Menteri Garis Keras Israel Paparkan Rencana Pindahkan Warga Gaza
Daftar Isi
Ceritaberkat.com – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memaparkan rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza dan mengirimkan mereka ke luar negeri. Ben-Gvir yang dikenal garis keras dan kontroversial ini, mengklaim beberapa negara yang siap menampung warga Gaza.
Berbicara menjelang pemilu Israel yang diperkirakan berlangsung sengit pada Oktober mendatang, seperti dilansir AFP, Jumat (4/9/2026), Ben-Gvir mengatakan bahwa rencana tersebut bertujuan untuk memindahkan sebanyak 250.000 warga Palestina keluar dari Jalur Gaza pada tahun pertama.
Kemudian, kata Ben-Gvir, akan diikuti oleh sisanya dari sekitar dua juta penduduk Gaza lainnya dalam kurun waktu enam tahun berikutnya.
"Ini realistis," ujar Ben-Gvir dalam pernyataannya pada Kamis (3/9).
Dia mengklaim bahwa ada negara-negara yang "siap" menampung warga Gaza, tanpa menyebutkan nama negara yang dimaksudnya.
"Kita harus mendorong emigrasi penduduk Gaza," cetus Ben-Gvir dalam pernyataannya, sembari menambahkan bahwa rencana tersebut tidak berarti memaksa warga Palestina untuk menunggalkan tanah mereka.
Berdasarkan Konvensi Jenewa, pemindahan paksa warga sipil di wilayah pendudukan dianggap sebagai kejahatan perang.
Bagi warga Palestina, segala upaya untuk memaksa mereka meninggalkan tanah mereka akan membangkitkan kembali ingatan akan "Nakba" — peristiwa pengungsian massal mereka saat pembentukan negara Israel pada tahun 1948 silam.
Komentar-komentar provokatif dari Ben-Gvir, seorang menteri kunci dalam koalisi sayap kanan pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu, kerap menuai kecaman internasional.
Ben-Gvir menyatakan bahwa partainya, Partai Jewish Power, akan menuntut dibentuknya "kementerian yang menangani emigrasi" dalam pembentukan pemerintahan mendatang. Dia menambahkan bahwa rencananya itu merupakan "hasil kerja selama 1,5 tahun dan… bersifat konkret".
Dalam dokumen setebal 20 halaman berjudul "Rencana Kerja Nasional untuk Emigrasi Sukarela dari Jalur Gaza", Ben-Gvir memaparkan lebih lanjut bahwa rencananya menawarkan solusi bagi konflik Israel-Palestina.
Meskipun sejumlah anggota koalisi sayap kanan yang berkuasa di Israel telah berulang kali membahas soal pemindahan warga Gaza, belum diketahui secara jelas apakah ucapan-ucapan mereka akan ditindaklanjuti dengan tindakan nyata.
Pemilu Israel pada 27 Oktober mendatang diperkirakan akan berlangsung sengit, dan tidak ada jaminan bahwa partai-partai yang saat ini berkuasa akan tetap memegang kekuasaan setelahnya.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan pada Rabu (2/9) bahwa negaranya telah menyiapkan rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza, jika Amerika Serikat (AS) memberikan persetujuan. Katz telah mengusulkan langkah tersebut, yang dikemas sebagai emigrasi sukarela bagi penduduk Gaza, selama beberapa bulan terakhir.
Sementara Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, yang juga kontroversial mengusulkan agar langkah tersebut juga diterapkan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
… Tautan telah disalin
Tautan telah disalin
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Menteri Garis Keras Israel Paparkan Rencana?
Menteri Garis Keras Israel Paparkan Rencana is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Menteri Garis Keras Israel Paparkan Rencana matter?
Menteri Garis Keras Israel Paparkan Rencana matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.