Delegasi Taiwan Terkesan Lihat Pabrik Sido Muncul, Buka Peluang Kerja Sama
Daftar Isi
Delegasi Taiwan Kesan dengan Skala Produksi Sido Muncul, Buka Jalan Kerja Sama Herbal
Ceritaberkat.com – Kunjungan delegasi akademisi dan peneliti dari Taiwan ke Indonesia membawa harapan baru bagi pengembangan industri obat herbal. Para ahli tersebut dipimpin oleh Prof. Yuan Shiun Cheng, Ph.D., seorang Profesor Farmakognosi dari Departemen Ilmu Farmasi Tiongkok di Fakultas Kedokteran Tiongkok, China Medical University, yang berlokasi di Taichung, Taiwan.
Kegiatan ini berlangsung siang hingga sore hari di pabrik PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, yang terletak di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Delegasi tersebut meninjau langsung bahan baku serta proses pengolahan tanaman herbal yang menjadi tulang punggung produksi perusahaan.
Studi Lapangan Sumber Daya Tanaman Obat
Kunjungan ke fasilitas Sido Muncul merupakan bagian integral dari studi lapangan yang berlangsung selama periode 9 hingga 17 Agustus. Delegasi ini terdiri dari para ahli dan pemangku kepentingan yang mewakili berbagai sektor, termasuk pemerintah, akademisi, pertanian, praktisi Pengobatan Tradisional Tiongkok atau TCM, perusahaan farmasi TCM, serta importir tanaman obat TCM.
Selama kunjungan, para tamu melihat sejumlah fasilitas penting, mulai dari pabrik Tolak Angin, berbagai laboratorium, laboratorium farmakologi, pabrik ekstraksi, hingga laboratorium penelitian rempah-rempah.
Delegasi juga membawa daftar berisi 100 tanaman obat TCM yang menjadi komoditas utama impor Taiwan. Beberapa tanaman yang telah diimpor Taiwan dari Indonesia, seperti cengkeh, akar Helminthostachys zeylanica, lada, dan rimpang Curcuma longa, menjadi bagian dari objek kajian mereka.
Sambutan Hangat dari Pimpinan Sido Muncul
Direktur Utama PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C) Irwan Hidayat, menyambut baik kehadiran delegasi Taiwan tersebut. Ia menekankan bahwa kunjungan dari akademisi hingga pelaku industri dari berbagai negara merupakan kesempatan penting untuk memperkenalkan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan industri obat bahan alam secara modern dan terstandar.
Kami menyambut baik kunjungan delegasi dari Taiwan ini. Bagi kami, kunjungan seperti ini bukan hanya untuk memperkenalkan Sido Muncul, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan mengenai tanaman obat, standar mutu, penelitian, dan pengembangan industri herbal, kata Irwan di pabrik Sido Muncul, Kamis (13/8/2026).
Irwan menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berpotensi membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Pihaknya telah menjelaskan kepada delegasi mengenai ekosistem yang dimiliki perusahaan, mulai dari kelompok tani, penelitian, hingga proses produksi.
Nanti kalau mereka tertarik, mereka akan melakukan pembelian ke Indonesia. Kami punya kelompok tani, kami punya penelitian, kemudian kami punya proses produksi, ujarnya.
Menurut Irwan, Taiwan memiliki industri yang relatif kecil dibandingkan dengan skala produksi di Indonesia. Hal ini membuat Indonesia menjadi pilihan yang lebih efisien untuk menyediakan bahan baku, sementara Taiwan fokus pada pembuatan produk jadi.
Di Taiwan belum ada yang sebesar ini. Di Taiwan kecil-kecil. Jadi lebih efisien kalau beli bahannya dari Indonesia, kemudian mereka buat produk-produk jadi, lanjutnya.
Peluang Kerja Sama Penelitian dan Perdagangan
Selain peluang pembelian bahan baku, Irwan juga membuka kemungkinan kerja sama penelitian dengan lembaga-lembaga penelitian Taiwan. Ia berharap dapat terjalin kolaborasi ilmiah yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Siapa tahu kami bisa kerja sama penelitian dengan lembaga-lembaga penelitian dari Taiwan, ujarnya.
Irwan menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan tanaman obat yang sangat besar. Menurutnya, potensi tersebut harus didukung oleh budidaya berkelanjutan, standar mutu yang ketat, dan penelitian ilmiah agar mampu bersaing di pasar internasional.
Indonesia memiliki sumber daya tanaman obat yang luar biasa. Yang penting adalah bagaimana bahan baku tersebut dibudidayakan dengan baik, diproses secara benar, memiliki standar mutu, dan dibuktikan secara ilmiah, ujarnya.
Kalau itu dilakukan, saya yakin Indonesia mempunyai peluang besar untuk menjadi salah satu sumber bahan baku herbal dunia, imbuhnya.
Irwan berharap kunjungan delegasi Taiwan tersebut dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret di bidang bahan baku, produk herbal, maupun penelitian. Ia menekankan bahwa membangun kerja sama jangka panjang merupakan prioritas utama.
Kalau ada peluang untuk meningkatkan perdagangan tanaman obat dengan Taiwan, tentu kami menyambut baik. Tetapi yang lebih penting adalah membangun kerja sama jangka panjang, katanya.
Kesan Positif dari Delegasi Taiwan
Arina Zulfa Ul Haq dari detikJateng melaporkan bahwa salah satu anggota delegasi, Profesor dari China Medical University, Yuan Shiun, mengaku terpukau melihat besarnya fasilitas dan skala produksi Sido Muncul. Menurutnya, pabrik tersebut memiliki standar yang sangat tinggi.
We are very impressed by the scale of the company. Such a huge factory (Kami sangat terkesan dengan skala perusahaan ini, ini pabrik yang besar), kata Prof Yuan.
Prof Yuan menjelaskan bahwa Taiwan juga memiliki industri yang memproduksi obat-obatan tradisional Cina. Meskipun tidak menyebut produknya sebagai jamu seperti di Indonesia, Taiwan memiliki pabrik farmasi tradisional China yang memproduksi berbagai jenis sediaan obat tradisional China dengan beberapa pabrik yang berbeda.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Indonesia dan Taiwan dalam bidang industri herbal, yang tidak hanya menguntungkan sektor perdagangan tetapi juga mendorong inovasi penelitian dan pengembangan produk obat herbal berkualitas tinggi.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Delegasi Taiwan Terkesan Lihat Pabrik Sido?
Delegasi Taiwan Terkesan Lihat Pabrik Sido is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Delegasi Taiwan Terkesan Lihat Pabrik Sido matter?
Delegasi Taiwan Terkesan Lihat Pabrik Sido matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.