Tahun baru Islam

Hallo teman-teman! Bagaimana kabarnya? Bulan Muharram sudah dekat ini, itu artinya tahun baru Islam juga semakin dekat. Kamu pasti tidak sabar mempersiapkan kegiatan dan menjalankan tradisi pada pergantian tahun baru Islam. Untuk kamu yang belum mengenal apa saja tradisi-tradisi khas yang di lakukan umat Muslim di hari tahun baru Islam yang sering juga dikenal tahun baru Hijriah.

Tahun baru Islam adalah hari raya Islam pertama dalam kalender Hijriyah. Tahun baru Hijriyah merupakan peristiwa penting  yang memiliki sejarah yang signifikan dalam Islam.

Perayaan ini jatuh pada 1 Muharram, bulan pertama dalam kalender Islam Hijriyah.

Kalender ini dimulai sejak Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah pada 622 Masehi. Dengan demikian perayaan hari raya Islam memiliki makna yang penting bagi umat Muslim.

Di Indonesia, negara yang memiliki mayoritas penduduk Muslim terbesar, terdapat beberapa kegiatan tradisi yang dilakukan secara turun temurun pada saat perayaan tahun baru Islam.

Yuk, kita lihat beberapa tradisi tahun baru Islam yang diadakan secara unik oleh umat Muslim di berbagai daerah, baca selengkapnya di artikel ini.

Perayaan Tahun Baru Hijriah

Perayaan tahun baru Islam dimeriahkan oleh seluruh umat Islam di dunia, di Indonesia tahun baru Islam 2023, 1445 Hijriyah di mulai pada 1 Muharram yang bertepatan pada tanggal 19 Juli 2023.

Umat Muslim di dunia merayakan tahun baru Hijriyah dengan sejumlah tradisi, begitu juga dengan Indonesia.

Tahun baru Islam atau Hijriyah sering digunakan sebagai waktu merenung, memperkuat iman, dan meningkatkan ibadah, umat Muslim di seluruh dunia akan merayakan perayaan ini tanpa terkecuali dengan melakukan shalat dan doa bersama, mengingat peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam, melakukan amal kebaikan, serta berkomitmen meningkatkan diri dalam aspek spiritual dan moral.

Selain itu, tahun baru Islam pada 1 Hijriyah 1445 bukan hanya sekedar pergantian tahun, tetapi juga momentum untuk umat Muslim meningkatkan ketaqwaan dengan membaca Al-Quran, mendengarkan ceramah keagamaan, tausiyah, dan pengajian yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman akan ajaran agama Islam dan memperkuat ikatan dengan agama.

Bagaimana dengan Anda, apa kegiatan lain tahun baru di keluarga Anda?

10 Tradisi Unik saat Tahun Baru Islam di Indonesia

Indonesia, sebagai negara yang penduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia yang memiliki beragam tradisi unik dilakukan saat perayaan Tahun baru Islam.

Dari mulai Jawa hingga Sumatera, dari Solo hingga Yogyakarta, Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki tradisi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.

Beragam daerah dengan banyaknya pesona dan makna di balik setiap tradisi yang memperkaya perayaan tahun baru Islam di Indonesia.

Berikut sepuluh tradisi unik yang melambangkan kekayaan budaya dan spiritual umat Muslim Indonesia saat merayakanan tahun baru Islam.

Sedekah Gunung Merapi Boyolali

Tradisi ini cukup familiar dan menjadi tradisi paling lama di daerah Jawa Tengah kabupaten Boyolali tepatnya tradisi ini dilakukan oleh masyarakat desa Lencoh dan sekitarannya.

Dimana masyarakat setempat melakukan sedekah dan berziarah ke gunung Merapi sebagai bentuk syukur dan permohonan keselamatan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Ritual ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat Lencoh sejak nenek moyang mereka, dengan melakukan ritual ini setiap tahun di pergantian tahun baru Islam masyarakat sekitar menghargai kepercayaan yang telah lama ada.

Ngadulag, Jawa Barat

Di Jawa barat, khususnya masyarakat Sunda melakukan tradisi ngadulag pada tahun baru Islam.

Tradisi Ngadulag ini merupakan tradisi kegiatan menabuh gendang atau bedug yang berada di Mesjid, bedug yang di gunakan biasanya dipakai untuk menyerukan adzan meski saat sekarang kebanyakan Mesjid sudah mengunakan speaker atau toa. Namun beberapa daerah masih mengunakan bedug sebagai penyeruan adzan.

