Berita

Momen Seskab Teddy Ajak Ngobrol dan Beri Mainan ke Anak-anak Korban Gempa NTT

Foto : Matthew Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Momen Seskab Teddy Ajak Ngobrol di NTT
  2. Perhatian Personal untuk Anak-Anak Pengungsi
  3. FAQ
  4. Related Reading

Momen Seskab Teddy Ajak Ngobrol di NTT

Ceritaberkat.com – Momen Seskab Teddy Ajak Ngobrol dengan anak-anak pengungsi menjadi sorotan utama saat Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan pascagempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026). Di tengah agenda resmi yang padat, interaksi personal antara pejabat negara dan warga terdampak—terutama anak kecil—menjadi catatan paling berkesan dari kunjungan tersebut.

Kunjungan dibuka dengan rapat koordinasi lintas kementerian yang dipimpin kepala negara. Para menteri dan pimpinan lembaga hadir untuk menyelaraskan distribusi logistik, rehabilitasi infrastruktur, serta pemulihan layanan dasar di wilayah yang diguncang seismik. Setelah sesi tersebut rampung, Prabowo bergerak ke posko pengungsian di Lapangan Berdikari, tempat ribuan warga menanti kondisi lingkungan kembali aman.

Rombongan Lintas Kementerian Mendampingi

Kehadiran di Nagekeo bukan agenda tunggal. Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kapolri Jenderal Sigit Prabowo. Komposisi rombongan lintas sektor ini menegaskan bahwa respons bencana di NTT ditangani secara menyeluruh—dari keamanan, energi, infrastruktur, hingga koordinasi kebijakan nasional.

Perhatian Personal untuk Anak-Anak Pengungsi

Di antara tenda-tenda darurat dan kerumunan warga, Teddy Indra Wijaya—yang sepanjang kunjungan membawa tas punggung hitam—beberapa kali menyempatkan diri mendekati kelompok anak-anak. Ia tidak sekadar melintas; Teddy berhenti, menyalami satu per satu warga, dan merespons permintaan foto bersama dari berbagai arah.

Salah satu interaksi paling menonjol terjadi ketika seorang bocah kecil mendekat ke keramaian. Teddy langsung menghentikan langkahnya dan menyapa dengan nada hangat.

“Hei, kelas berapa kamu?”

Usai percakapan singkat, Teddy mengelus kepala anak itu lalu mengeluarkan mainan rubik dari tasnya dan menyerahkannya. Gestur sederhana tersebut menjadi pengalih perhatian yang berarti bagi anak-anak yang berhari-hari hanya berhadapan dengan debu, tenda, dan kecemasan. Momen serupa terulang ketika Teddy menangkap pandangan seorang anak yang berdiri terpisah di tengah kerumunan; tanpa menunggu diundang, ia memanggil bocah itu mendekat dan kembali menyerahkan rubik sebagai bentuk perhatian kecil.

Bagi keluarga pengungsi, sentuhan personal semacam ini membawa dimensi psikologis yang tidak bisa diabaikan. Anak-anak yang kehilangan rumah, sekolah, dan rutinitas harian kerap mengalami stres pasca-bencana yang tidak selalu terlihat dari luar. Kehadiran figur publik yang menyapa, bertanya, dan memberikan waktu personal dapat membantu meredakan kecemasan serta mengembalikan rasa aman secara bertahap.

Tertinggal Konvoi, Mengejar Kendaraan RI-1

Kepadatan kerumunan di posko Lapangan Berdikari menciptakan situasi tak terduga: Teddy sempat tertinggal dari konvoi kendaraan presiden. Ia terjebak di antara warga yang berebut kesempatan berfoto bersama di area tenda dan lapangan terbuka. Alih-alih meninggalkan kerumunan, Teddy memilih memenuhi permintaan selfie satu per satu sambil menyalami warga yang ia lewati. Setelah beberapa menit, ia bergerak cepat menyusul kendaraan RI-1 yang masih merayap perlahan meninggalkan lokasi. Jarak belum terlalu jauh, dan Teddy berhasil menyusul rombongan sebelum benar-benar menghilang dari pandangan.

FAQ

Kapan dan di mana kunjungan Presiden Prabowo ke Nagekeo berlangsung?

Kunjungan dilakukan pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Agenda mencakup rapat koordinasi lintas kementerian serta peninjauan langsung posko pengungsian di Lapangan Berdikari.

Siapa saja pejabat yang mendampingi dalam kunjungan tersebut?

Rombongan terdiri atas Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PUPR Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kapolri Jenderal Sigit Prabowo.

Apa yang diberikan Seskab Teddy kepada anak-anak pengungsi?

Teddy menyerahkan mainan rubik yang ia bawa dari tas punggungnya. Pemberian dilakukan secara personal kepada beberapa anak kecil yang ditemui di sekitar tenda pengungsian.

Apakah kunjungan ini bagian dari respons resmi pemerintah terhadap gempa NTT?

Ya. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut komitmen eksekutif pusat untuk memastikan warga terdampak bencana mendapatkan respons cepat, terkoordinasi, dan memadai dari seluruh lini pemerintahan, mulai dari distribusi logistik hingga rehabilitasi infrastruktur.