Ular Sanca 2 Meter Sembunyi di Kolong Meja Kamar – Warga Bogor Hubungi Damkar

Evakuasi Ular Sanca di Bojonggede: Warga Hubungi Damkar Setelah Hewan Bersembunyi di Kamar Tidur

Ular Sanca 2 Meter Sembunyi di Kolong – Sebuah kejadian menarik terjadi di wilayah Bojonggede, Kabupaten Bogor, ketika seekor ular sanca berukuran besar ditemukan bersembunyi di dalam rumah warga. Hewan tersebut awalnya masuk ke kamar tidur dan memilih tempat persembunyian di bawah meja. Kejadian ini membuat pemilik rumah merasa cemas dan akhirnya memutuskan untuk menghubungi Dinas Kebakaran atau yang dikenal sebagai Damkar untuk mendapatkan pertolongan. Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, kejadian ini termasuk dalam kategori kegiatan pertolongan darurat. Tim rescue pun segera dikirimkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi ular tersebut. Proses ini berlangsung pada hari Minggu, tanggal 12 Juli 2026. Laporan pertama dari pemilik rumah diterima oleh pihak Damkar sekitar pukul tujuh lima puluh tiga pagi. Dengan respons yang cepat, tim rescue langsung bergerak ke tempat kejadian untuk membantu evakuasi. Kepanikan yang dirasakan warga tidak berlebihan mengingat ukuran ular yang cukup besar dan keberadaannya di dalam ruangan tertutup.

Menurut Yudi, pemilik rumah awalnya melihat ular tersebut masuk ke dalam kamar dan kemudian bersembunyi di bawah meja. Karena khawatir hewan itu bisa membahayakan penghuni rumah, pelapor segera menghubungi Disdamkar serta tim Rescue untuk meminta bantuan evakuasi. Langkah cepat ini menunjukkan kearifan warga dalam menghadapi situasi darurat.

Setelah menerima laporan, tim rescue segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi ular tersebut agar situasi kembali aman. Proses evakuasi membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit. Selama masa tersebut, tim bekerja dengan hati-hati untuk memastikan ular tidak terluka dan tidak membahayakan siapa pun.

“Ular berhasil dievakuasi oleh tim. Lama penanganan sekitar 20 menit. Situasi aman dan kondusif,” kata Yudi Santosa menjelaskan hasil akhir dari operasi evakuasi tersebut.

Ular sepanjang sekitar dua meter tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat. Setelah proses evakuasi selesai, hewan ini kemudian dibawa ke kantor Damkar untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Pelepasan ini dilakukan untuk memastikan ular dapat hidup normal di alam bebas tanpa mengganggu aktivitas manusia.

“Kegiatan pertolongan darurat, evakuasi ular masuk ke dalam rumah,” kata Kadis Damkar Kabupaten Bogor Yudi Santosa, Minggu. (12/7/2026).

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk tetap waspada terhadap keberadaan satwa liar di sekitar pemukiman. Ular-ular seperti sanca umumnya tidak berbahaya jika tidak diganggu. Namun, kehadiran mereka di dalam rumah tentu memerlukan penanganan khusus oleh pihak berwenang. Tim rescue Damkar Kabupaten Bogor dikenal memiliki pengalaman dalam menangani berbagai jenis ular. Mereka dilengkapi dengan peralatan yang memadai untuk melakukan evakuasi dengan aman. Dalam kasus ini, keberhasilan evakuasi menunjukkan profesionalisme tim dalam menangani situasi darurat. Warga yang mengalami kejadian serupa disarankan untuk tidak mencoba menangani ular sendiri. Menghubungi Damkar atau tim rescue setempat adalah langkah terbaik untuk memastikan keamanan semua pihak. Evakuasi yang dilakukan oleh profesional juga memastikan ular tidak terluka dan dapat dilepasliarkan dengan baik.

“Pemilik rumah melihat adanya seekor ular yang masuk ke dalam kamar dan bersembunyi di bawah meja. Karena khawatir membahayakan penghuni rumah, pelapor segera menghubungi Disdamkar dan Rescue untuk meminta bantuan evakuasi,” kata Yudi.

“Setelah menerima laporan, tim rescue segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi ular tersebut agar situasi kembali aman,” imbuhnya.

Kejadian ini juga menyoroti pentingnya komunikasi antara warga dan instansi terkait. Dengan laporan yang cepat dan akurat, proses evakuasi dapat dilakukan dengan efisien. Warga tidak perlu panik dan dapat mengandalkan bantuan profesional untuk menyelesaikan masalah. Ular sanca yang ditemukan dalam kasus ini merupakan spesies yang umum ditemukan di wilayah Bogor. Hewan ini biasanya aktif pada pagi hari, yang sesuai dengan waktu laporan dari pemilik rumah. Keberadaan ular di area pemukiman bukanlah hal yang jarang terjadi, terutama di daerah yang masih memiliki banyak ruang hijau. Dengan evakuasi yang berhasil, situasi di rumah tersebut kembali normal. Ular yang sebelumnya menjadi sumber kekhawatiran kini telah kembali ke habitatnya. Kejadian ini menjadi contoh baik bagaimana masyarakat dan instansi pemerintah dapat bekerja sama untuk menangani masalah satwa liar di perkotaan.