Berita

Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat Gempa M 7 NTT: Pada Teriak

Foto : Michael Smith - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Guncangan Kuat di Makassar: Warga Minasa Upa Berhamburan Saat Gempa M 7,0 NTT
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Guncangan Kuat di Makassar: Warga Minasa Upa Berhamburan Saat Gempa M 7,0 NTT

Ceritaberkat.com – Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik setelah warga merasakan guncangan gempa bumi yang cukup kuat pada Sabtu pagi. Peristiwa ini terjadi ketika sebagian besar penduduk masih berada di dalam rumah, beberapa di antaranya baru saja menyelesaikan ibadah salat subuh. Gempa dengan magnitudo 7,0 yang berpusat di wilayah Mbay Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, berhasil dirasakan hingga ke Sulawesi Selatan, membuat banyak orang panik dan segera keluar dari hunian mereka.

Indonesia sebagai negara yang terletak di Cincin Api Pasifik memang memiliki risiko tinggi terhadap aktivitas seismik. Makassar, sebagai kota terbesar di Sulawesi, tidak luput dari dampak gempa yang berasal dari berbagai episenter di sekitarnya. Kali ini, getaran yang dirasakan warga cukup kuat sehingga memicu respons spontan dari masyarakat yang sedang beraktivitas di dalam rumah.

Saksi Mata di Perumahan Minasa Upa

Awi, seorang warga perumahan Minasa Upa yang merupakan salah satu kawasan hunian di Makassar, menjadi salah satu saksi langsung peristiwa ini. Ia menceritakan pengalamannya dengan detail kepada media lokal. Menurut kesaksiannya, momen ketika gempa terasa justru terjadi setelah ia menyelesaikan salat subuh.

“Habis salat Subuh anak-anak teriak terus terasa goyangnya, apalagi di atas lantai 1. Saya tadi lagi berada di lantai 2 di rumah,” ujar Awi kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).

Kisah Awi menggambarkan bagaimana gempa dapat terjadi kapan saja tanpa peringatan. Keberadaannya di lantai dua rumah memungkinkan ia merasakan getaran dengan lebih jelas dibandingkan jika berada di lantai satu. Anak-anak yang berada di dalam rumah juga ikut merasakan guncangan dan bereaksi dengan teriak-teriak, menambah suasana kebingungan di dalam rumah.

Getaran Berlangsung Lama dan Menyebabkan Kekhawatiran

Yang menarik dari gempa kali ini adalah durasi getaran yang dirasakan warga. Awi menyebutkan bahwa guncangan berlangsung selama satu hingga dua menit, yang merupakan waktu cukup lama untuk sebuah gempa. Selama periode tersebut, seluruh rumah terasa bergoyang secara konsisten, bukan hanya sekali atau dua kali.

“Kalau waktunya kurang lebih semenit dua menit. Getarannya bergoyang terus tadi,” jelas Awi.

Durasi yang cukup panjang ini tentu membuat warga merasa khawatir. Gempa dengan durasi panjang biasanya mengindikasikan adanya pergerakan tektonik yang signifikan di bawah permukaan bumi. Selain itu, getaran yang berkelanjutan juga menyebabkan berbagai benda di dalam rumah ikut bergerak dan bergetar.

Respons Warga dan Dampak di Sekitar

Salah satu benda yang terlihat bergetar akibat gempa adalah mainan bel yang tergantung di dinding rumah Awi. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas getaran cukup kuat untuk menggerakkan benda-benda ringan yang tergantung. Tidak hanya itu, getaran juga membuat sejumlah warga lain di sekitar perumahan Minasa Upa keluar rumah dengan terburu-buru.

“Ada keluar tadi warga, berteriak gempa,” ungkapnya.

Respons warga yang berhamburan keluar rumah dan berteriak menunjukkan tingkat kepanikan yang wajar. Banyak orang yang tidak sempat berpikir panjang dan langsung berlari keluar untuk mencari tempat yang lebih aman. Fenomena ini sering terjadi ketika gempa terasa cukup kuat dan berlangsung dalam waktu yang tidak singkat.

Gempa M 7,0 yang berpusat di Mbay Nagekeo, NTT, merupakan peristiwa seismik yang signifikan. Magnitudo 7,0 termasuk dalam kategori gempa kuat yang mampu dirasakan hingga jarak ratusan kilometer dari episenter. Untuk konteks, gempa dengan magnitudo di atas 7,0 sering kali dapat menyebabkan kerusakan struktural pada bangunan, terutama jika bangunan tersebut tidak dirancang untuk menahan guncangan.

Makassar sendiri memiliki sejarah panjang terkait aktivitas gempa. Kota ini terletak di dekat beberapa sesar aktif yang berpotensi menghasilkan gempa bumi. Warga Makassar umumnya telah terbiasa dengan gempa, namun intensitas dan durasi getaran tetap menjadi faktor penentu tingkat kepanikan yang terjadi.

Perumahan Minasa Upa yang menjadi lokasi kesaksian Awi merupakan salah satu kawasan hunian yang cukup padat di Makassar. Dengan jumlah penduduk yang signifikan, setiap gempa yang terasa pasti akan melibatkan banyak orang. Respons kolektif warga yang berhamburan keluar rumah menunjukkan bagaimana masyarakat saling terdampak oleh fenomena alam yang sama.

Para ahli seismologi biasanya memantau aktivitas gempa setelah peristiwa besar untuk memastikan tidak ada gempa susulan yang lebih kuat. Gempa utama dengan magnitudo 7,0 sering kali diikuti oleh serangkaian gempa susulan dengan magnitudo yang lebih kecil namun tetap terasa oleh masyarakat sekitar.

Kesadaran masyarakat terhadap prosedur keselamatan saat gempa juga semakin meningkat. Banyak warga yang telah memahami pentingnya mencari tempat yang aman, menjauhi bangunan yang berpotensi runtuh, dan tetap waspada terhadap gempa susulan. Pengalaman seperti yang dialami warga Makassar kali ini akan semakin memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Sementara itu, pihak berwenang kemungkinan besar akan melakukan evaluasi terhadap dampak gempa di berbagai wilayah yang merasakan getaran. Makassar, meskipun bukan lokasi episenter, tetap menjadi salah satu kota yang perlu dimonitor karena kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi.

Peristiwa gempa M 7,0 di NTT yang dirasakan hingga Makassar ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat Indonesia tentang potensi bencana alam yang selalu ada. Dengan pemahaman yang lebih baik dan kesiapsiagaan yang memadai, masyarakat dapat merespons dengan lebih efektif ketika gempa terjadi.

Frequently Asked Questions

What is Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat?

Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat matter?

Warga Makassar Berhamburan Keluar Rumah Saat matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.