New Policy: Wamensos Serahkan Bantuan ATENSI ke Warga Pringsewu
Table of Contents
Wamensos Laksanakan Penyerahan Bantuan ATENSI ke Warga Pringsewu
New Policy – Pada hari ini, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono, melakukan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dengan nilai total Rp1.036.411.418 kepada masyarakat Kabupaten Pringsewu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan serta memperkuat peran pemerintah dalam memberikan layanan sosial yang optimal.
Program ATENSI Fokus pada Kelompok Rentan
Bantuan ATENSI, yang disalurkan dalam rangka bakti sosial memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, secara khusus ditujukan untuk masyarakat yang memerlukan bantuan, seperti lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, serta keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Penyaluran ini dilakukan oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Handayani, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu.
Agus Jabo Priyono, dalam sambutan resmi yang disampaikannya, menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok yang rentan. “Pemimpin di masa Pak Prabowo harus selalu dekat dengan rakyatnya, karena memahami kondisi kehidupan masyarakat adalah kunci untuk memberikan perhatian yang layak,” ujar Agus, Kamis (11/6/2026).
“Di era ini, pemerintah tidak boleh menjauhi masyarakat. Kami harus memastikan mereka merasakan manfaat dari program-program yang dijalankan,” tambahnya.
Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah
Agus juga mengapresiasi kerja sama antara Kementerian Sosial dan pemerintah daerah dalam mewujudkan program kesejahteraan. “Kolaborasi ini memungkinkan kita untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kualitas hidup warga yang rentan, agar mereka bisa merasa lebih sejahtera dan terbantu,” jelas Agus.
Sementara itu, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Kementerian Sosial. Menurutnya, program-program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang telah dijalankan membantu menurunkan tingkat kemiskinan di daerahnya. Data terbaru menunjukkan angka kemiskinan berkurang dari 8,32 persen pada 2024 menjadi 7,6 persen di 2025.
“Kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah memberikan dampak signifikan dalam memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat. Kami berharap program ini terus berlanjut guna menciptakan perubahan positif,” kata Riyanto.
Pengembangan Sekolah Rakyat dan Program Prioritas
Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pringsewu secara aktif mendukung berbagai program prioritas nasional, termasuk pengembangan Sekolah Rakyat. “Sekolah Rakyat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan akses pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu,” jelasnya.
Kegiatan penyerahan bantuan juga menampung berbagai kebutuhan warga, seperti bantuan kewirausahaan, perlengkapan sekolah, dan fasilitas kesehatan. Selain itu, layanan isbat nikah, khitanan massal, serta operasi katarak juga disediakan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong kesejahteraan sosial.
Kisah Manfaat dari Warga Desa Way Ngison
Salah satu penerima manfaat, Dewi Harnum (36), warga Desa Way Ngison, mengungkapkan rasa puas atas program pengolahan singkong menjadi MOCAF (Modified Cassava Flour). “Program ini memberikan peluang baru bagi keluarga saya. Kini, pendapatan meningkat, dan kita bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik,” katanya.
“Alhamdulillah, bantuan ini membantu saya mengurangi beban ekonomi. Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah yang terus berupaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat,” tambah Dewi.
Program ATENSI juga memberikan manfaat signifikan bagi Suripto (52), seorang penyandang disabilitas yang berprofesi sebagai pedagang kopi dan jagung bakar di Desa Sidoharjo. Ia mendapatkan bantuan motor roda tiga yang menjadi penunjang utama dalam memudahkan aktivitas usahanya.
“Saya terima kasih karena dengan bantuan ini, pengangkutan dagangan menjadi lebih efisien. Motor roda dua terasa kurang memadai untuk usaha yang saya jalani,” ujar Suripto.
Kebutuhan transportasi yang lebih baik membantu Suripto mengurangi kesulitan mengangkut bahan-bahan dagangan dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini turut berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pemberdayaan ekonomi bagi warga disabilitas.
Peran Pilar Sosial dan Fasilitas Lengkap
Acara penyerahan bantuan ATENSI diselenggarakan dengan meriah, dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Kepala Sentra Handayani Hisam Kholil, serta seluruh elemen Forkopimda Kabupaten Pringsewu. Selain itu, jajaran perangkat daerah dan para pilar sosial juga turut serta dalam memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Penerima manfaat program ini menyambut baik upaya pemerintah dalam mengatasi berbagai tantangan hidup. Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa dana, tetapi juga mencakup bantuan teknis dan logistik, seperti alat bantu aksesibilitas, perlengkapan sekolah, serta layanan kesehatan. Dengan adanya dukungan ini, masyarakat di Pringsewu diharapkan dapat merasakan perbaikan dalam berbagai aspek kehidupan.
Dalam rangka memperkuat dampak positif dari program ATENSI, Kementerian Sosial bersama Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyediakan layanan isbat nikah dan khitanan massal. Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan perkawinan dan kesehatan, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan sumber daya.
Upaya Terus Berlanjut untuk Kesejahteraan
Ketua Sentra Handayani, Hisam Kholil, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. “Kolaborasi antara pusat dan daerah harus terus ditingkatkan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Agus Jabo Priyono berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh kerja sama yang harmonis antara lembaga pemerintah dan masyarakat. “Dengan bersinergi, kita bisa menciptakan solusi yang lebih tepat guna dan berkelanjutan,” ujar Agus.
Para peserta program juga menunj
