Siapakah Yesus Kristus

Tokoh kehidupan tentang Yesus Kristus sangat familiar diperbincangkan di seluruh dunia. Tokoh ini dikenal sepanjang sejarah manusia yang telah hidup di Israel 2000 tahun lamanya. Mengenai seputar tentang kehidupan, keluarga, saat remaja, dan apa yang dia lakukan saat kehidupan di bumi, hingga pada masanya Yesus Kristus mati yang diperingati sebagai hari kenaikan Isa Al Masih. Semua kisah yesus dinyatakan dalam Al-Kitab, Tentang catatan siapakah Yesus Kristus menurut al-kitab yang ditulis oleh generasi dari orang-orang yang telah mendengarkan dan melihat perbuatan yang telah dia lakukan.

Siapakah Yesus Kristus, menurut Alkitab, dianggap sebagai juru selamat dan teladan yang harus diikuti oleh umat Kristen. Pengajaran-Nya mengenai kasih, pengampunan, dan kebenaran menjadi landasan bagi kehidupan rohani mereka. Iman kepada Yesus Kristus juga mempengaruhi hubungan umat Kristen dengan Allah dan sesama manusia. Peristiwa dengan matiNya di atas salib untuk menghapus dosa manusia dan menghubungkan umat manusia dengan Allah.

Yesus juga bangkit dari kematian pada hari ketiga setelah wafat-Nya, menegaskan kuasa-Nya atas dosa dan kematian. Setelah kebangkitan-Nya, Yesus naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa, di mana Ia memperjuangkan umat-Nya dan menjadi Pengantara di antara Allah dan manusia peristiwa ini dikenal dengan kenaikan Isa Al Masih dimana menjadi hari peringatan khusus kenaikan Yesus Kristus ke surga.

Berikut adalah beberapa aspek penting mengenai Yesus Kristus menurut Alkitab:

  1. Identitas: Alkitab mengajarkan bahwa Yesus adalah Anak Allah yang menjadi manusia. Ia dilahirkan dari seorang perawan bernama Maria melalui karya Roh Kudus (Matius 1:18-25). Ia juga dikenal sebagai “Kristus,” yang berarti “Mesias” atau “Penebus” (Matius 16:16; Markus 8:29).
  2. Kehidupan dan Pengajaran: Alkitab mencatat bahwa Yesus hidup sebagai manusia yang sempurna dan tanpa dosa (1 Petrus 2:22). Ia mengajar ajaran-ajaran moral, mengajak orang untuk bertobat, percaya kepada-Nya, dan mengasihi sesama (Matius 4:17; Markus 1:15; Yohanes 13:34-35).
  3. Mujizat: Yesus melakukan berbagai mujizat, seperti menyembuhkan orang sakit, mengusir roh jahat, membangkitkan orang mati, dan menguasai alam (Matius 4:23-24; Matius 8:16; Matius 9:18-26; Markus 4:35-41).
  4. Pengorbanan dan Kematian: Yesus mengorbankan diri-Nya dengan mati di atas salib sebagai kurban penghapus dosa manusia (Yohanes 3:16; Roma 5:8). Kematian-Nya dianggap sebagai penebusan bagi dosa dan sarana untuk memulihkan hubungan antara manusia dan Allah (1 Korintus 15:3; 1 Petrus 2:24).
  5. Kebangkitan dan Kenaikan: Yesus bangkit dari kematian pada hari ketiga setelah wafat-Nya (Matius 28:5-6; 1 Korintus 15:4). Kemudian, Ia naik ke surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa (Markus 16:19; Ibrani 10:12).
  6. Keselamatan dan Kehidupan Abadi: Alkitab mengajarkan bahwa iman kepada Yesus Kristus adalah jalan untuk mendapatkan keselamatan dan hidup yang kekal bersama Allah (Yohanes 14:6; Kisah Para Rasul 4:12).

Siapakah Yesus Kristus?

beberapa Al-Kitab diatas yang  menafsirkan tentang Yesus Kristus jelas mengatakan Yesus di sebut sebagai Anak Allah yang menjadi manusia untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa dan memberikan keselamatan abadi.

