Berita

GP Ansor Dukung Jenderal Suyudi Jadi Kapolri: Punya Pengalaman dan Kemampuan

serah-terima-jabatan-kapolri-dari-jenderal-listyo-sigit-prabowo-ke-jenderal-suyudi-ario-seto-di-mabes-polrim-jumat-292026-1790941403837_169
Foto : William Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. GP Ansor Nyatakan Dukungan untuk Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

GP Ansor Nyatakan Dukungan untuk Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Ceritaberkat.com – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor menyampaikan dukungan kepada Jenderal Suyudi Ario Seto yang telah dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Ketua Umum PP GP Ansor Addin Jauharudin memandang perjalanan karier, pengalaman lapangan, serta kemampuan berkomunikasi menjadi bekal penting bagi Suyudi untuk memimpin institusi Polri.

Jenderal Suyudi menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sebelum pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Komisi III DPR telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Suyudi. Hasil proses tersebut kemudian memperoleh pengesahan dalam rapat paripurna DPR.

Presiden Prabowo melantik Jenderal Suyudi sebagai Kapolri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober. Pergantian pimpinan Polri ini menjadi perhatian berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan yang berharap institusi kepolisian semakin dekat dengan warga.

Rekam Jejak Dinilai Menjadi Modal Kepemimpinan

Addin menyebut GP Ansor memberikan dukungan penuh kepada Jenderal Suyudi. Ia menilai jenjang kepangkatan dan capaian selama bertugas memperlihatkan kapasitas yang dimiliki perwira tinggi tersebut.

“Kita mendukung penuh beliau untuk Kapolri yang baru. Nah, kemudian yang kedua, ya karena memang juga kepangkatan dan prestasi beliau juga cemerlang. Jadi, beliau juga seorang yang komunikatif, yang humble,” kata Addin kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).

Pengalaman Jenderal Suyudi mencakup sejumlah posisi strategis. Ia pernah memimpin Kepolisian Daerah Banten dan juga menjabat sebagai pimpinan Badan Narkotika Nasional. Bagi Addin, penugasan tersebut memperlihatkan pengalaman yang luas dalam menangani tanggung jawab kepemimpinan di bidang keamanan dan penegakan hukum.

Selain pernah mengemban tugas pada level kewilayahan, Suyudi juga memiliki latar belakang dari kesatuan Brimob. Addin menilai perpaduan pengalaman tersebut memberi Suyudi pemahaman terhadap kebutuhan di lapangan sekaligus kemampuan memimpin wilayah dan personel.

“Dengan rekam jejak beliau begitu, kemudian beliau juga dari kesatuan Brimob, beliau punya kemampuan lapangan, punya punya kemampuan memimpin teritorial, jadi perpaduan yang lengkaplah,” katanya.

Posisi Kapolri memiliki tanggung jawab besar karena berkaitan dengan pelayanan kepolisian, pemeliharaan keamanan, penanganan persoalan hukum, serta hubungan Polri dengan masyarakat. Dukungan yang disampaikan GP Ansor menekankan harapan agar pengalaman yang dimiliki Suyudi dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan publik tersebut.

Harapan Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

Addin menaruh perhatian khusus pada hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Ia berharap kepemimpinan baru di tubuh Polri mampu memperkuat rasa percaya publik serta menghadirkan institusi yang lebih mudah dijangkau warga dalam berbagai situasi.

“Jadi kita berharap memang dengan tema yang baru mendekatkan diri pada masyarakat, ini betul-betul beliau-beliau ini menjadi apa ya, menjadi Polri yang dicintai oleh masyarakat. Mendapatkan kepercayaan yang penuh, yang pulih, dan tentu dalam situasi seperti ini bisa mengatasi berbagai macam persoalan masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.

Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam kerja kepolisian. Ketika komunikasi antara aparat dan warga berjalan baik, kebutuhan masyarakat dapat lebih mudah didengar, sementara langkah-langkah kepolisian dapat dipahami secara lebih terbuka. Harapan itu disampaikan Addin dalam konteks perlunya Polri terus hadir di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat dan bangsa.

Ia juga menilai sikap komunikatif dan rendah hati merupakan nilai tambah bagi seorang pemimpin. Kemampuan membangun kedekatan tidak hanya relevan dalam hubungan internal organisasi, tetapi juga dalam membangun ruang komunikasi dengan kelompok masyarakat yang beragam.

“Ditambah kemudian komunikasi yang humble, nah semua orang dekat, nah itu menjadi modal yang sangat penting,” tuturnya.

Bagi GP Ansor, karakter kepemimpinan tersebut melengkapi pengalaman panjang Jenderal Suyudi di berbagai penugasan. Addin menyampaikan keyakinannya bahwa kombinasi kecerdasan, pengalaman, dan kemampuan menjalin komunikasi akan mendukung Suyudi dalam menjalankan mandat sebagai Kapolri.

“Jadi beliau pemimpin yang cerdas, yang punya pengalaman, yang trek yang panjang begitu. Kita mendukung penuh,” imbuh dia.

Dukungan untuk Masa Kepemimpinan Baru

Pernyataan GP Ansor menegaskan ekspektasi terhadap masa kepemimpinan Jenderal Suyudi Ario Seto di Polri. Organisasi tersebut melihat pengalaman sebagai Kapolda Banten, kepemimpinan di BNN, serta latar belakang Brimob sebagai bagian dari rekam jejak yang relevan untuk tugas barunya.

Dalam masa kepemimpinan yang baru, perhatian publik akan tertuju pada kemampuan Polri memperkuat pelayanan kepada warga, menjaga kedekatan dengan masyarakat, dan merespons berbagai persoalan yang muncul. Addin berharap kepemimpinan Suyudi dapat membawa Polri menjadi institusi yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.

Frequently Asked Questions

What is GP Ansor Dukung Jenderal Suyudi Jadi?

GP Ansor Dukung Jenderal Suyudi Jadi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does GP Ansor Dukung Jenderal Suyudi Jadi matter?

GP Ansor Dukung Jenderal Suyudi Jadi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.