Table of Contents
SAR gabungan evakuasi 6 pendaki tersesat di Gunung Lamari Ampana
Palu – Satu tim pencarian dan penyelamatan bersama berhasil menemukan serta mengeluarkan enam pendaki yang terdampar di Gunung Lamari, Desa Saluaba, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah. “Kecelakaan itu terjadi di Desa Saluaba, Kecamatan Ampana. Para pendaki kehilangan arah hingga tersesat di hutan, lalu salah satu anggota keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Unit Siaga SAR Ampana,” jelas Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal, Senin.
“Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/4). Enam orang melakukan perjalanan pendakian ke Gunung Lamari sekitar pukul 08.40 Wita. Rencananya, mereka akan kembali pada pukul 17.00 Wita, tetapi hingga malam hari tidak kembali dan tidak bisa dihubungi. Upaya pencarian awal oleh keluarga serta warga setempat belum berhasil,” ujar Rizal.
Lokasi kejadian terletak pada koordinat 0°57’25.62″S 121°35’39.14″E, sekitar 10 kilometer dari Unit Siaga SAR Ampana dengan jarak tempuh sekitar 30 menit. Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 22.50 Wita dan langsung melaksanakan operasi. Pada Senin dini hari pukul 00.12 Wita, mereka berhasil menemukan keenam korban dalam kondisi selamat di koordinat 0°57’36.5″S – 121°35’58.4″E, satu kilometer dari puncak Gunung Lamari.
“Tim SAR gabungan sampai di pos registrasi pada pukul 01.00 Wita dan segera menyerahkan korban kepada keluarga,” tambah Rizal. Enam pendaki yang ditemukan adalah Bilal, Ramdan, Andika, Kodin, Fahmi, dan Fatur.
Sebagai pengingat, Rizal menekankan pentingnya persiapan sebelum melakukan aktivitas petualangan. “Kegiatan seperti mendaki membutuhkan perhitungan matang. Jika tidak memperhatikan kondisi medan dan logistik, serta merasa lelah sebaiknya beristirahat. Faktor fisik manusia bisa memengaruhi keberhasilan perjalanan,” imbuhnya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR melibatkan Unit Siaga SAR Ampana, Bhabinkamtibmas, aparat desa, serta warga setempat.
