Latest Program: Wajah Baru Jembatan di Pelalawan, Tak Ada Lagi Anak Sekolah Bertaruh Nyawa
Table of Contents
Jembatan Merah Putih Presisi Membawa Perubahan Nyata bagi Warga Desa Ransang
Latest Program – Warga yang tinggal di RT 009/RW 004 Dusun 2, Desa Ransang, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau kini merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi telah mewujudkan harapan mereka selama bertahun-tahun. Akses jalan yang aman dan nyaman akhirnya tercapai setelah diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II oleh Polda Riau.
Upacara peresmian dilakukan secara serentak di seluruh jajaran Polda Riau. Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan pusat kegiatan di Kota Dumai. Peresmian berlangsung pada hari Rabu, tanggal 8 Juli 2026. Sementara itu, Polres Pelalawan mengikuti prosesi peresmian secara daring atau online langsung dari lokasi jembatan baru yang berada di Desa Ransang.
Harapan Baru bagi Anak-anak Sekolah
Kehadiran jembatan ini membawa dampak positif yang sangat berarti bagi generasi muda di wilayah tersebut. Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara menyampaikan bahwa jembatan ini menjadi harapan besar bagi anak-anak. Mereka tidak perlu lagi berjalan memutar jauh hingga bertaruh nyawa hanya untuk menuntut ilmu di sekolah. Jalur pendidikan mereka kini menjadi lebih aman, lebih dekat, dan lebih nyaman.
Sebelum jembatan ini berdiri, anak-anak sekolah dan warga Desa Ransang harus memutar jauh dengan rute yang cukup panjang. Bahkan, tidak jarang mereka harus bertaruh nyawa menyeberangi jalur yang tidak aman demi menuntut ilmu dan mengais rezeki. Kondisi ini berlangsung selama bertahun-tahun hingga akhirnya berubah total dengan hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi.
“Jembatan ini menjadi harapan bagi anak-anak, sehingga tidak perlu lagi berjalan memutar jauh hingga bertaruh nyawa hanya untuk menuntut ilmu di sekolah. Jalur pendidikan mereka kini menjadi lebih aman, lebih dekat, dan lebih nyaman,” kata Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara.
Dampak Ekonomi dan Infrastruktur
Kini, dengan hadirnya Jembatan Merah Putih Presisi, wajah Desa Ransang berubah total. Akses pendidikan kini lebih dekat, nyaman dan aman. Dengan hadirnya jembatan yang kokoh, urat nadi perekonomian lebih berdenyut. Distribusi hasil bumi menjadi lebih cepat dan diharapkan mendongkrak perekonomian warga. Warga juga kini bisa mengakses layanan kesehatan dengan cepat.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur di daerah terisolasi adalah kunci pemerataan ekonomi. Pembangunan ini tidak hanya menyentuh aspek transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih baik.
“Pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada tahap II oleh Polda Riau merupakan langkah konkret dalam mempercepat pemerataan konektivitas di wilayah pedesaan. Infrastruktur ini diselesaikan bertepatan dan sebagai kado dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80, melengkapi total program yang kini mencapai 110 jembatan di seluruh Riau,” ujar Irjen Herry.
Apresiasi dari Kapolri
Polda Riau telah menuntaskan pembangunan 110 jembatan di seluruh kota dan kabupaten di Bumi Lancang Kuning dalam dua tahap. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan atas selesainya pembangunan infrastruktur tersebut.
Hal tersebut disampaikan Kapolri di sela-sela peresmian 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Polda Riau, di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, pada Rabu (8/7). Ini adalah kehadiran kedua kalinya Kapolri pada peresmian Jembatan Merah Putih di Riau setelah sebelumnya sebanyak 30 jembatan dituntaskan di Tahap I.
“Rangkaian peresmian 80 Jembatan Merah Putih Presisi. Ini adalah peresmian kedua setelah sebelumnya kurang lebih 27, jadi total jembatan saat ini 110,” kata Kapolri Jenderal Sigit di lokasi.
Kapolri menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan atas pencapaian tersebut. Tentunya saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda dan jajaran yang telah bekerja keras untuk melaksanakan arahan dan tugas dari bapak presiden sehingga terbangun 110 jembatan di wilayah Riau, imbuh Kapolri.
Melalui program ini, Polri membuktikan bahwa perannya tidak sekadar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), melainkan juga menjadi motor penggerak kesejahteraan di pelosok negeri. Pembangunan infrastruktur menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Polres Pelalawan meresmikan jembatan di Desa Ransang, pada Rabu (8/7/2026). Foto: dok. Istimewa
