Asal muasal nama Yesus Kristus

Asal muasal nama Yesus Kristus memiliki daya tarik yang tinggi untuk para umat Kristen di dunia, bahkan bukan hanya umat Kristen, diantaranya termasuk sejarawan-sejarawan agama lain yang terpikat oleh sejarah dari asal-usul Yesus Kristus di masa lalu. Hal ini menjadi tolak ukur dari sebuah negara toleransi yang tinggi dalam keagamaan yang di anut.  

Karena, kisah Yesus Kristus yang berdasarkan kitab-kitab Injil yang ditulis muridnya memiliki perspektif yang berbeda tentang garis keturunan. Namun, itu tidak sepenuhnya menjawab tentang rasa penasaran banyak orang terkait “nama Yesus Kristus yang jauh melenceng dari kisah yang dikaitkan dengan “Isa” yang lazim di sebut oleh umat Muslim.

Tentunya pertanyaan ini harus diluruskan dan menjadi pembelajaran dalam dua sudut pandang yang berbeda. Namun dalam agama Kristen dengan adanya pembelajaran untuk seseorang yang ingin mendalami agama Kristen dengan mengetahui Kristologi, sebagai wadah ilmu yang mempelajari ilmu ke-kristenan. Sebagaimana sebaliknya umat Islam dapat mempelajari sesuatu dasar Kristoligi, sebagaimana umat Kristen juga mempelajari ilmu Islamologi.

Hal tersebut agar menjadi tonggak penting dalam memahami dan menghargai keberagaman agama di dunia. Dengan memahami dasar-dasar Kristen melalui studi Kristologi, umat Islam dapat membangun kerangka pemahaman yang lebih baik tentang keyakinan dan praktik Kristen, sehingga mendorong dialog antar agama yang lebih baik

Dalam artikel ini, saya akan memberikan pandangan dalam agama Kristen tentang Asal muasal nama Yesus Kristus dalam bahasa Ibrani, mengetahui sejarah penyebarannya, dan menggali arti penting Yesus dalam agama Kristen. Maka simak artikel ini dengan seksama. 

Asal Muasal Nama Yesus Kristus dalam Bahasa Ibrani

Untuk memahami asal muasal nama Yesus Kristus, kita perlu melihat ke dalam bahasa Ibrani, bahasa asli dari Perjanjian Lama dalam Alkitab. Dalam bahasa Ibrani, nama Yesus disebut sebagai “Yeshua” yang berarti “Dia akan menyelamatkan” atau “Penyelamat.” Nama ini memiliki akar kata “Yasha”, yang berarti “menyelamatkan.”

Sementara itu semua Injil, Tulisan-tulisan Kristen perdana, para sejarawan abad kuno akhir sebenarnya menyebutkan-Nya “Lesous” yang merupakan transliterasi bahasa Yunani dari nama asli Ibrani “yosua”

Sejarah Ibrani menunjukkan bahwa banyak orang Yahudi pada masa itu memiliki nama Yeshua, dalam karya  sejarawan abad pertama yang bernama Flavius Josephus, ada sekitar 20 orang berbeda yang di sebut dengan “Lesous’. tetapi satu Yeshua yang sangat terkenal adalah panglima Yeshua bin Nun, yang menjadi penerus Musa dan memimpin bangsa Israel masuk ke Tanah Kanaan. Namun, dalam konteks Perjanjian Baru, nama Yeshua menjadi sangat istimewa karena merujuk kepada Yesus dari Nazaret, pendiri agama Kristen.

Sejarah Penyebaran Nama Yesus

Nama” Yesus” sendiri sebenarnya telah terdistori (atau menyimpang dari nama aslinya). Dalam bentuk yang dikenal oleh dunia Kristen saat ini, adalah hasil dari perkembangan bahasa dan budaya.

Di mulainya abad penjelajahan dunia. Koloni-koloni Eropa-pun menyebar dimana-mana dan penyebaran agama Kristen-pun mulai merata diseluruh dunia termasuk di Nusantara, bahkan, mencapai wilayah-wilayah yang bukan menjadi wilayah koloni bangsa Eropa seperti Jepang, Korea, dan Thailand. Nama Yesus-pun diperkenalkan dan dilafalkan sesuai dengan pelafalan lokal dan  mengalami variasi ejaan dan pelafalan dalam berbagai bahasa.

Hal yang perlu Anda ketahui tentang beberapa nama alias Yesus yang menjadi ejaan di seluruh dunia, saya menyebutkan beberapa di antaranya

Jesus Christ, Messiah (bahasa Inggris),

Yesus Kristus, Mesias (Indonesia).

Yeshua, Yesu’a, Yeshu’a, Yehoshu’a, Mašíaḥ (Ibrani aau Ivrit)

M’sheekha (Aram), Məšîḥā (Aram/Syria).

