Table of Contents
Peran Perempuan Memperkuat RBI di Jakarta Selatan
Dalam upaya meningkatkan partisipasi perempuan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menekankan pentingnya perempuan sebagai penggerak utama program Ruang Bersama Indonesia (RBI).
“Partisipasi perempuan di Jakarta Selatan merupakan kekuatan besar yang akan menjadi motor penggerak RBI,”
kata Asisten Pemerintahan Jakarta Selatan Ahmad Basyarudin saat diwawancara di Jakarta, Kamis.
Dalam data terbaru, sekitar 66,51 persen dari 276.968 anggota Jakpreneur adalah perempuan. Sementara di sektor pemerintahan, 61 persen dari pejabat Eselon III/JF Madya serta 20 dari 65 lurah terdiri dari perempuan. Peran tersebut melibatkan kegiatan yang beragam, seperti program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dasawisma, kelompok tani, pengelolaan lingkungan, dan perlindungan anak melalui Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA) serta Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Kelompok rentan seperti lansia dan perempuan yang membutuhkan dukungan juga mendapat perhatian melalui Posbindu serta berbagai kegiatan inklusif. Menurut Ahmad, peran perempuan di berbagai bidang ini menjadi modal sosial yang sangat kuat untuk mendorong keberhasilan RBI di setiap wilayah. “Oleh karena itu, RBI di Jakarta Selatan kami dorong bukan sekadar program, tetapi menjadi gerakan bersama masyarakat,” tambahnya.
Program RBI dikembangkan sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepakatan antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025, serta Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 334 Tahun 2023. Sebanyak 10 kelurahan menjadi titik awal pemerataan layanan RBI, yang menunjukkan kesiapan dan komitmen pemerintah untuk menyelaraskan pelayanan secara merata.
