Table of Contents
Van Gastel Evaluasi Kinerja Akhir PSIM Sebelum Tanding Kontra PSM
Jakarta – Jean-Paul van Gastel, pelatih PSIM Yogyakarta, memberikan evaluasi terkait kemampuan timnya dalam menciptakan peluang yang berujung pada gol, menjelang pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat sore mendatang pukul 15.30 WIB. Menurut Van Gastel, efektivitas finis pertandingan menjadi salah satu faktor kritis yang memengaruhi hasil negatif Laskar Mataram.
Kami membutuhkan energi yang besar untuk menghasilkan peluang, serta peluang yang tepat untuk mencetak skor, ujar Van Gastel dalam jumpa pers pra-laga, Selasa (17/4) melalui laman resmi PSIM.
Saat ini, PSIM berada di posisi delapan klasemen dengan total 38 poin. Tim ini bisa tergerus ke peringkat bawah jika tidak meraih kemenangan dalam pertandingan mendatang, karena hanya terpaut dua angka dari Bali United yang menempati peringkat kesepuluh.
Van Gastel juga menjelaskan situasi terkini skuadnya, di mana Anton Fase tidak bisa tampil karena cedera, sementara Fahreza Sudin mendapat hukuman suspensi akibat akumulasi kartu kuning. “Kehilangan Fahreza Sudin karena kartu kuning, sementara Rakhmatsho sudah pulih,” tambah pelatih asal Belanda tersebut.
Tim Berambisi Raih Tiga Poin
Van Gastel menegaskan target PSIM untuk meraih poin penuh. “Kami memperjuangkan kemenangan dalam setiap laga,” ujarnya.
Savio Sheva, gelandang muda tim, menyatakan komitmen seluruh pemain Laskar Mataram untuk memperbaiki performa. “Seluruh pemain siap dan berharap bisa memperoleh tiga poin, karena kita kehilangan angka di laga terakhir,” tutur Sheva.
Mau main sejak awal atau tengah pertandingan, saya tetap harus berikan yang terbaik, pungkas Sheva, yang lahir di Yogyakarta.