Isha, Isho, Mar Isho, Eesho, Easho, Ishu (Aram dan India)

‘Isa al-Masih, ‘Isa ibn Maryam (Arab)

Isha Masih, Issa Mashiha, Hazrat Issa, Issa (India)

Yuzu Asaph, Yuz Asaf (India-Kashmir)

Yesu, Yeshu (Ibrani)

Iēsoûs Christos (Yunani)

Dari sekian banyak nama dari penyebaran Yesus, nama yang umum kita kenal adalah yesus atau Isa.

Baca juga :  3 Konsep Keselamatan Dalam Alkitab

Lantas mengapa Umat Islam menyebut “Isa” ?  Karena bahasa Aram adalah induk bahasa Arab yang muncul dalam bentuk tertulis sekitar tujuh abad kemudian, maka namanya ditranslasikan ke dalam bahasa Arab menjadi ‘Isa. Hanya beda huruf vokal namun masih sama suku katanya menurut tata bahasa Arab, yang hanya pakai vokal i, u dan a, tidak pakai huruf o bulat.

Dengan demikian menurut pandangan para sejarawan, nama “Isa” merujuk pada sejarah Yesus Kristus dalam peristiwa peting yang kita kenal sebagai kenaikan isa Al-Masih.

Arti Nama Yesus Kristus dalam Alkitab

Nama Yesus Kristus menjadi satu-satunya makna yang mendalam bagi umat Kristen. Dikenal sebagai “Yesus dari Nazaret,” gelar ini tidak hanya menandai asal usul-Nya, tetapi juga mengungkapkan identitas nya sebagai juru selamat umat Kristen di dunia.

Sejarah mencatat kehadiran Yesus di abad pertama di wilayah Yudea, dan dengan demikian, panggilan-Nya sebagai “Yesus dari Nazaret” menjadi ciri khas yang melekat pada sosok-Nya (Matius 21:11, Markus 1:24, Lukas 18:37, Yohanes 1:45, Yohanes 19:19, Kisah 2:22).

Namun, sejauh mana kita memahami betapa pentingnya nama Yesus ini?

Ya penting, dan untuk itu kita sebagai umat Kristen  juga harus mengenal tentang siapa Yesus Kristus dalam Alkitab yang kita jadikan sebagai pedoman dalam kehidupan.

Setelah Anda membaca beberapa Yesus Kristus dalam alkitab yang memiliki ajaran signifikan yang mendalam bagi umat Kristen. Mengingatkan kita akan misi-Nya untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa dan memberikan hidup kekal. Ini adalah nama yang mengandung harapan dan pengharapan.

Dari berbagai pembelajaran alkitab dan sejarawan Kristen, Yesus memenuhi arti-Nya, yang mengingatkan kita pada kuasa, kehadiran, dan tujuan Kristus yang telah bangkit. Kita mendapatkan jaminan bahwa kehendak  Allah adalah keselamatan kita.

Dalam alkitab juga dijelaskan kehidupan yang dijalankan oleh manusia berdasarkan ajaran tentang Yesus Kristus dengan otoritas-Nya. Karena itu umat Kristen senantiasa berdoa dalam nama Yesus dengan merenungan suara Injil di pagi hari, supaya Allah menyempurnakan kehendakmu dalam  kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus  (Tesalonika 1:11-12).

Begitulah kisah tentang Asal muasal nama Yesus Kristus yang harus kita ketahui. Nama tersebut sangat penting karena mencerminkan misi utama Yesus, yaitu untuk menjadi Penyelamat manusia dari dosa dan memberikan keselamatan kekal. Setiap kali orang menyebut nama Yesus, itu adalah penginggat akan harapan dan pengharapan akan penyelamatan yang Dia bawa kepada dunia.

Dalam perjalanan spiritual mengenal Tuhan, Maka ingatlah bahwa Yesus Kristus selalu bersama umat-Nya.

FAQ

1. Mengapa nama-Nya Yeshua dalam bahasa Ibrani dan bukan “Yesus”?

Jawab : Nama “Yesus” adalah versi Latin dari nama Ibrani Yeshua. Ketika ajaran-ajaran Yesus disebarkan ke seluruh dunia, nama-Nya mengalami variasi ejaan dan pelafalan sesuai dengan bahasa dan budaya setempat.

2. Apakah Yesus itu Kristus?

Jawab : Umat Kristen menyebut Yesus sebagai Kristus “Gelar Kristus” karena mereka percaya bahwa Yesus merupakan Mesias yang dijanjikan dan Penyelamat dunia. Gelar ini mencerminkan peran-Nya dalam membawa keselamatan dan kehidupan kekal bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Jika Anda, Sependapat dengan artikel ini, jangan lupa untuk sebarkan artikel ini ke beberapa rekan dan kerabat kita dalam Umat Kristen. Terima kasih

By Cerita Berkat

Menggali potensi diri dan mengejar kesuksesan dengan mempraktikkan manfaat kebaikan dan menerapkan motto kehidupan inspiratif.