Table of Contents
Arab Saudi Berhasil Meluncurkan Satelit “Shams” dalam Misi Artemis II
Dilaporkan oleh Kantor Berita Saudi (SPA), Kerajaan Arab Saudi berhasil meluncurkan satelit “Shams” pada hari Sabtu (4/4) melalui Sistem Peluncuran Luar Angkasa. Ini menjadi bagian dari misi Artemis II, yang merupakan tahap kedua dari program Artemis yang diinisiasi oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) Amerika Serikat.
Kegiatan ini menandai langkah pertama Arab Saudi dalam bergabung dengan program Artemis, menjadikannya negara Arab pertama yang terlibat dalam misi tersebut. SPA menekankan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen kerajaan untuk memperkuat sektor antariksa melalui inovasi dan kerja sama global.
Misi Artemis II: Kolaborasi Internasional untuk Ilmu Pengetahuan Antariksa
Artemis II adalah bagian dari upaya bersama internasional yang bertujuan mempercepat penelitian dan pengembangan teknologi di bidang antariksa. Proyek ini didukung oleh NASA, dengan fokus pada penguasaan ilmu pengetahuan serta inovasi di sektor luar angkasa.
SPA menjelaskan bahwa satelit “Shams” akan beroperasi di orbit elips dengan jarak antara 500 hingga 70.000 km di atas permukaan bumi. Orbit ini memungkinkan satelit memantau aktivitas matahari, radiasi, dan mendukung penelitian cuaca luar angkasa yang lebih mendalam.
Kehadiran satelit ini menunjukkan pengembangan teknologi luar angkasa Arab Saudi yang semakin berkembang. Selain itu, misi ini juga berkontribusi pada penguatan kompetensi lokal dan perluasan kemitraan internasional dalam bidang antariksa.
