Berita

Pasar Sunter Podomoro Bakal Direvitalisasi, Kios-Los Ditata Berdasarkan Zonasi

ilustrasi-pasar_169
Foto : Rachmat Razi - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Pasar Sunter Podomoro Menuju Wajah Baru: Zonasi Dagangan dan Modernisasi Menyeluruh
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Pasar Sunter Podomoro Menuju Wajah Baru: Zonasi Dagangan dan Modernisasi Menyeluruh

Ceritaberkat.com – Sebuah pasar tradisional yang telah menjadi nadi ekonomi warga Jakarta Utara selama lebih dari tiga dekade kini bersiap menjalani transformasi besar-besaran. Perumda Pasar Jaya mengumumkan rencana revitalisasi menyeluruh terhadap Pasar Sunter Podomoro, mencakup penataan ulang tata letak kios dan los pedagang, pembaruan struktur bangunan, hingga modernisasi sistem mekanikal dan elektrikal. Langkah ini bukan sekadar renovasi kosmetik, melainkan restrukturisasi fungsional yang bertujuan menjadikan pasar lebih efisien bagi pedagang sekaligus lebih nyaman bagi pembeli.

Zonasi Berdasarkan Kategori Barang

Inti dari perubahan tata ruang pasar terletak pada penerapan sistem zonasi dagangan. Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, menjelaskan bahwa kios yang berada di lantai dasar serta los pedagang di lantai satu akan dikelompokkan ulang sesuai jenis barang yang diperjualbelikan. Pendekatan ini dirancang agar konsumen tidak lagi harus menyusuri lorong-lorong pasar secara acak untuk menemukan kebutuhan harian mereka.

“Konsep baru ini merancang ulang penataan kios di lantai dasar dan los di lantai satu. Perumda Pasar Jaya akan menerapkan zonasi letak dagangan yang dikelompokkan berdasarkan kategori jenis barang,” kata Agus dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Dampak langsung dari penataan ini adalah peningkatan keteraturan alur sirkulasi pengunjung. Ketika setiap kategori dagangan menempati area yang jelas dan teridentifikasi, pergerakan pembeli menjadi lebih terprediksi dan tidak saling bertabrakan. Bagi pedagang, zonasi juga berarti pelanggan yang mencari produk sejenis akan lebih mudah menemukan lapak mereka, sehingga potensi transaksi meningkat tanpa perlu menambah luas bangunan.

Penataan Ulang Area Parkir

Perubahan tidak berhenti di dalam gedung pasar. Area parkir untuk kendaraan roda empat maupun roda dua juga akan disusun ulang agar lebih terintegrasi. Agus menegaskan bahwa pola jalur kendaraan akan direkayasa sehingga arus keluar-masuk tidak lagi menimbulkan kemacetan di gerbang pasar, sementara kapasitas ruang parkir dapat dioptimalkan secara maksimal.

“Pola jalur kendaraan akan diatur sedemikian rupa agar sirkulasi keluar-masuk kendaraan tertata rapi, tidak macet, dan kapasitas ruang parkir menjadi lebih optimal,” ungkapnya.

Bagi kawasan Sunter yang padat aktivitas komersial, perbaikan tata kelola parkir ini menjadi faktor krusial. Kemacetan di sekitar pasar kerap menjadi keluhan warga dan pedagang selama bertahun-tahun. Dengan pengaturan jalur yang lebih disiplin, tekanan lalu lintas di jam-jam sibuk diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Perkuatan Struktur dan Modernisasi Fasad

Tahap pertama pekerjaan revitalisasi akan diarahkan pada penguatan struktur bangunan yang sudah ada. Langkah ini menjadi prasyarat mutlak sebelum pekerjaan sipil dan arsitektur lanjutan dapat dilakukan. Setelah struktur dinyatakan aman, fasad bangunan akan diganti dengan desain baru yang mengusung estetika lebih kontemporer, menjauhkan citra pasar dari kesan usang yang selama ini melekat.

