Perbedaan Allah dan Tuhan Yesus

Apa perbedaan arti ketika seseorang umat Kristen berkata dalam doanya “Yesus adalah Tuhanku, Allahku, Juruselamatku. Nah sebenarnya apa perbedaan Allah dan Tuhan Yesus? ataukah artinya memiliki kesamaan dalam agama Kristen!

Masih banyak di antara kita yang bingung membedakan antara Allah dan Yesus. Beberapa diantara kita menganggap bahwa keduanya sama, namun beberapa orang menganggap itu sesuatu yang berbeda.

Maka dari itu, artikel ini akan memberikan jawaban atas pertanyaan apa perbedaan Allah dan Tuhan Yesus. Dan setelah merangkum dari beberapa sumber, penting untuk kita ketahui bahwa kedua hal tersebut kita harus melihat dari pandangan sejarahnya terlebih dahulu.

Dalam agama Kristen sejarah tentang ketuhanan dimulai ketika sebuah Firman ada bersama Allah dan kemudian Firman  menjadi manusia ketika seorang bayi dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea.     

Berdasarkan Matius 2:1-12 bahwa pria yang di lahirkan pada saat itu adalah merupakan seorang Raja dan firman yang pilih dari Allah dalam agama Kristen, Allah itu adalah Bapa Tuhan dari sang pencipta alam semesta. 

Lantas siapa (Yesus) dengan siapa (Allah) dalam iman Kristen? simak penjelasan berikut ini.

Apa Perbedaan Allah dan Tuhan Yesus

Dalam pemahaman Kristen, ada ungkapan seperti  ” Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa (The Lord our God, The Lord Is One)

Jadi dalam kekristenan Tuhan digunakan sebagai terjemahan dari “Lord” yang diambil dari bahasa inggris yang diartinya sebagai Tuhan.

Maka, karena “LORD” telah diterjemahkan menjadi “Tuhan”, maka “Allah” digunakan sebagai terjemahan dari “God” yang sebenarnya memiliki arti “Tuhan” dalam bahasa Indonesia.

Jadi, dalam iman Kristen Yesus adalah Tuhan (God= Allah), yang merupakan pribadi kedua dalam Trinistas ajaran agama Kristen.

Umat kristen percaya dengan yang namanya tritunggal atau dalam bahasa latinnya trinitas yang berarti Allah adalah 3 pribadi yang sehakikat yaitu Bapa – Putra (Yesus Kristus) – Roh Kudus. Ke 3 pribadi itu berbeda tapi merupakan 1 substansi.

Sebagai contoh :  dalam kehidupan kita ada seorang yang bernama pak budi, pak Budi merupakan seorang kepala keluarga dari keluarga kecilnya. Dirumah pak Budi dipanggil dengan istri dan anaknya sebagai seorang “Bapak”. Lalu dilingkungan tempat tinggal kebetulan pak Budi menjabat sebagai seorang Ketua RT. dan masyarakat setempat memanggil pak Budi dengan sebutan Pak Rt.

Lantas pak budi juga memiliki pekerjaan disuatu perusahaan dan menjabat sebagai manager, karyawan dan rekan kerja memanggil pak budi dengan sebutan “Pak Manager”

Begitu juga dengan pengertian konsep Tritunggal.

Dimana Tuhan mempunyai tiga panggilan dengan tugas dan tempat yang berbeda, namun tetap satu entitas.

Seperti Tuhan di surga dalam perjanjian lama di sebut dengan Bapa Allah, Sedangkan Tuhan yang turun ke bumi dengan Firman sebagai manusia di panggil dengan sebutan “Yesus Kristus“.

Dan ketika firman Allah sebagai manusia menyelamatkan umat manusia dari penderitaan dimana Yesus berkorban dalam peristiwa penyaliban, dan saat itu firman Allah sebagai Yesus Kristus kembali naik ke surga, dan kembali mengirimkan sang pelindung bagi umat manusia dengan sebutan “Roh Kudus“.

