Table of Contents
Manggala Agni Selesaikan Operasi Pemadaman Karhutla di Pulau Bengkalis
Pekanbaru, (ANTARA) – Setelah berjalannya lebih dari satu pekan, kebakaran hutan dan lahan di lima desa di Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, berhasil dituntaskan oleh Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Provinsi Riau.
Proses Pendinginan dan Demobilisasi
Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan bahwa operasi terakhir dilakukan di Desa Kelemantan Barat melalui proses pendinginan. “Helikopter bom air membantu kami dua kali kemarin, sementara cuaca tetap mendukung setelah hujan,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima di Pekanbaru, Kamis.
“Tim Manggala Agni demobilisasi secara bertahap,”
Telah selesai, tim memindahkan satu alat berat dari Sekodi ke Kelemantan untuk membersihkan kanal dan membuat embung air. Langkah ini bertujuan memitigasi risiko kebakaran di masa depan, dengan memastikan masyarakat memiliki sumber air alternatif.
Persiapan dan Dukungan Lembaga
Sebelumnya, alat berat tersebut digeser karena kesulitan mengakses air dan api sempat mengancam kebun sagu warga. Saat ini, Desa Sekodi, Palkun, Kembung Luar, dan Kelemantan telah bebas dari kobaran api.
Krisnanto menyampaikan rasa terima kasih atas kolaborasi semua pihak selama operasi berlangsung. Meski demobilisasi dimulai, operasi modifikasi cuaca tetap dilanjutkan untuk membasahi gambut dan mengisi persediaan air.
Detail Operasi dan Koordinasi
Karhutla terjadi di satu hamparan yang melibatkan lima desa, dengan total lahan terbakar mencapai sekitar 100 hektare. Tiga regu Daerah Operasi Siak serta satu regu bantuan kendali operasi (BKO) dari Daops Pekanbaru berperan aktif. Dukungan juga diperoleh dari tim pemadam BNPB, TNI, dan Polri, baik melalui darat maupun udara.
