hanania Travel
Table of Contents
6 Jam Diperiksa, Davina Karamoy Ngaku Kembalikan Uang Saku Hanania Travel
6 Jam Diperiksa – Artis Davina Karamoy telah selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan perjalanan umrah dan haji yang melibatkan Hanania Travel. Proses wawancara berlangsung sekitar 6 jam, dimana Davina memberikan penjelasan mengenai perannya dalam kerja sama dengan perusahaan tersebut.
Davina Bersikap Kooperatif Selama Pemeriksaan
Davina mengatakan bahwa proses pemeriksaan berjalan lancar. Ia menyebutkan bahwa penyidik menanyakan beberapa pertanyaan, yang sudah dijawab secara jelas. “Alhamdulillah lancar tadi selama di dalam. Ada beberapa pertanyaan dan sudah terjawab semua, sudah selesai sih,” ujar Davina di Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).
Davina menegaskan bahwa dalam pemeriksaan, ia tidak menyangkal mengenai pengambilan uang saku dari Hanania Travel. Namun, ia juga menjelaskan bahwa dana tersebut sudah dikembalikan. “Sama seperti yang lain, dan memang saya mendapat uang saku. Untuk uang sakunya sudah dikembalikan juga,” tambahnya.
Detail Kerja Sama dengan Hanania Travel
Davina menjelaskan bahwa ia pertama kali dihubungi oleh pihak Hanania Travel. Menurutnya, keputusan untuk bekerja sama muncul setelah melihat pengalaman rekan-rekan publik figur lain yang pernah menggunakan jasa perusahaan tersebut.
“Terus ditawari, dikasih Instagram Hanania, ya aku melihat Instagram-nya dan aku memang lihat banyak review-review. Beberapa teman artis juga banyak yang diberangkatkan sebelum aku. Jadi pada saat itu memang waktunya juga pas di bulan September aku ingin umrah, akhirnya melakukan kerja sama setelah itu,” ujarnya.
Davina menuturkan bahwa kerja sama ini dilakukan karena ia berniat melakukan perjalanan ibadah ke Tanah Suci sejak tahun 2024. Setelah itu, ia mengungkapkan bahwa kerja sama berlanjut hingga 2025, di mana keberangkatan dilakukan bersama keluarga. “Karena memang sudah niat berangkat, akhirnya berangkat di 2024. Kemudian di 2025, kita berangkat kembali dalam hal itu, kita berangkat dengan keluarga. Tapi saya garis bawahi, keberangkatan kita itu bayar di 2025. Itu bayar, dan jumlah yang kita bayarkan itu untuk beberapa orang itu Rp 233.800.000. Nah, itu berarti ada pembayaran dari kita untuk keberangkatan itu,” imbuhnya.
Kuasa Hukum Memberikan Penjelasan Lengkap
Kuasa hukum Davina, Yulius Irawansyah, mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan hari ini, penyidik memberikan 30 pertanyaan. Menurut Yulius, pertanyaan tersebut terutama fokus pada endorsement kliennya dengan Hanania Travel.
“Total ada 30 pertanyaan yang dilayangkan penyidik Polda Metro Jaya dalam pemeriksaan hari ini. Penyidik mendalami terkait endorsement kliennya bersama Hanania Travel,” jelas Yulius.
Yulius menegaskan bahwa kliennya tidak melakukan promosi untuk bisnis Hanania Travel. Ia menjelaskan bahwa dalam kontrak kerja, hanya menyebutkan pembuatan kisah sehari-hari, bukan promosi aktif. “Kita tidak pernah mempromosikan karena keberangkatan kita di kontrak disebutkan bahwa kita hanya melakukan daily story. Jadi perjalanan selama ibadah umrah itu, itulah yang dibuat oleh klien saya dan dimasukkan ke Instagram dia tanpa mempromosikan posisi Hanania,” ujarnya.
Davina juga membantah adanya investasi dari pihaknya ke perusahaan tersebut. Menurut Yulius, kliennya menerima uang saku sebesar Rp 10 juta saat berangkat umrah, dan dana itu sudah dikembalikan secara lengkap. “Memang kita diberi uang saku, bukan dibayar dalam hal ini, yaitu Rp 10 juta per keberangkatan. Tetapi tadi dengan kesadaran penuh, kita sudah kembalikan uang saku tersebut,” tuturnya.
Proses Investigasi Melibatkan Banyak Influencer
Dalam kasus ini, selain Davina, sejumlah influencer lainnya juga diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Nama-nama yang diperiksa mencakup Keanu Angelo, komika Praz Teguh, Paula Verhoeven, hingga pasangan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar, Dara Arafah, serta influencer lainnya.
“Diketahui, sejumlah influencer diperiksa Polda Metro terkait kasus tersebut. Mereka adalah Keanu Angelo, komika Praz Teguh, Paula Verhoeven, hingga pasangan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar, Dara Arafah, serta influencer lainnya,” ucap Yulius.
Yulius juga menambahkan bahwa pihaknya bersikap terbuka terhadap penyidik. Menurutnya, Davina Karamoy dan timnya siap memberikan informasi lebih lanjut untuk memudahkan proses penyelidikan. “Kita tidak pernah mempromosikan bisnis Hanania Travel, hanya berbagi pengalaman pribadi selama perjalanan umrah,” imbuhnya.
Tersangka Utama Ditetapkan sebagai Bos Hanania Travel
Di sisi lain, Polda Metro Jaya telah menetapkan bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan atau ASF, sebagai tersangka. Ia dijerat dengan tiga pasal berbeda, yaitu Pasal 492, 486, dan 607 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pasal-pasal tersebut mengatur tentang tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencucian uang.
“Polda Metro Jaya sendiri telah menetapkan bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan atau ASF, sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal dugaan penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP dan/atau Pasal 607 KUHP,” kata Yulius.
Davina Karamoy menuturkan bahwa ia terus berusaha memperjelas peran dan kontribusi pihaknya dalam kasus ini. Ia mengakui bahwa keberangkatan umrahnya memang terkait dengan Hanania Travel, tetapi penjelasannya terbukti jelas dan tidak ada kemungkinan penyimpangan. “Ini jadi pembelajaran juga sih buat aku untuk lebih mawas diri dan lebih berhati-hati aja,” imbuhnya.
Dalam proses penyelidikan, Yulius menyebutkan bahwa semua saksi dan data yang diperlukan telah diberikan. Ia menegaskan bahwa kliennya memiliki niat tulus untuk menjelaskan keadaan sebenarnya. “Dengan semangat kooperatif, klien saya siap memberikan semua informasi yang relevan,” pungkas Yulius.
Kasus ini sejauh ini menjadi sorotan publik, terutama setelah beberapa artis dan influencer terlibat dalam investigasi. Polda Metro Jaya terus memperluas pemeriksaan untuk menemukan fakta yang jelas dan mengungkap motif dari Hanania Travel. Sementara itu, Davina Karamoy dan timnya berharap proses ini segera menemukan titik terang, serta menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam kecurangan apapun.
Proses Pemeriksaan Masih Berlangsung
Davina Karamoy mengakui bahwa uang saku yang diterimanya sudah dikembalikan ke Hanania Travel. Ia menjelaskan bahwa dana tersebut hanya sebagai kompensasi untuk berbagi pengalaman selama perjalanan umrah, bukan sebagai bentuk pengadaan dana. “Tadi, dalam pemeriksaan, saya juga menjel
