Jenazah Sopir Travel Korban Penembakan OPM Dipulangkan ke Toraja
Daftar Isi
Jenazah Sopir Travel Korban Penembakan Akan Dipulangkan ke Toraja
Ceritaberkat.com – Jenazah Sopir Travel Korban Penembakan OPM, Aris Sanda, dijadwalkan dipulangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya. Aris merupakan pengemudi travel yang meninggal akibat penembakan di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Sebelum diberangkatkan ke Sulawesi Selatan, jenazah Aris disemayamkan di rumah duka di Wamena. Pemulangan tersebut akan dilakukan bersama istrinya, Sinta Bilolo, yang telah dievakuasi dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, menuju Wamena.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengatakan penerbangan menuju Toraja direncanakan berlangsung pada Jumat. Pengantaran jenazah beserta keluarga dilakukan setelah proses evakuasi dari wilayah pegunungan selesai.
“Rencananya besok (hari ini), Jumat, jenazah beserta istri beliau akan kita terbangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya,” kata Lucky.
Evakuasi jenazah dan istri korban ke Wamena
Pasukan Koops Habema di bawah kendali Kogabwilhan III lebih dahulu mengevakuasi jenazah Aris Sanda. Setelah tiba di Wamena, jenazah ditempatkan di rumah duka sambil menunggu proses pemulangan ke Toraja.
Pada saat bersamaan, aparat menjemput Sinta Bilolo dari Distrik Mbua. Sinta diketahui bekerja sebagai guru di wilayah Kabupaten Nduga. Ia dibawa menuju Kenyam terlebih dahulu, kemudian diterbangkan ke Wamena menggunakan pesawat Caravan bersama dua orang pendamping.
“Beliau (istri korban) kami bawa menuju Kenyam lalu diterbangkan ke Wamena menggunakan pesawat Caravan bersama dua orang pendamping, hingga akhirnya kami antarkan langsung menuju rumah duka,” ungkap Lucky.
Rangkaian evakuasi tersebut menggambarkan kondisi akses transportasi di wilayah pegunungan Papua. Perjalanan antardaerah tidak selalu bisa dilakukan lewat jalur darat, sehingga pesawat menjadi sarana penting untuk membawa warga, keluarga korban, serta kebutuhan mendesak ke pusat layanan.
Peran Aris Sanda bagi Warga Nduga
Aris Sanda dikenal telah bekerja sebagai sopir travel selama 13 tahun. Dalam pekerjaannya, ia membantu warga Nduga melakukan perjalanan dan mengangkut berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk hasil pertanian serta bahan pokok.
Layanan travel juga dibutuhkan warga untuk menjangkau kota, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Kendaraan pengemudi travel digunakan untuk membantu anak-anak bersekolah, membawa mama-mama dan lansia, serta mengantar warga yang membutuhkan pengobatan.
Di kawasan dengan medan yang berat, keberadaan transportasi semacam itu menjadi penghubung antara kampung-kampung dengan pasar, layanan kesehatan, pendidikan, dan pasokan kebutuhan rumah tangga. Karena itu, keselamatan pengemudi yang melayani rute-rute tersebut turut berkaitan dengan aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat.
“Ketika satu nyawa pengemudi jujur seperti Aris Sanda dihilangkan secara keji, sejatinya urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tiga distrik Nduga seolah ikut terhenti,” imbuh Lucky.
Duka keluarga dan keselamatan warga sipil
Pemulangan jenazah sopir travel korban penembakan ini menjadi masa duka bagi keluarga Aris Sanda di Toraja dan warga yang mengenalnya di Papua. Setelah tiba di Sulawesi Selatan, Aris akan dimakamkan di kampung halamannya.
Peristiwa tersebut juga menyoroti kerentanan warga sipil yang bekerja memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah dengan tantangan keamanan dan geografis. Pengemudi, guru, tenaga kesehatan, pedagang, serta warga yang bepergian antarwilayah tetap memiliki peran besar dalam menjaga kehidupan sehari-hari berjalan.
Bagi warga yang selama ini menggunakan jasa Aris, kehilangan tersebut bukan hanya berhentinya satu layanan perjalanan. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi bagian dari mobilitas masyarakat Nduga, dari pengangkutan hasil tani hingga perjalanan menuju layanan penting di kota.
FAQ Pemulangan Jenazah Aris Sanda
Ke mana jenazah Aris Sanda dipulangkan?
Jenazah Aris Sanda dipulangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.
Siapa yang ikut dalam pemulangan jenazah?
Istri Aris Sanda, Sinta Bilolo, direncanakan ikut bersama jenazah setelah sebelumnya dievakuasi dari Distrik Mbua ke Wamena.
Bagaimana proses evakuasi dilakukan?
Jenazah dievakuasi oleh pasukan Koops Habema ke Wamena. Sementara itu, Sinta dibawa melalui Kenyam sebelum diterbangkan ke Wamena dengan pesawat Caravan bersama pendamping.