Berita

2 Penerbangan dari Saudi Dialihkan ke Kertajati Imbas Abu Anak Krakatau

bandara-internasional-jawa-barat-bijb-kertajati-1765184327061_169
Foto : Michael Anderson - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Abu Vulkanik Anak Krakatau Paksa Dua Penerbangan Garuda Mendarat di Kertajati
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Abu Vulkanik Anak Krakatau Paksa Dua Penerbangan Garuda Mendarat di Kertajati

Ceritaberkat.com – Langit di atas Jawa Barat dan sekitarnya kembali diwarnai kekhawatiran setelah letusan Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik yang cukup luas untuk mengganggu operasional penerbangan. Pada Minggu (6/9/2026), dua pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya mendarat di bandara-bandara utama Jabodetabek terpaksa mengalihkan rute pendaratan menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Keputusan ini diambil setelah hasil uji kertas (paper test) di enam bandara menunjukkan keberadaan partikel abu yang masih terdeteksi di area landasan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi kabar tersebut dalam konferensi pers daring yang ia pimpin sendiri. Ia menjelaskan bahwa kedua penerbangan Garuda yang datang dari Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, dialihkan ke Kertajati demi keselamatan penumpang dan awak pesawat. Hingga saat pengumuman itu disampaikan, Kertajati sendiri belum menunjukkan tanda-tanda terdampak abu vulkanik.

“Saya ingin sampaikan juga ke masyarakat bahwa ada dua flight Garuda dari Jeddah dan Madinah, mohon maaf dari Jeddah dan Madinah itu kami alihkan pendaratannya ke Bandara Kertajati. Sejauh ini berdasarkan hasil paper test yang dilakukan di Bandara Kertajati, Bandara Kertajati belum terdampak. Masih memungkinkan.”

Enam Bandara Ditutup Sementara Selama Empat Jam

Skala gangguan kali ini cukup signifikan. Dudy mengungkapkan bahwa enam bandara sekaligus harus menghentikan operasional pendaratan dan keberangkatan selama beberapa jam. Keenamnya meliputi Bandara Radin Inten di Lampung, Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur, Bandara Pondok Cabe di Jakarta Selatan, Bandara Budiarto Curug di Tangerang, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung.

“Dengan kondisi berdasarkan pemantauan terakhir di mana masih terdeteksi berdasarkan paper test-nya di ke-enam bandara yang tadi saya sebutkan positif sehingga untuk 4 jam ke depan kami masih melakukan penutupan Bandara Radin Inten, kemudian Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Budiarto, Pondok Cabe, dan Husein Sastranegara.”

Penutupan sementara semacam ini bukan hal baru dalam sejarah penerbangan Indonesia. Abu vulkanik mengandung partikel silika halus yang, bila tersedot ke mesin jet, dapat meleleh pada suhu tinggi dan membentuk lapisan kaca di ruang bakar. Kondisi itu berisiko mematikan mesin secara tiba-tiba. Oleh karena itu, otoritas penerbangan di seluruh dunia menerapkan protokol ketat: begitu konsentrasi abu melampaui ambang aman, bandara wajib ditutup hingga hasil uji ulang menunjukkan kondisi bersih.

Kertajati, Semarang, dan Surabaya Jadi Jalur Alternatif

Agar penumpang tetap dapat melanjutkan perjalanan, Kementerian Perhubungan menyiapkan tiga bandara di Pulau Jawa sebagai titik pendaratan alternatif. Selain Kertajati, Bandara Ahmad Yani di Semarang dan Bandara Juanda di Surabaya turut disiapkan untuk menerima penerbangan dari luar Jawa maupun rute internasional.

“Tapi kami menyiapkan alternatif seperti di Kertajati, kemudian Bandara Semarang, Ahmad Yani, dan juga Bandara Surabaya. Juanda. Jadi ada beberapa bandara yang di Jawa yang kami persiapkan sebagai alternatif untuk dilakukan pendaratan dari luar Jawa maupun internasional.”

Dudy juga mengajak maskapai penerbangan lain untuk mempertimbangkan pengalihan rute ke bandara-bandara yang belum terdampak. Ia menekankan bahwa masyarakat masih memiliki kebutuhan mendesak untuk terbang, terutama menuju Jakarta, sehingga setiap opsi yang aman harus segera dimanfaatkan.

“Nah ini kami juga tawarkan kepada airlines yang lain apabila memungkinkan untuk dilakukan penerbangan di luar bandara-bandara yang terdampak. Mengingat masyarakat mungkin masih banyak yang menginginkan atau dengan sesuai dengan kebutuhan masing-masing untuk dapat terbang ke khususnya ke Jakarta.”

Peringatan: Kondisi Cuaca Masih Dinamis

Walaupun Kertajati saat ini dinyatakan aman, Dudy mengingatkan bahwa arah sebaran abu vulkanik sangat bergantung pada kecepatan dan arah angin yang berubah-ubah. Pihaknya terus memantau perkembangan cuaca di sekitar bandara alternatif dan meminta seluruh operator penerbangan untuk tetap waspada.

“Namun demikian, mengingat cuaca yang selalu dinamis, sangat berdinamis, kami minta supaya airlines juga mengantisipasi atau mewaspadai apabila penyebaran dari debu vulkanik ini mengarah ke Kertajati.”

Gunung Anak Krakatau, yang terletak di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatra, tercatat sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Sejak terbentuk kembali dari sisa letusan dahsyat Krakatau tahun 1883, anak gunung ini kerap mengalami erupsi freatik dan eksplosif yang menghasilkan kolom abu setinggi puluhan kilometer. Sebaran abu ke arah timur, seperti yang terjadi pada peristiwa kali ini, dapat mencapai wilayah Jawa Barat dan bahkan Jawa Tengah dalam hitungan jam, tergantung pada pola angin monsun dan tekanan atmosfer setempat.

Bagi penumpang yang terdampak penutupan bandara, maskapai penerbangan umumnya diwajibkan memberikan informasi lanjutan mengenai jadwal ulang, pengembalian tiket, atau akomodasi sementara. Penumpang disarankan memantau pengumuman resmi dari maskapai masing-masing serta mengikuti arahan petugas di bandara untuk menghindari kepanikan dan memastikan keselamatan selama masa gangguan berlangsung.

Frequently Asked Questions

What is 2 Penerbangan dari Saudi Dialihkan ke Kertajati?

2 Penerbangan dari Saudi Dialihkan ke Kertajati is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does 2 Penerbangan dari Saudi Dialihkan ke Kertajati matter?

2 Penerbangan dari Saudi Dialihkan ke Kertajati matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.