Di samping aspek struktural, seluruh instalasi mekanikal dan elektrikal (M&E) juga akan diperbarui dan diganti secara menyeluruh. Sistem kelistrikan, tata udara, serta instalasi pemadam akan ditata ulang agar lebih rapi, terpusat, dan mudah dipantau. Tujuan utamanya adalah meningkatkan standar keamanan operasional serta menekan risiko gangguan teknis maupun bahaya kebakaran yang selama ini menjadi ancaman laten di pasar-pasar tradisional berskala besar.

“Seluruh sistem mekanikal dan elektrikal (M&E) bangunan akan diperbarui dan diganti. Sistem ini akan ditata ulang agar menjadi lebih rapi dan terpusat, sehingga meminimalisir risiko gangguan dan bahaya kebakaran,” ujarnya.

Profil Pasar dan Konteks Historis

Pasar Sunter Podomoro pertama kali beroperasi pada tahun 1992, menjadikannya salah satu fasilitas perdagangan tertua di kawasan Jakarta Utara. Selama lebih dari tiga dekade, pasar ini berfungsi sebagai titik temu utama bagi pedagang kecil, produsen lokal, dan ribuan keluarga yang bergantung pada pasokan pangan serta kebutuhan pokok harian. Keberadaannya bukan sekadar bangunan komersial, melainkan bagian dari identitas sosial-ekonomi lingkungan Sunter dan sekitarnya.

Dari sisi fisik, pasar ini menempati lahan seluas 9.239 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 8.141,48 meter persegi. Struktur bangunan terdiri atas 2,5 lantai, menampung ratusan unit kios dan los yang selama ini beroperasi tanpa pemisahan kategori dagangan yang jelas. Kondisi tersebut, meski telah melayani jutaan transaksi, juga menimbulkan persoalan tata kelola: kerumitan navigasi bagi pembeli, potensi konflik antarpedagang yang menjual barang sejenis di lokasi berjauhan, serta keterbatasan kapasitas parkir yang tidak memadai untuk volume kendaraan harian.

Implikasi bagi Komunitas dan Ekonomi Lokal

Revitalisasi ini diposisikan bukan sebagai penggantian fungsi pasar, melainkan sebagai peningkatan kualitas layanan. Pasar Sunter Podomoro akan tetap beroperasi sebagai pusat perbelanjaan tradisional, namun dengan kerangka operasional yang lebih modern, aman, dan mudah diakses. Bagi pedagang, zonasi berarti peluang lebih besar untuk menjangkau pembeli yang memang mencari produk mereka. Bagi warga sekitar, pasar yang lebih tertib dan aman mengurangi risiko kecelakaan kerja, kebakaran, serta gangguan lalu lintas di lingkungan permukiman.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya lebih luas pemerintah daerah dalam menghidupkan kembali peran pasar tradisional di tengah dominasi ritel modern dan perdagangan daring. Dengan mempertahankan karakter pasar rakyat namun mengadopsi standar tata kelola kontemporer, Pasar Sunter Podomoro diharapkan mampu bersaing secara fungsional tanpa kehilangan akar sosial-ekonominya sebagai ruang interaksi komunitas yang telah berlangsung sejak awal 1990-an.

Frequently Asked Questions

What is Pasar Sunter Podomoro Bakal Direvitalisasi Kios?

Pasar Sunter Podomoro Bakal Direvitalisasi Kios is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pasar Sunter Podomoro Bakal Direvitalisasi Kios matter?

Pasar Sunter Podomoro Bakal Direvitalisasi Kios matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Rachmat Razi - ceritaberkat.com

Rachmat Razi - ceritaberkat.com

Rachmat Razi adalah seorang SEO content writer yang suka menulis dan membahas berbagai hal, serta berdedikasi dalam mengoptimalkan situs web untuk mesin pencari.