Ombudsman Duga Sosok yang ‘Kabur’ saat Sidak di Lapas Cibinong Jimmy Masrin
Daftar Isi
Ombudsman Telusuri Sosok yang Menutup Diri Saat Pemeriksaan di Lapas Cibinong
Ceritaberkat.com – Ombudsman RI masih mendalami identitas seseorang yang terlihat bergegas menjauh ketika kunjungan dilakukan ke area hunian yang disebut sebagai “kluster mewah” di Lapas Kelas IIA Cibinong. Anggota Ombudsman RI Syafrida Rasahan menyampaikan bahwa sosok tersebut diduga terpidana korupsi Jimmy Masrin, meski kepastian identitasnya tetap perlu dikonfirmasi melalui pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Pernyataan itu disampaikan Syafrida di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 29 September 2026. Ia menjelaskan bahwa dugaan tersebut muncul dari keterangan yang diterima selama proses pemeriksaan di lapas tersebut.
“Ya, kalau itu soal Jimmy, ya kami mengonfirmasi sebenarnya iya, karena itu berdasarkan keterangan, ya,” kata Syafrida.
Dalam rangkaian kunjungan itu, Ombudsman juga menemukan foto Jimmy Masrin di salah satu ruangan. Selain temuan tersebut, salah satu asisten Ombudsman sempat berada cukup dekat dengan orang yang kemudian diduga sebagai Jimmy.
“Dan itu kan fotonya ada, dan memang sempat berhadapan dengan salah satu asisten kami,” ujar Syafrida.
Meski terdapat sejumlah petunjuk, Syafrida belum menyampaikan kesimpulan final mengenai siapa orang dalam video tersebut. Ia menilai penetapan identitas perlu diserahkan kepada pihak yang memiliki kewenangan dan akses pemeriksaan internal di lingkungan pemasyarakatan.
“Ya, sementara dugaan seperti itu. Nanti hasilnya silakan ditanyakan kepada pihak Imipas,” ucapnya.
Video Kunjungan Memperlihatkan Pintu Ruangan Ditutup
Rekaman kunjungan Ombudsman memperlihatkan seorang individu berada di dalam sebuah rumah atau ruangan di area lapas. Saat petugas mendekat, orang itu terlihat langsung menutup pintu. Petugas Ombudsman sempat bergerak untuk mengejar, tetapi akses ke ruangan tersebut segera tertutup.
Peristiwa itu menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam pemeriksaan terhadap kondisi hunian di Lapas Kelas IIA Cibinong. Kunjungan Ombudsman sebelumnya mengungkap keberadaan fasilitas hunian yang dinilai mewah di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut.
Temuan seperti ini penting karena lapas memiliki fungsi utama sebagai tempat pembinaan warga binaan sekaligus pelaksanaan putusan pengadilan. Pengelolaan ruang hunian, pengamanan, akses petugas, dan perlakuan terhadap warga binaan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari tata kelola pemasyarakatan. Karena itu, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada sosok yang terlihat dalam video, tetapi juga pada kondisi yang memungkinkan fasilitas tersebut berada di dalam lapas.
Ombudsman berperan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik dan dapat menelusuri dugaan maladministrasi. Dalam konteks lapas, pemeriksaan dapat mencakup aspek pengawasan internal, layanan pembinaan, tata kelola fasilitas, hingga pelaksanaan tugas oleh pejabat yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban.
Lima Pejabat Lapas Cibinong Dinonaktifkan
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah menonaktifkan lima pejabat struktural di Lapas Kelas IIA Cibinong setelah temuan tersebut mencuat. Langkah itu mencakup kepala lapas atau kalapas, kepala pengamanan lapas (KPLP), kepala seksi pembinaan dan pendidikan (kasibinadik), kepala seksi keamanan dan ketertiban (kasikamtib), serta kepala urusan umum lapas.
Penonaktifan dilakukan di tengah proses investigasi internal. Kebijakan ini menempatkan para pejabat terkait di luar pelaksanaan tugas jabatannya selama pemeriksaan berjalan, sehingga proses penelusuran dapat dilakukan tanpa mengganggu kegiatan pengawasan dan pengumpulan keterangan.
Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Rudi Setiawan turun langsung ke Lapas Cibinong pada Sabtu, 26 September 2026. Ia mendapat arahan dari Menteri Imipas Agus Andrianto untuk memimpin investigasi atas temuan yang diperoleh Ombudsman.
“Kami atas arahan dan perintah dari Bapak Menteri, kami adalah pemeriksa internal Kemenimipas. Beliau memerintahkan kepada kami untuk berkolaborasi dengan Dirjen Pemasyarakatan untuk menindaklanjuti apa yang ditemukan oleh teman-teman Ombudsman,” jelas Rudi kepada wartawan.
Keterlibatan inspektorat internal dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menunjukkan bahwa penanganan kasus ini mencakup dua kebutuhan: memeriksa dugaan pelanggaran dalam pengelolaan lapas serta memastikan langkah perbaikan berjalan sesuai kewenangan. Hasil investigasi nantinya akan menentukan ada tidaknya pelanggaran administratif, pelanggaran disiplin, atau persoalan lain yang memerlukan tindakan lanjutan.
Pemeriksaan Berlanjut pada Tata Kelola dan Pengawasan
Dugaan terkait Jimmy Masrin menjadi bagian dari pemeriksaan yang lebih luas atas temuan hunian mewah di dalam Lapas Cibinong. Identifikasi orang dalam rekaman penting untuk melengkapi kronologi, tetapi pengusutan juga akan menyoroti bagaimana pengawasan fasilitas dilakukan oleh pejabat lapas.
Publik masih menunggu kejelasan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengenai identitas sosok yang muncul dalam video serta hasil pemeriksaan terhadap lima pejabat yang telah dinonaktifkan. Hingga ada kesimpulan resmi, keterangan Ombudsman menempatkan identitas Jimmy Masrin sebagai dugaan yang memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Kasus ini juga menegaskan pentingnya pengawasan berlapis di lingkungan pemasyarakatan. Koordinasi antara Ombudsman, inspektorat kementerian, dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan diharapkan dapat memberikan penjelasan menyeluruh mengenai temuan di Lapas Kelas IIA Cibinong serta langkah pembenahan yang dibutuhkan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Ombudsman Duga Sosok yang Kabur saat?
Ombudsman Duga Sosok yang Kabur saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Ombudsman Duga Sosok yang Kabur saat matter?
Ombudsman Duga Sosok yang Kabur saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.