Yesus adalah firman Allah sebagai entitas lain dari Allah
Yesus adalah firman Allah sebagai entitas lain dari Allah

Kenapa Yesus Disebut Sebagai Anak Manusia

Mari kita baca Kitab Daniel 7 :13-14, yang pertama kali merujuk catatan tentang “anak manusia”

Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia, datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. 7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan  dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya.  Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Gambaran “anak manusia” disini adalah ketika Yesus mendapatkan gelar Masianis,  yang dikisahan ketika orang-orang majus memberikan kekuasaan sebagai raja dan kemuliaan pada Yesus. Jadi dalam ayat kitab ini benar-benar di gambarkan bahwa Yesus Kristus adalah sebagai manusia.

Baca juga :  5 Alasan Kenapa Menjelang Perayaan Idul Adha Harus Berkurban

Namun mari kita lihat dari ayat yang tercatat terkait Yesus Kristus dalam Yohanes 4:2

Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia 1 , berasal dari Allah. Beginilah kamu mengenali Roh Allah, yaitu setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang dalam wujud manusia berasal dari Allah.

Ayat ini menjelaskan bahwa Yesus datang ke dalam dunia sebagai manusia. Dia adalah seorang “anak manusia” yang mengidentifikasi sebagai mesias , bahwa dia adalah manusia sejati.

Tapi, jika kita membaca ayat Alkitab yang dibuat oleh murid-murid Yesus Kristus ini lebih mendalam, bahwa menjelaskan bukanlah anak Allah dalam konteks hubungan ayah dan anak kandung pada umumnya. Melainkan dalam Alkitab, Yesus anak Allah ini lebih pada menjelaskan Dia sebagai Allah yang menjadi manusia.

Jadi, dalam agama Kristen Yesus dianggap sebagai inkarnasi Allah, yang berarti bahwa Allah menjadi manusia melalui Yesus. Ini berarti bahwa Yesus memiliki dua sifat, yaitu manusia dan Allah.

Kemudian gelar ‘anak Allah” juga mencerminkan Kekilahian, Sementara Yesus adalah manusia sejati, Ia juga adalah Allah Anak, yang memiliki sifat-sifat ilahiah. Ia memiliki otoritas atas alam semesta dan kuasa untuk memberikan keselamatan.

Sementara banyak anggapan tentang Yesus adalah manusia sejati, namun bagi umat Kristen entitas Yesus lebih dari itu. Ia adalah Allah yang menjadi manusia untuk membawa keselamatan kepada dunia. Dalam hal ini, Yesus memiliki peran yang penting dalam agama Kristen.

Maka pada kesimpulannya, Dalam agama Kristen perbedaan Allah dan Tuhan Yesus adalah konsep yang mendalam, penting untuk kita memahami berbagai ayat dalam Alkitab yang dituliskan dari berbagai murid-muridnya. 

Namun dari artikel di atas, kita telah dapat menyimpulkan bahwa, Allah adalah Tunggal dan Maha Kuasa, sementara Yesus adalah inkarnasi Allah yang memiliki sifat manusia sejati. Dalam pandangan Kristen, Yesus adalah pemenuhan janji Allah untuk menyelamatkan manusia.

meskipun keduanya berbeda dalam sifat dan peran, kedua bagian integral yang sama dalam keyakinan Kristen.

Semoga artikel ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan ini, Jika kita semua yang telah membaca artikel ini diberkati, Yuk bagikan artikel ini ke seluruh kerabat tetangga atau media sosial yang kita miliki.

FAQ

1. Bagaimana konsep Tritunggal dapat dijelaskan?

Jawab : Tritunggal adalah konsep bahwa Allah adalah satu entitas yang ada dalam tiga pribadi: Allah Bapa, Allah Anak (Yesus), dan Allah Roh Kudus. Mereka adalah satu dalam hakikat mereka, tetapi memiliki peran yang berbeda dalam hubungan dengan dunia dan umat manusia.

2. Apa peran Yesus sebagai Anak Manusia dalam agama Kristen?

Jawab : Peran Yesus sebagai Anak Manusia menekankan kemanusiaannya yang sejati, di mana Ia mengalami kehidupan manusia dengan segala pencobaan dan penderitaan. Ini juga menggarisbawahi peran-Nya sebagai Juruselamat dunia yang datang untuk menebus dosa manusia melalui kematian dan kebangkitannya.

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.