Bareskrim Bongkar Peredaran Etomidate dari Thailand, 4 Orang Ditangkap
Operasi Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Etomidate Thailand, Empat Tersangka Terjerat Hukum
Ceritaberkat.com – Polisi berhasil membongkar jaringan distribusi narkotika jenis etomidate cair yang berasal langsung dari Thailand. Operasi besar-besaran ini melibatkan petugas dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri yang mengamankan empat tersangka di dua titik berbeda. Salah satu lokasi penangkapan terjadi di kawasan apartemen Pluit, Jakarta Utara, sementara yang lainnya berada di Taman Sari, Jakarta Barat.
Brigjen Eko Hadi Santoso, Kepala Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa operasi penangkapan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 4 Agustus 2026. Dalam aksi tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 210 mililiter cairan etomidate dari tangan para pelaku. Jumlah ini cukup signifikan mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan oleh zat tersebut jika disalahgunakan.
Julian Tertangkap di Lobi Apartemen
Pertama kali, tim Subdit III Dittipidnarkoba melakukan penangkapan terhadap seorang pria bernama Julian pada pukul 15.30 WIB. Julian saat itu sedang mengambil paket yang berisi cairan etomidate di lobi Tower D Apartemen G. Penangkapan terhadap Julian menjadi kunci awal untuk melacak jaringan distribusi yang lebih luas.
Pada Selasa (4/8) sekitar pukul 15.30 WIB, Tim Subdit III Dittipidnarkoba melakukan penangkapan terhadap seorang pria bernama Julian yang telah mengambil paket berisikan cairan etomidate di lobi Tower D Apartemen G.
Berdasarkan hasil interogasi mendalam, Julian mengakui bahwa ia diperintahkan oleh Ruddy Irwanto berusia 43 tahun untuk mengambil paket tersebut. Setelah itu, Julian menyimpan paket di kamar 23CB Apartemen G sesuai instruksi. Polisi kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan menangkap Ruddy Irwanto tepat di depan apartemen tempat ia tinggal.
Ruddy Irwanto kepada penyidik mengaku bahwa barang haram tersebut sebenarnya milik dua orang bernama Henhen dan Edo. Keduanya saat ini sedang dalam status buron atau DPO (Diterima Sebagai Pencari). Ruddy hanya ditugaskan mengambil paket dari lobi, menyimpannya di kamar unit 23CB, dan meninggalkannya setelah itu. Sebagai imbalan, Ruddy dijanjikan akan menerima upah sekitar Rp 30 hingga 40 juta rupiah.
Dua Bersaudari Ditangkap di Jakarta Barat
Pengembangan kasus kemudian membawa polisi ke Jakarta Barat. Pada Rabu dini hari tanggal 5 Agustus 2026, polisi menangkap dua wanita bersaudara di lobi Apartemen LTR, Taman Sari. Kedua tersangka tersebut adalah Dewita Indah Sari berusia 33 tahun dan adiknya Dewina Cloei berusia 23 tahun.
Kedua wanita ini diduga memiliki peran penting dalam memperlancar pengiriman paket dari Thailand. Dewita bertugas melakukan pelacakan posisi paket secara real-time, sementara Dewina membantu proses pembayaran pajak agar paket bisa keluar dari otoritas pengiriman internasional.
Dewita Indah Sari mengetahui bahwa Irwanto pernah berkata tentang adanya paket dari Thailand yang berisikan cairan etomidate serta meminta bantuan Dewita Indah Sari untuk melakukan tracking pengiriman paket. Kemudian Ruddy Irwanto meminta bantuan kepada Dewina Cloei untuk membayarkan pajak paket tersebut.
Barang Bukti dan Nilai Ekonomi
Selain cairan etomidate sebanyak 210 mililiter, polisi juga menyita sejumlah barang bukti elektronik. Dua unit smartphone iPhone 16 Pro Max dan iPhone 17 Pro Max berhasil diamankan dari tangan para tersangka. Barang-barang ini diyakini digunakan untuk komunikasi dan pelacakan paket selama proses distribusi.
Brigjen Eko menyampaikan bahwa secara ekonomi, cairan etomidate yang disita tersebut ditaksir bernilai Rp 630 juta. Angka ini mencerminkan tingginya permintaan pasar terhadap narkotika jenis ini di Indonesia. Melalui operasi pengungkapan kali ini, polisi berhasil menyelamatkan 105 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang bisa berakibat fatal.
Tuduhan Hukum dan Implikasi
Para pelaku terancam dijerat Pasal 119 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu, mereka juga menghadapi pasal-pasal terkait dalam UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukuman ini cukup berat mengingat jumlah narkotika yang disita dan potensi bahaya bagi masyarakat.
Etomidate merupakan zat yang awalnya digunakan sebagai anestesi dalam dunia medis. Namun, zat ini semakin populer sebagai narkotika alternatif yang disalahgunakan. Efeknya mirip dengan morfin namun dengan durasi yang lebih panjang. Penyalahgunaan etomidate dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan pernapasan, hingga kematian jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.
Thailand menjadi salah satu sumber utama etomidate cair yang masuk ke Indonesia melalui jalur pengiriman internasional. Proses distribusi biasanya melibatkan beberapa pihak mulai dari pengiriman, pelacakan, pembayaran pajak, hingga penyimpanan sementara sebelum didistribusikan lebih lanjut ke konsumen.
Operasi ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberantas peredaran narkotika jenis baru yang semakin marak. Dengan menangkap empat tersangka dan menyita barang bukti berharga, polisi berharap dapat memutus mata rantai distribusi etomidate dari Thailand ke Indonesia secara lebih efektif.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Bareskrim Bongkar Peredaran Etomidate dari Thailand 4?
Bareskrim Bongkar Peredaran Etomidate dari Thailand 4 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Bareskrim Bongkar Peredaran Etomidate dari Thailand 4 matter?
Bareskrim Bongkar Peredaran Etomidate dari Thailand 4 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
