Polri-BNN Tetapkan 8 Tersangka Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, 1 WNA
Daftar Isi
Polri BNN Tetapkan 8 Tersangka Penyelundupan Ketamin di Belawan
Ceritaberkat.com – Polri BNN Tetapkan 8 Tersangka dalam kasus dugaan penyelundupan sekitar satu ton narkotika jenis ketamin di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara. Pengungkapan ini dilakukan lewat operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, Polair, dan unsur militer.
Delapan orang diamankan dari Kapal MT Global 168 yang diduga digunakan untuk membawa ketamin tersebut. Dari jumlah itu, tujuh tersangka merupakan warga negara Indonesia, sedangkan satu orang lainnya adalah warga negara asing. Seluruh pihak yang diamankan kini berada dalam penanganan penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Tersangka yang diamankan 8 orang. 7 warga negara Indonesia dan 1 warga negara Asing,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian, Rabu (21/10/2026).
Ketamin Ditemukan di Kapal MT Global 168
Barang bukti ketamin dalam jumlah besar ditemukan di MT Global 168. Setelah penindakan dilakukan, kapal tersebut ditarik menuju Pelabuhan Belawan dengan pengawalan dari kapal Polair dan Bea Cukai. Pengawalan dilakukan agar kapal, para tersangka, serta barang bukti dapat tiba dengan aman untuk kepentingan penyidikan.
Pelabuhan Belawan menjadi titik penting dalam penanganan perkara ini karena merupakan salah satu pelabuhan utama di wilayah Medan. Aktivitas pelayaran dan perdagangan yang tinggi membuat pengawasan laut membutuhkan koordinasi kuat antarlembaga, terutama untuk mencegah dugaan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar.
“Saat ini Kapal MT Global 168 sudah ditarik dan dikawal oleh kapal Pol air & Bea Cukai dan sandar dengan aman beserta barang bukti narkoba jenis Ketamina di Pelabuhan Belawan,” jelas Kristian.
Pengamanan kapal dan muatan menjadi tahap awal yang penting. Aparat perlu memastikan barang bukti tidak berpindah tangan, tidak rusak, dan tetap tercatat selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah tersebut juga diperlukan untuk menjaga rangkaian penanganan barang bukti dalam proses hukum terhadap para tersangka.
Polri BNN Tetapkan 8 Tersangka, Peran Masih Didalami
Meski Polri BNN Tetapkan 8 Tersangka dalam perkara ini, identitas lengkap para tersangka belum dipaparkan kepada publik. Aparat juga belum mengungkap secara rinci peran setiap orang yang berada di kapal tersebut, termasuk keterlibatan warga negara asing yang turut diamankan.
Penyidik masih mendalami jalur pergerakan kapal, asal barang, tujuan pengiriman, serta kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan dugaan penyelundupan ketamin. Pemeriksaan terhadap awak kapal, dokumen perjalanan, muatan, dan kondisi kapal menjadi bagian dari proses untuk mengungkap perkara secara menyeluruh.
Keterlibatan satu warga negara asing menjadi salah satu aspek yang akan diperiksa lebih jauh. Namun, belum ada informasi resmi mengenai kewarganegaraan, posisi, atau peran orang tersebut dalam dugaan pengiriman ketamin melalui jalur laut. Aparat belum menyampaikan kesimpulan mengenai kemungkinan jaringan yang lebih luas.
Operasi Gabungan Lintas Instansi
Kasus ini diungkap melalui kerja sama sejumlah instansi dengan fungsi berbeda. Bareskrim Polri dan BNN berperan dalam penanganan perkara narkotika, Bea Cukai mendukung pengawasan barang dan jalur masuk, sementara Polair ikut melakukan pengamanan di perairan. Unsur militer juga terlibat dalam operasi gabungan tersebut.
“Joint operation oleh Bareskrim, BNN, Bea Cukai, Pol Air (Ditpolair) Baharkam, Puspom TNI,” tutur Kristian.
Kolaborasi lintas instansi diperlukan karena dugaan penyelundupan melalui laut dapat melibatkan banyak tahapan, mulai dari pergerakan kapal hingga pengamanan barang bukti. Pertukaran informasi dan pengawasan terpadu membantu aparat merespons potensi tindak pidana sebelum barang terlarang berpindah ke jalur distribusi berikutnya.
Penindakan terhadap sekitar satu ton ketamin di Belawan juga menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap jalur maritim. Selain menjaga keamanan pelabuhan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah narkotika beredar dan mencapai pihak yang diduga menjadi tujuan pengiriman.
Rincian Kronologi Akan Disampaikan Kapolri
Rangkaian lengkap pengungkapan kasus, termasuk temuan di MT Global 168 dan perkembangan pemeriksaan kedelapan tersangka, belum disampaikan secara terperinci. Kristian menyatakan keterangan lebih lengkap mengenai perkara ini akan disampaikan oleh Kapolri Suyudi Ario Seto.
“Hari Jumat akan di release oleh Kapolri,” pungkasnya.
Publik masih menunggu penjelasan lanjutan mengenai kronologi operasi, dugaan asal dan tujuan ketamin, serta langkah hukum terhadap para tersangka. Keterangan resmi berikutnya diharapkan dapat memperjelas posisi masing-masing tersangka dan kemungkinan keterhubungan mereka dengan pihak lain.
FAQ Penyelundupan Ketamin di Belawan
Berapa tersangka yang diamankan dalam kasus ini?
Sebanyak delapan tersangka diamankan. Tujuh orang merupakan warga negara Indonesia dan satu orang lainnya warga negara asing.
Di mana barang bukti ketamin ditemukan?
Ketamin ditemukan di Kapal MT Global 168. Kapal itu kemudian ditarik dan dikawal hingga bersandar dengan aman di Pelabuhan Belawan.
Instansi apa saja yang terlibat dalam operasi?
Operasi gabungan melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Bea Cukai, Polair Ditpolair Baharkam, serta Puspom TNI.
Apakah peran kedelapan tersangka sudah diumumkan?
Belum. Penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka, jalur kapal, asal dan tujuan barang, serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain.