Kebijakan Baru: Kemnaker apresiasi peran Polda Kepri tingkatkan kompetensi pekerja

Kemnaker Mengapresiasi Kontribusi Polda Kepri dalam Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja

Kota Batam menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan vokasi barista dan instalasi listrik yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri). Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut, yang bertujuan memperkuat kemampuan tenaga kerja di wilayah tersebut.

Langkah Strategis untuk Mengurangi Angka Pengangguran

Direktur Bina Standarisasi Kompetensi di Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Abdullah Qiqi Asmara, menekankan pentingnya pelatihan vokasi sebagai solusi dalam menekan tingkat pengangguran. “Kolaborasi antara Polda Kepri dan Kemnaker sangat berpengaruh dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap memenuhi standar industri,” ujarnya.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten,” katanya di Batam, Jumat.

Statistik Penduduk dan Tantangan Produktivitas

Menurut Abdullah, Indonesia saat ini memiliki sekitar 158 juta penduduk usia produktif. Namun, angka pengangguran mencapai 7,4 juta orang, sementara sekitar 10 juta generasi muda masih belum optimal dalam berkontribusi pada sektor ekonomi. “Sertifikasi kompetensi menjadi kunci agar tenaga kerja bisa langsung diterima di berbagai industri,” tambahnya.

Kemitraan dengan BP3MI dan Target Pelatihan

Wakil Kepala Polda Kepri, Anom Wibowo, menjelaskan bahwa pelatihan ini diadakan bekerja sama dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI). “Program pertama kali diinisiasi oleh Polda Kepri, dengan 32 peserta. Kami harap jumlah ini terus bertambah di masa depan,” ujarnya.

“Jenis pelatihan pada tahun ini disesuaikan dengan kebutuhan industri, seperti barista dan instalasi listrik, namun untuk kedepan, kemungkinan pengembangan ke bidang lain seperti pengelasan,” kata Wakapolda Kepri.

Detail Program Pelatihan

Direktur LPK Bhakti Tidar Nusantara, Dwipung Wirajaya Saputra, menyampaikan bahwa pelatihan barista berlangsung selama 18 hari, sedangkan instalasi listrik membutuhkan 26 hari. Peserta program terdiri dari 32 orang, terbagi dalam dua kelompok, masing-masing 16 peserta untuk satu bidang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pekerja migran, keluarga PMI, serta peserta binaan BP3MI.

“Pada akhir pelatihan akan dilakukan uji kompetensi yang menghasilkan sertifikat dari LPK, Balai Latihan Kerja Kemnaker Batam, dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP,” ujarnya.

Kondisi Pengangguran di Kepri

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kepulauan Riau mencapai 6,45 persen atau sekitar 72,56 ribu orang per Agustus 2025. Anom menyebutkan, pertumbuhan industri yang dekat dengan Singapura dan Malaysia memerlukan peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal.

Michael Smith

Writer

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • All Sport
  • ASEAN
  • Balap
  • Berita
  • Bisnis
  • Bola Basket
  • Bulutangkis
  • Bursa
  • Cekfakta
  • Dunia
  • edukasi
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Global
  • Hiburan
  • Hukum
  • Humaniora
  • Hype
  • Indonesia
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kriminalitas
  • Kumparannews
  • Lenggang Jakarta
  • Lifestyle
  • Liga Champions
  • Liga Inggris
  • Liga Italia
  • Liga Spanyol
  • Liga-Liga Lain
  • Lintas Kota
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • Melindungi Tuah Marwah
  • Metro
  • metropolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Rilis Pers
  • Sepak Bola
  • Syariah
  • Tech
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tenis
  • Tips Donasi
  • Tren
  • Uang
  • Warta Bumi

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.