Kirab Kebo Bule, Solo

Pada 1 Muharram atau 1 Suro terdapat hewan khas yang disebut kebo (kerbau) bule di keraton Solo. Kebo ini bukan sembarang kerbau, melainkan hewan yang termasuk pusaka penting milik keraton.

Masyarakat Solo pada malam tahun baru Islam sekaligus dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melakukan tradisi kirab. Kirab adalah acara yang diikuti oleh banyak orang berjalan berbaris secara teratur dan beriringan, kirab di daerah Solo dilakukan dengan menaiki kerbau putih yang dihiasi merupakan tradisi yang dilakukan untuk menghormati dan mengenang jasa para leluhur.

Tabuik, Sumatra Barat

Tabuik merupakan ritual keagamaan yang di lakukan masyarakat Pariaman, Sumatera Barat.  Upacara tabuik ini diikuti oleh masyarakat di kota Pariaman setiap tahunnya selang tanggal 1-10 Muharram.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati syahidnya Husein Bin Thalib (cucu Nabi Muhammad) di Padang karbela yang di tandai dengan usungan keranda tabuik sebagai simbol jasad Husein.

Tapa Bisu, Yogyakarta

Tradisi unik pada tahun baru Islam selanjutnya di daerah Yogyakarta. Keraton Yogyakarta yang dikenal juga dengan keistimewaan tradisi yang masih terjaga hingga saat ini.

Baca juga :  Apa Fungsi Agama Dalam Kehidupan Manusia? Cari Tahu 5 Hal ini

Di Yogyakarta tradisi menyambut tahun baru Islam dengan melakukan Tapa Bisu. Tapa Bisu merupakan tradisi tahunan yang di lakukan masyarakat dengan berpuasa tanpa berbicara sepatah kata dan diiringi dengan mengelilingi keraton Yogyakarta.

Nganggung, Pangkalpinang

tari sambat tradisi nganggung

Di Pangkalpinang, Bangka Belitung, terdapat tradisi Nganggung yang merupakan bentuk tarian khas dalam rangka perayaan tahun baru Islam.

Nganggung menggambarkan perjuangan dan kesyukuran masyarakat dalam menghadapi perjalanan hidup. Tarian ini melibatkan gerakan-gerakan yang dinamis dan kostum-kostum yang indah.

Berziarah di Gunung Tidar, Magelang

Gunung Tidar di Magelang, Jawa Tengah, menjadi tempat berziarah yang populer pada perayaan tahun baru Islam.

Masyarakat berziarah ke makam Sunan Muria salah satu tokoh agama terkemuka, untuk menghormati dan berdoa dan pada malam itu masyarakat membaca doa dan diteruskan dengan bacaan surat Yasin secara bersamaan.

Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan pengabdian kepada tokoh agama yang dianggap sebagai penerang jalan spiritual.

Pawai Obor

Pawai Obor adalah tradisi yang melibatkan perayaan dengan menggelar pawai menggunakan obor sebagai simbol cahaya dan keberkahan.

Pawai ini dilakukan oleh umat Muslim di berbagai daerah di Indonesia. Dalam pawai ini, peserta membawa obor yang dinyalakan sambil berjalan bersama sebagai simbol semangat penerangan dan kemuliaan Islam.

Mabit di Masjid, Jakarta

Mabit atau (malam bina Iman dan Takwa) yang biasa dilakukan di Masjid adalah tradisi yang dilakukan di Jakarta, di mana umat Muslim menghabiskan malam di Masjid dengan beribadah, membaca Al-Quran, mendengarkan tausiyah, dan saling berbagi pengetahuan agama. Tradisi ini menciptakan suasana kebersamaan dan kekhusyukan dalam mengawali tahun baru Islam.

Upacara Bubut Suro, Masyarakat Sunda

Upacara Bubut Suro, Masyarakat Sunda
sumber : Beritajateng.com

Di Indonesia khususnya di kota Sumedang memiliki keunikan budaya dan tradisi yang unik patut kita ketahui. Budaya itu adalah Bubut Suro, budaya ini sering kali akan kita jumpai pada saat perayaan tahun baru Islam biasanya di adakan pada tanggal 10 Muharram.

Bubut Suro memiliki sejarah yang panjang dari nenek moyang, yang di lakukan sebagai cara memperingati tahun baru Islam dan mengenang peristiwa Nabi Nuh dan Air Bah, dan sebagai bentuk syukur.

Selain itu, hal ini dipaksakan dengan motivasi untuk melestarikan tradisi leluhur.

