Table of Contents
MGPA sebut GT World Challenge Asia akan dihadiri “gentleman driver”
Priandhi Satria, direktur utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), menyatakan bahwa penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Indonesia akan menampilkan peserta yang dikenal sebagai “gentleman driver”. Ajang ini akan digelar pada 9-11 Mei di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Menurut Andhi, selanjutnya disebutkan sebagai sapaan akrab Priandhi Satria, para peserta berasal dari berbagai bidang usaha, mulai dari perdagangan, jasa, perhotelan, hingga hiburan. Kehadiran mereka di Mandalika tidak hanya memperkaya dunia balap, tetapi juga membuka peluang baru di bidang ekonomi dan pariwisata.
“MGPA menilai acara ini sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi Mandalika dan Indonesia secara langsung kepada para pengambil keputusan internasional di sektor bisnis,” ujarnya kepada pewarta di Jakarta, Senin.
Ajang balapan ini dianggap unik karena menggabungkan pembalap non-profesional yang juga berprofesi sebagai pelaku usaha di sektor strategis. Dengan mengikuti balapan di Sirkuit Mandalika, peserta sekaligus pengusaha ini menikmati sensasi lintasan, keindahan alam Lombok, dan peluang ekonomi yang ada. Harapannya, pengalaman tersebut mendorong mereka untuk kembali sebagai wisatawan, bahkan investor.
GT World Challenge Asia 2026 merupakan edisi kedua yang diselenggarakan di Mandalika. Musim ini akan diikuti oleh 23 mobil balap yang terdiri dari 46 pembalap dari 17 negara, termasuk China, Jepang, Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Taiwan, Australia, Selandia Baru, Prancis, Belanda, Belgia, Finlandia, Italia, Amerika Serikat, Denmark, dan Kanada.
Penyelenggaraan event ini diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan. Acara ini memiliki dua dampak utama: menguatkan posisi Mandalika sebagai destinasi motorsport internasional serta menjadi sarana promosi untuk menarik wisatawan dan investor berkualitas.
Sebanyak 9.000 orang diperkirakan akan menyaksikan langsung pertandingan di sirkuit tersebut, terdiri dari penonton, tamu undangan, tim, dan kru. MGPA optimis event ini akan menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem berkelanjutan di Lombok.
