Hasil Pertemuan: Iran siapkan respons terhadap rencana gencatan senjata AS

Iran Mengatur Jawaban terhadap Usulan Gencatan Senjata AS

Teheran, Iran, pada hari Senin (6/4), melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baghaei, mengungkap bahwa negaranya telah menyusun rencana tanggapan terhadap usulan 15 poin yang diberikan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik. Namun, Baghaei menegaskan bahwa detail dari respons tersebut akan diungkapkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Respons Iran terhadap Usulan AS

Dalam konferensi pers mingguan, Baghaei menjelaskan bahwa usulan gencatan senjata dari AS sudah disampaikan beberapa hari lalu melalui perantara, seperti Pakistan dan sejumlah negara pendukung lainnya. Ia menyatakan bahwa rencana tersebut dianggap memiliki tuntutan yang berlebihan dan tidak logis.

“Pada saat itu, kami menyatakan bahwa rencana tersebut berisi tuntutan yang sangat berlebihan, tidak biasa, dan tidak masuk akal,” ujarnya.

Baghaei juga menambahkan bahwa meskipun ada syarat-syarat yang dapat diterima, Iran telah merumuskan serangkaian tuntutan berdasarkan kepentingan dan pertimbangan sendiri. “Kami sudah mengetahui sejak awal apa yang kami inginkan serta garis merah yang tidak ingin kami lewati. Posisi kami kini jelas, dan kami telah mengatur jawaban sejak isu ini muncul. Kami akan memberikan informasi mengenai pengumuman tersebut dan cara penyampaiannya kapan pun diperlukan,” tambahnya.

Histori Konflik antara Iran dan AS

Pada 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat melakukan serangan bersama terhadap Teheran serta kota-kota Iran lainnya, yang mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, bersama komandan militer senior dan warga sipil. Iran balas dengan menggencarkan serangan rudal dan drone terhadap Israel serta aset-aset AS di kawasan Timur Tengah.

Threat Trump dan Diskusi Gencatan Senjata

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal pada hari Minggu (5/4), Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan semua pembangkit listrik Iran jika para pemimpin tidak menyetujui pembukaan kembali Selat Hormuz pada Selasa (7/4) malam waktu setempat.

Menurut laporan Axios, AS, Iran, serta mediator regional sedang membahas kemungkinan gencatan senjata selama 45 hari yang dapat memicu “penghentian perang secara permanen,” seperti dikutip dari sumber-sumber anonim dari AS, Israel, dan wilayah tersebut.

Jessica Thomas

Writer

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • All Sport
  • ASEAN
  • Balap
  • Berita
  • Bisnis
  • Bola Basket
  • Bursa
  • Cekfakta
  • Dunia
  • edukasi
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Global
  • Hiburan
  • Hukum
  • Humaniora
  • Hype
  • Indonesia
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kriminalitas
  • Kumparannews
  • Lenggang Jakarta
  • Lifestyle
  • Liga Champions
  • Liga Inggris
  • Liga Italia
  • Liga Spanyol
  • Liga-Liga Lain
  • Lintas Kota
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • Melindungi Tuah Marwah
  • Metro
  • metropolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Rilis Pers
  • Sepak Bola
  • Syariah
  • Tech
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tenis
  • Tips Donasi
  • Tren
  • Uang
  • Warta Bumi

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.