Momen Bersejarah: Alcaraz antusias kembali sebagai juara bertahan di Monte-Carlo

Alcaraz antusias kembali sebagai juara bertahan di Monte-Carlo

Jakarta – Carlos Alcaraz, petenis asal Spanyol, bersemangat menyambut dimulainya musim lapangan tanah liat di Monte-Carlo. Ia kembali berlaga sebagai juara bertahan pada ajang ATP Masters 1000 di Monako. “Saya sangat senang bisa kembali ke sini, turnamen pertama musim tanah liat, setidaknya bagi saya. Turnamen ini sangat hebat,” ujarnya, dikutip dari ATP, Senin.

“Sejujurnya, saya sangat rindu mengikuti turnamen ini. Akan saya coba menikmati permukaan yang menakjubkan serta atmosfer yang luar biasa sebaik mungkin,” tambah Alcaraz.

Sebelumnya, Alcaraz mengalami dua kekalahan beruntun di Indian Wells dan Miami. Namun, sejak tiba di Monako, ia berhasil memenangkan 33 dari 34 pertandingan berikutnya. “Minggu ini sangat penting. Ini menjadi titik balik musim 2025,” katanya.

“Setelah pengalaman di sini, saya terus berkembang. Saya pahami bagaimana seharusnya bermain setelah minggu ini. Itulah sebabnya saya bisa mencapai performa luar biasa setelahnya,” ujar Alcaraz.

Clay Court sebagai Jalur Kemenangan

Lapangan tanah liat menjadi tempat yang mendukung Alcaraz, dengan rekor kemenangan mencapai 84,4 persen, menurut data ATP. Hanya Rafael Nadal (90,5 persen) dan Bjorn Borg (86,1 persen) yang unggul dari angka tersebut.

“Saya mulai bermain tenis di permukaan tanah liat. Tumbuh besar di sana, saya tidak pernah menyentuh lapangan keras sampai usia delapan tahun. Itulah sebabnya saya merasakan sensasi unik saat musim tanah liat dimulai,” katanya.

Alcaraz, yang saat ini menempati posisi No.1 dunia dan sedang bersaing dengan Sinner, percaya diri karena trofi Monte-Carlo tahun lalu menjadi dasar kebanggaannya. Petenis berusia 22 tahun akan menghadapi Stan Wawrinka atau Sebastian Baez di babak kedua setelah mendapatkan bye di babak pertama.

“Tidak ada turnamen yang lebih baik untuk memulai musim tanah liat selain Monte-Carlo. Dari segi pemandangan, ini adalah salah satu yang paling indah di tur,” ujarnya.

Ketika tanah liat dalam kondisi sempurna di awal pertandingan, suasana lapangan dianggap sangat estetis. “Lapangan ini benar-benar indah, terutama saat permukaannya dalam keadaan terbaik,” tutur Alcaraz.

Michael Anderson

Writer

Explore Topics

Most Popular

  • All Posts
  • All Sport
  • ASEAN
  • Balap
  • Berita
  • Bisnis
  • Bola Basket
  • Bursa
  • Cekfakta
  • Dunia
  • edukasi
  • Ekonomi
  • Global
  • Hiburan
  • Hukum
  • Humaniora
  • Hype
  • Indonesia
  • Internasional
  • Kehidupan
  • Kisah Inspiratif
  • Kolaborasi
  • Kriminalitas
  • Kumparannews
  • Lenggang Jakarta
  • Lifestyle
  • Liga Inggris
  • Liga Italia
  • Liga Spanyol
  • Liga-Liga Lain
  • Lintas Kota
  • Manfaat
  • Megapolitan
  • Melindungi Tuah Marwah
  • Metro
  • metropolitan
  • News
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Politik
  • Politik Dan Hukum
  • Read
  • Regional
  • Research
  • Rilis Pers
  • Sepak Bola
  • Syariah
  • Tech
  • Tekno
  • Teknologi
  • Tenis
  • Tips Donasi
  • Tren
  • Uang
  • Warta Bumi

About Us

ceritaberkat.com adalah blog yang berisi tentang informasi-informasi manfaat kebaikan dan moto kehidupan yang dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk di terapkan sehari-hari.

© 2025 Cerita Berkat. All Rights Reserved.