Historic Moment: Ratusan Warga Ciputat Turun ke Jalan Gelar Pawai Obor, Polisi Mengawal
Table of Contents
Ratusan Warga Ciputat Turun ke Jalan Gelar Pawai Obor, Polisi Mengawal
Historic Moment – Pawai obor yang diikuti oleh ratusan warga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, menjadi bagian dari perayaan tahun baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan menyambut pergantian tahun secara meriah, sambil memperkuat rasa kebersamaan dalam komunitas. Petugas kepolisian dari Polsek Ciputat Timur aktif memantau jalannya acara untuk memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas selama perayaan berlangsung.
Acara Berlangsung Setelah Salat Isya
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa pawai obor diadakan setelah Salat Isya. Acara ini mencakup dua jalur utama yang berbeda, dengan partisipasi warga dari berbagai titik pemukiman. Kehadiran polisi tidak hanya memastikan keselamatan peserta, tetapi juga menghindari gangguan dari luar yang bisa mengacaukan suasana meriah perayaan.
Dalam pawai pertama, peserta bergerak melalui Jalan M Simin, RT 07 RW 09, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur. Lokasi ini menjadi pusat kegiatan, di mana sekitar 300 warga mengikuti rute yang meliputi Jalan M Simin, Jalan Teratai Putih, Jalan Gelatik Atas, dan Jalan H Kacit, sebelum kembali ke titik awal. Acara ini dimeriahkan oleh suara-suara selawat yang mengalun sambil membawa obor, menciptakan suasana yang bersemangat dan harmonis.
Para peserta pawai di titik ini antara lain melibatkan Junaidi Abdilah, yang menjabat sebagai Ketua RW 09, serta Fauzia Asyifa, Ketua Panitia acara. Keberadaan para Ketua RT setempat juga menjadi penunjang keberhasilan acara, sementara Aiptu Nurhadi, Bhabinkamtibmas Rengas, bertugas mengawal jalannya pawai. Sambil berjalan, peserta menikmati suasana penuh kehangatan dan semangat gotong royong, yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat setempat.
Titik Kedua: Jalan Maruga Raya
Sementara itu, pawai obor di lokasi kedua berlangsung di Jalan Maruga Raya, tepatnya di sekitar Kantor Wali Kota Tangsel, RT 05 RW 04, Kelurahan Serua. Di sini, sekitar 300 warga dari RW 04 turut serta dalam perayaan. Rute yang dilalui oleh peserta mencakup Jalan Maruga Raya hingga mencapai Jalan Adi Sengkong, di mana mereka berhenti sejenak untuk beribadah atau beristirahat sebelum kembali ke titik awal.
Kehadiran Saidi, Ketua RW 04, Munadi, Ketua RT 05, serta Ustaz Nurrohman, menambahkan nuansa spiritual dalam acara. Pengawalan dari Aiptu Asep Sugiarto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Serua, memastikan jalur pawai tetap aman dan lancar. Suasana di sekitar kantor wali kota terlihat lebih hidup, dengan partisipasi warga yang antusias dan semangat menyambut hari besar keagamaan.
Kerja Sama antara Polisi dan Masyarakat
Kapolsek Ciputat Timur menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian pada malam perayaan ini bertujuan memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam hal keamanan dan kelancaran arus lalu lintas. “Dengan keterlibatan panitia, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta kesadaran tinggi dari warga, kegiatan ini berjalan tanpa hambatan,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Kompol Bambang Askar Sodiq menegaskan, “Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara panitia, tokoh masyarakat, para ketua RT/RW, serta kesadaran tinggi dari warga, seluruh rangkaian kegiatan pawai obor menyambut tahun baru Islam 1448 H di wilayah hukum Polsek Ciputat Timur dilaporkan berjalan aman, tertib, dan sangat kondusif.”
Kerja sama antara pihak kepolisian dan warga setempat menjadi kunci keberhasilan acara. Polisi tidak hanya bertugas mengawal, tetapi juga berinteraksi langsung dengan peserta untuk memastikan suasana tetap tenang. Dalam beberapa titik, petugas turut menyampaikan pesan keamanan kepada warga, sambil mendengarkan selawat dan menikmati keindahan acara yang penuh makna.
Perayaan yang Menggambarkan Budaya Lokal
Acara ini tidak hanya menjadi bentuk penguatan iman, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dalam memperayaan hari besar keagamaan. Warga yang terlibat menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga tradisi, sekaligus mengekspresikan kecintaan mereka pada budaya lokal. Pawai obor yang diadakan di dua lokasi berbeda mencerminkan keberagaman perayaan, dengan peserta yang berasal dari RT dan RW yang berbeda.
Pawai ini juga memperlihatkan bagaimana warga Ciputat Timur melibatkan pihak-pihak lain, seperti para pemimpin RT dan RW, dalam memperayaan. Sosialisasi dan koordinasi antara panitia dan polisi sangat terlihat, di mana kedua pihak bekerja sama untuk memastikan acara berjalan optimal. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan, karena sangat bermanfaat untuk memperkuat ikatan sosial dan religius warga,” kata Kapolsek dalam wawancara tambahan.
Langkah Polisi dalam Memastikan Kondisi Terbaik
Dalam upaya menciptakan suasana aman, polisi melakukan patroli rutin di sekitar area pawai. Mereka juga mengatur arus lalu lintas di titik-titik kritis, seperti persimpangan antara Jalan M Simin dan Jalan Teratai Putih. Selain itu, personel kepolisian mengawasi keberadaan peserta pawai di sepanjang rute, serta memastikan tidak ada warga yang terlalu banyak mengganggu kegiatan lain di sekitar.
Pawai obor ini menjadi contoh bagus bagaimana kepolisian mampu menjadi bagian dari masyarakat, bukan hanya pengawas. Dengan mendampingi warga, polisi menciptakan iklim yang lebih dekat dan harmonis. “Kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kebersamaan dalam merayakan hari raya,” kata Aiptu Nurhadi, yang terlibat langsung dalam pengawalan pawai di Jalan M Simin.
Acara ini juga menjadi moment penting dalam memperkuat kesadaran akan ke
