Berita

Bukan Tarik Tambang, Terminal Kalideres Bikin Lomba Tarik Bus Meriahkan HUT RI

Foto : Matthew Martinez - ceritaberkat.com
Daftar Isi
  1. Bukan Tarik Tambang Terminal Kalideres: Lomba Tarik Bus Meriahkan HUT RI
  2. Related Reading

Bukan Tarik Tambang Terminal Kalideres: Lomba Tarik Bus Meriahkan HUT RI

Ceritaberkat.com – Terminal Kalideres di Jakarta Barat kembali menghadirkan inovasi menarik dalam memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini terminal tidak lagi menggelar lomba tarik tambang yang sudah menjadi tradisi. Sebagai gantinya, pihak terminal menyelenggarakan lomba tarik bus yang dinilai lebih relevan dengan identitas tempat tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara HUT ke-81 Republik Indonesia yang akan diselenggarakan pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Sebagai salah satu simpul transportasi vital di Jakarta Barat, Terminal Kalideres setiap hari dipenuhi oleh kendaraan besar yang beroperasi untuk melayani angkutan antarkota dan antarprovinsi. Kondisi ini menjadi inspirasi bagi pengelola untuk menciptakan lomba yang mencerminkan keseharian para sopir dan karyawan di terminal. Lomba tarik bus ini menjadi pilihan tepat karena melibatkan langsung kendaraan-kendaraan yang menjadi ciri khas terminal.

Awal Mula Konsep Lomba Tarik Bus

Nur Prasetyo, Kepala Terminal Kalideres, menjelaskan bahwa ide lomba tarik bus muncul dari keinginan untuk menghadirkan kegiatan yang berbeda. Menurutnya, lomba tarik tambang sudah sangat umum dan hampir diselenggarakan di seluruh Indonesia. Sementara itu, tidak banyak tempat yang memiliki fasilitas dan kesempatan untuk mengadakan lomba tarik bus.

“Ide awal kami sehari-harinya berkecimpung di layanan bus ya, angkutan antarkota antarprovinsi maupun antarkotanya, jadi memang sehari-harinya kita berhubungan dengan bus. Karena kan untuk tarik tambang kan umum ya, hampir di seluruh Indonesia mengadakan lomba tarik tambang. Tapi tidak semua tempat bisa mengadakan lomba tarik bus,” kata Prasetyo saat ditemui di Terminal Kalideres, Jumat (14/8/2026).

Keputusan untuk menyelenggarakan lomba tarik bus juga mendapat dukungan penuh dari para sopir dan karyawan yang bekerja di terminal. Mereka merasa bahwa lomba ini lebih sesuai dengan identitas terminal yang bergerak di bidang transportasi.

Mekanisme dan Persyaratan Peserta

Setiap tim yang mengikuti lomba tarik bus terdiri dari 20 orang peserta. Tim-tim tersebut akan diminta menarik bus dari garis start menuju garis finis dengan kecepatan maksimal. Waktu tempuh setiap tim akan dicatat untuk menentukan juara pertama dan kedua. Dua unit bus akan digunakan dalam kompetisi ini, yaitu satu bus berukuran besar dan satu lagi berukuran sedang.

“Jadi kita akan memulai dari garis start sampai garis finis. Tim ini akan menarik bus dari garis start sampai garis finis. Ntar akan kita hitung kecepatan mereka itu berapa lama. Nanti yang paling cepat itulah yang akan kita pilih untuk juara satu dan juara dua,” ujarnya.

Peserta lomba tidak dibatasi oleh jenis kelamin. Baik laki-laki maupun perempuan diperbolehkan mengikuti kompetisi ini. Komposisi peserta cukup beragam, mencakup karyawan perusahaan operator bus, agen, pegawai dinas perhubungan, pedagang asongan, serta petugas kebersihan terminal.

Peralatan dan Hadiah Lomba

Tali tambang tradisional akan menjadi alat utama dalam lomba ini. Pihak terminal juga menyediakan sarung tangan sebagai alat pengaman untuk mencegah luka lecet pada tangan peserta. Hadiah yang disiapkan untuk pemenang berupa paket sembako, baik untuk juara pertama maupun juara kedua.

“Untuk hadiah yang kita siapkan itu sembako untuk para pemenang. Baik juara satu maupun juara dua.”

Lomba tarik bus tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua. Kompetisi serupa pertama kali diadakan pada tahun 2025. Antusiasme peserta tahun ini terlihat lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Banyak sopir bus yang mendaftar, menunjukkan bahwa lomba ini semakin diminati.

Dukungan dari Para Sopir dan Karyawan

Alfian, anggota panitia lomba, mengungkapkan bahwa banyak permintaan dari para sopir bus agar kegiatan 17 Agustus kali ini berbeda. Mereka mengusulkan lomba tarik bus karena merasa kegiatan ini lebih relevan dengan dunia transportasi.

“Jadi gini, kita punya ide tuh kalau lomba tarik tambang tuh udah relatif ya dari zaman ke zaman. Makanya kita di sini kan mainnya transportasi. Jadi rekan-rekan terminal ini inisiatif mencoba mencari nuansa baru tarif bus dan disetujui,” kata Alfian.

Usulan dari para sopir pun mendapat tanggapan positif. Mereka merasa bahwa terminal yang penuh dengan bus seharusnya memiliki lomba yang mencerminkan keberadaan kendaraan-kendaraan besar tersebut.

“‘Bang, cari yang lain, Bang. Kita kan di sini bus banyak, kenapa nggak tarik bus’. Itulah yang membuat daya tarik,” lanjutnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Lomba Tarik Bus Terminal Kalideres

Kapan lomba tarik bus di Terminal Kalideres dilaksanakan? Lomba tarik bus akan diselenggarakan pada Minggu, 16 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian acara HUT ke-81 Republik Indonesia.

Berapa jumlah peserta dalam setiap tim? Setiap tim yang mengikuti lomba tarik bus terdiri dari 20 orang peserta.

Apakah ada batasan jenis kelamin untuk peserta? Tidak ada batasan jenis kelamin. Baik laki-laki maupun perempuan diperbolehkan mengikuti kompetisi ini.

Berapa banyak bus yang digunakan dalam lomba? Dua unit bus akan digunakan dalam kompetisi ini, yaitu satu bus berukuran besar dan satu lagi berukuran sedang.

Apa saja hadiah yang disiapkan untuk pemenang? Hadiah yang disiapkan untuk pemenang berupa paket sembako, baik untuk juara pertama maupun juara kedua.

Apakah ini pertama kalinya lomba tarik bus diadakan? Tidak, lomba tarik bus tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua. Kompetisi serupa pertama kali diadakan pada tahun 2025.