Lagi Pasang MCB di Vila Bali – Teknisi Listrik Tewas Tersetrum
Table of Contents
Teknisi Listrik Tewas Tersetrum Listrik Saat Pemasangan MCB di Vila Seminyak
Lagi Pasang MCB di Vila Bali – Kecelakaan fatal menimpa seorang pekerja listrik di wilayah Badung, Bali. Korban yang dikenal dengan inisial SS, berusia 46 tahun, meninggal dunia setelah tersengat arus listrik saat melakukan pekerjaan pemasangan miniature circuit breaker atau MCB untuk pompa kolam renang. Pria asal Pematang Siantar ini merupakan pekerja panggilan yang sedang bertugas di salah satu vila mewah di kawasan Seminyak.
Detail Kejadian dan Saksi Mata
Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh Polresta Denpasar melalui keterangan resmi yang disampaikan oleh Kasi Humas, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya. Menurut informasi yang dihimpun detikBali pada hari Jumat tanggal 10 Juli 2026, korban meninggal dunia akibat sengatan listrik saat sedang bekerja di Vila Kasa Artista yang berlokasi di Jalan Sari Dewi Nomor 17, Seminyak, Kuta.
Kejadian tragis tersebut terjadi pada hari Rabu, 8 Juli 2026, tepatnya sekitar pukul 19.52 WITA. Saat itu, petugas kebersihan vila bernama I Made Desta sedang bertugas dan kebetulan melihat SS sedang mengganti MCB di sisi barat kolam renang. Dalam momen tersebut, Desta sempat menawarkan secangkir kopi kepada teknisi listrik yang sedang bekerja keras.
SS menolak tawaran tersebut dengan sopan dan memilih untuk melanjutkan pekerjaannya. Ia memutuskan untuk memasang satu MCB lagi sebelum mengambil istirahat. Tidak lama setelah itu, Desta mendengar suara teriakan dari arah kolam. Ternyata, korban telah tersengat aliran listrik saat sedang melakukan pekerjaannya.
Proses Evakuasi dan Pemeriksaan
“Beberapa saat kemudian, ketika korban sedang memotong kabel, korban tiba-tiba berteriak, ‘aduh’. Mendengar hal tersebut, saksi segera mematikan aliran listrik dengan menurunkan seluruh MCB pada panel listrik,” kata Adi.
Setelah aliran listrik berhasil dimatikan, Desta segera memanggil petugas keamanan vila untuk membantu mengevakuasi SS. Korban dibawa ke teras vila dengan kondisi napas yang tersengal-sengal. Sayangnya, nyawa pria tersebut tidak terselamatkan meskipun petugas medis telah segera tiba di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim identifikasi Polresta Denpasar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh SS. Luka-luka yang ada bukan disebabkan oleh benda tajam maupun benda tumpul. Namun, korban mengalami luka bakar yang diduga kuat akibat sengatan listrik pada jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis tangan kirinya.
Relevansi MCB dalam Sistem Kelistrikan
MCB atau miniature circuit breaker merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan modern. Perangkat ini berfungsi sebagai pengaman yang secara otomatis memutus aliran listrik ketika terjadi kelebihan beban atau korsleting. Pemasangan MCB yang tidak tepat atau saat kondisi kabel masih terhubung dengan sumber listrik dapat menyebabkan risiko sengatan listrik yang berbahaya bagi teknisi.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pekerja listrik untuk selalu memperhatikan prosedur keselamatan kerja. Meskipun pekerjaan pemasangan MCB terlihat sederhana, risiko fatal tetap ada jika tidak dilakukan dengan hati-hati dan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
Keluarga korban kini sedang menunggu proses identifikasi lebih lanjut serta pengurusan administrasi dari pihak kepolisian. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pekerja listrik di Bali untuk lebih waspada dalam menjalankan tugas sehari-hari.
