Table of Contents
Iran: AS Harus Putuskan Apakah Akan Bangun Kepercayaan dengan Teheran
Istanbul, Pakistan
Sekarang, keputusan untuk membangun kepercayaan dengan Teheran jatuh ke tangan Amerika Serikat, menurut Mohammad Bagher Qalibaf, ketua parlemen Iran. Ia mengemukakan bahwa Iran akan terus menerus menggabungkan strategi diplomasi dengan kekuatan untuk memastikan hak-hak bangsanya terlindungi. Dalam pernyataan di media sosial X, Qalibaf menyebutkan bahwa Teheran memasuki perundingan dengan niat baik, tetapi tetap berhati-hati karena pengalaman dari dua perang sebelumnya.
Sekarang terserah Amerika Serikat untuk memutuskan apakah mereka dapat meraih kepercayaan kami,” ujarnya.
Delegasi Iran telah menyampaikan sejumlah proposal yang berfokus pada masa depan selama perundingan di Islamabad, tetapi AS masih gagal memperoleh kepercayaan Teheran. Qalibaf juga mengapresiasi peran Pakistan sebagai mediator dalam proses negosiasi tersebut. Setelah selesai putaran terbaru perundingan tanpa mencapai kesepakatan, kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan satu perbedaan utama yang belum terselesaikan.
Kedua negara menyatakan bahwa langkah diplomatik lanjutan masih diperlukan. Perundingan ini merupakan bagian dari upaya lebih besar untuk mengakhiri agresi militer AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari. Agresi tersebut berlangsung di bawah gencatan senjata rapuh selama dua minggu, yang ditengahi awal pekan ini.