Lantas Dari Manakah Yesus Kristus Berasal

Artikel ini akan membawa anda memahami polemik yang terjadi dan dialami oleh Yesus Kristus dalam kapasitas dari keberadaan sebagai manusia biasa dan sekaligus juga allah sejati.  Banyaknya perdebatan  tentang Yesus yang dianggap seorang mesias berasal dari mana dan tidak ada yang tahu akan bagaimana soorang mesias ini dibentuk dan kehidupannya.

Baca juga :  Siapa Sahabat Nabi Muhammad yang Gagah Berani?

Tetapi  dalam al-kitab, tentang siapakah Yesus Kristus dalam catatan Yohanes di bait suci. Yesus menyatakan bahwa bukan tempat dia berasal, melainkan dari siapa dia berasal. Yesus mengatakan bahwa banyak orang yang tidak kenal bapak di surga. Yesus berasal dari bapak di surga.  Yesus sendiri mengatakan bahwa dia tinggal di surga sebelum dilahirkan sebagai manusia. (Baca: Yohanes 3:13.)

Apa Itu Mesias

Istilah Mesias sendiri telah ada sebelum yesus lahir, nabi nabi allah telah banyak menulis perincian tentang mesias. Mesias sebagai panggilan atau orang yang di beri kedudukan khusus oleh allah. sang mesias akan membuat semua janji allah menjadi kenyataan. Kata Mesias di ambil dari bahasa ibrani Masyiah yang berarti diurapi, yang merujuk pada raja yang berkuasa di kerajaan Israel Raya. Terutama yang berasal dari dinasti Daud.

Pada perkembangaanya, mesias ini  merupakan seorang raja keselamatan yang akan dateng, sebagai penghargaan Bangsa Israel. Pada al kitab di tulis bahwasanya Yesus adalah Mesias yang ditujuk oleh yehusa, yang merupakan putra-Nya. (Matius 3:16, 17; Yohanes 1:32-34)

Penyaliban dan Kematian Yesus

Siapakah Yesus Kristus

Dalam al -kitab  dijelaskan tentang kematian Yesus yang yang mengisahkan tentang peristiwa penyaliban yang di lakukan oleh orang Yahudi. Berkisah Yesus yang disalib setelah melakukan doa di taman Getsemani. Dan kemudian Yesus di tangkap orang prajurit Yahudi. Setelah di tangkap, Yesus diadili dan dijatuhi hukuman mati dengan salib. penyaliban dijatuhkan oleh perintah gubernur Kerajaan Romawi yaitu Pontius pilatus, dan  didasari oleh laporan pemuka agama Yahudi bahwasanya Yesus mengaku sebagai raja orang Yahudi.

Sebelum di lakukan penyaliban, Yesus juga disiksa dengan dicambuk oleh dua algojo di kanan dan kiri secara bergantian. Cambukan itu membuat seluruh tubuh Yesus bercucuran darah. tahtanya itu Yesus juga menanggung hujatan dan ejekan dari banyak orang. Meski begitu Yesus tetap sabar dan berdoa agar allah mengampuni semua perbuatan mereka.

Kejadian itu penyaliban membuat Yesus hingga mati tergantung di kayu salib sebelum matahari terbenam, pada hari jumat sebelum hari paskah Yahudi yang merupakan hari suci umat kristiani , dirayakan (tanggal 15 Nisan). dan dia pun dimakamkan di suatu taman.

Namun, setelah pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib yang menebus dosa manusia, kini umat kristen di persatukan kembali dengan Allah Bapa. Maka dari itu barang siapa yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan mendapatkan kehidupan yang kekal.

Kisah tentang kehidupan Yesus yang memberikan gambaran dan makna yang dapat kita hayati kebaikannya dari wafat Yesus Kristus. menjadi kebaikan dalam berusaha untuk terus menafsirkan perintah Allah Bapa seumur hidup kita.

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.