Table of Contents
CIO Danantara Pandu Nilai Paket Calon Direksi BEI Mengandung Profesional
Jakarta – Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa kandidat-kandidat yang diusulkan sebagai calon direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah tergolong memenuhi standar profesional di bidang keuangan, khususnya pasar modal. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BEI direncanakan berlangsung di bulan Juni 2026, dengan salah satu agenda utamanya adalah pemilihan direksi baru untuk masa jabatan 2026–2030.
“Saya rasa semua nama dalam daftar itu bagus, mereka semua profesional dan memiliki riwayat kerja yang baik. Selain itu, prosesnya akan tetap diawasi oleh OJK,” ujar Pandu setelah menghadiri acara Outlook Indonesia “Peran Penggerak Ekonomi Nasional” di Jakarta, Selasa.
Dalam pandangan Pandu, kandidat yang kompeten serta prosedur pemilihan yang transparan akan memastikan hasil yang optimal untuk pasar modal Indonesia. Ia menambahkan bahwa pentingnya mengutamakan kualifikasi calon pemimpin serta kelayakan mereka dalam memenuhi standar industri.
Pemilihan direksi BEI dilakukan melalui sistem paket, di mana Anggota Bursa (AB) mengusulkan satu tim lengkap yang terdiri dari direktur utama dan beberapa direktur fungsional. Hingga kini, lima paket calon direksi telah disebarkan dan akan diajukan kepada OJK sebagai tahap awal.
“Paket calon harus sudah melalui proses seleksi yang matang, bukan sekadar diusung secara sembarangan. Anggota Bursa diwajibkan memanfaatkan haknya sebagai pemegang saham dan badan pemilih untuk memastikan hasil yang adil,” kata Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK.
OJK telah memberikan instruksi agar Anggota Bursa memperhatikan aspek kompetensi, kapasitas, dan integritas kandidat secara menyeluruh. Setelah dinyatakan layak melalui uji kelayakan dan kepatutan, calon direksi akan mengajukan permohonan persetujuan ke RUPSLB sebagai tahap akhir.