Dengan berbagai tradisi unik di atas yang mungkin sebagian tradisi baru Anda kenali, tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga sarana untuk memperkuat ikatan kebudayaan, kebersamaan, dan keimanan umat Muslim.

Tradisi Umum Tahun Baru Islam

Setelah kita mengetahui tradisi unik yang ada di beberapa daerah di Indonesia, namun di Indonesia di seluruh wilayah akan tetap merayakan dan memiliki tradisi yang umum untuk dilakukan pada saat tahun baru Islam. Tradisi ini tidak hanya mengandung nilai keagamaan namun juga akan memperkuat rasa kebersamaan umat Islam.

Adapun tradisi yang umum di lakukan oleh setiap umat Muslim di berbagai daerah.

Shalat dan Berdoa Bersama

Tradisi pertama yang umum dilakukan saat Tahun Baru Islam adalah melaksanakan shalat dan doa bersama di Masjid atau tempat ibadah lainnya.

Shalat merupakan kewajiban utama dalam Islam, dan melaksanakannya secara berjamaah memperkuat ikatan sosial dan keimanan umat Muslim. Dalam shalat dan doa bersama, umat Muslim memohon ampunan, berterima kasih, dan memohon petunjuk Allah SWT untuk menjalankan tahun yang baru.

Ziarah Kubur

Ziarah kubur juga menjadi tradisi umum saat tahun baru Islam. Umat Muslim mengunjungi makam keluarga, sahabat, dan tokoh agama yang telah meninggal dan memberikan bacaan doa-doa sebagai bentuk penghormatan dan kenangan.

Ziarah kubur menjadi momen refleksi tentang kehidupan, kebersyukuran, dan ketundukan kepada Allah, serta mengingatkan akan pentingnya persiapan menuju akhirat.

Peringatan Tragedi Karbala

Tradisi selanjutnya merupakan peringatan tragedi Karbala yang terjadi pada tanggal 10 Muharram, tahun ke 61 dari kalender Hijriyah di Karbala yang sekarang menjadi negara Irak. Hari pertempuran yang juga dikenal sebagai hari Asyura.

Umat Muslim memperingati peristiwa tragis yang terjadi di Karbala, di mana cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Hussein, dan para pengikutnya dikorbankan dalam pertempuran melawan kezaliman. Peringatan ini dilakukan melalui ceramah, pengajian, dan menampilkan drama yang menggambarkan perjuangan dan pengorbanan Imam Hussein.

Tujuannya adalah untuk mengambil hikmah dari peristiwa tersebut, menguatkan keberanian dan kesabaran dalam menghadapi kesulitan, serta menghormati jasa-jasa para syuhada.

Amal Kebaikan

Tradisi amal kebaikan juga merupakan kegiatan yang penting pada tahun baru Islam. dimana umat Muslim berupaya melakukan amal-amal kebaikan, seperti memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan, memberikan sumbangan kepada lembaga amal, hingga melakukan kegiatan sosial lainnya.

tradisi ini menunjukan kepedulian sosial, solidaritas dan kebaikan hati dari seluruh umat Islam.

Tausiyah dan Ceramah

Pada malam pergantian tahun baru Islam, umat Muslim juga sering mengisi tradisi dengan mendengarkan tausiyah atau ceramah.

Tradisi ini sangat umum bagi umat Muslim dan biasanya tradisi ini dilakukan di Mesjid atau tempat ibadah lainnya yang di ikuti oleh seluruh umat Muslim di daerah masing-masing.

Tausiyah atau ceramah biasanya di berikan oleh seorang ulama atau da’i dengan berbagai materi untuk meningkatkan kualitas kehidupan spiritual dan meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam.

Dengan begitu, keseluruhan tradisi unik dan tradisi umum yang dilakukan umat Muslim saat tahun baru Hijriyah merupakan momen yang diisi dengan kegiatan keagamaan, refleksi, kepedulian dan peningkatan keimanan.

Semoga dengan pemahaman ini, kalian sudah siap menyambut tahun baru Islam.

Mengenai tahun baru mendatang, pertanyaan mengenai tanggal berapa tahun baru Islam di 2023 sangat penting bagi umat Islam yang ingin merencanakan dan mempersiapkan perayaan tersebut.

Untuk tahun ini, Tahun baru Hijriyah 1445 jatuh pada hari Senin tanggal 07 Juli 2024

Semoga artikel ini bermanfaat. Sampai jumpa.

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.