Table of Contents
Wamenpar: Wisata kebugaran salah satu prioritas untuk tarik wisatawan
Jakarta – Pariwisata kebugaran, atau wellness tourism, kini menjadi salah satu fokus Kementerian Pariwisata dalam upaya meningkatkan jumlah pengunjung ke Indonesia. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan bahwa program ini telah diintegrasikan ke dalam rencana strategis kementerian tersebut.
“Kementerian Pariwisata telah menyisipkan wellness tourism sebagai salah satu inisiatif utama,” kata Ni Luh Puspa saat diwawancara di Jakarta, Sabtu.
Ia menambahkan bahwa pariwisata kebugaran dianggap sebagai bagian dari pariwisata berkualitas. Untuk itu, pihaknya terus mendorong pengembangan event dan industri yang berkembang di bidang ini. Menurut Ni Luh Puspa, saat ini Indonesia telah memiliki tiga kota yang berfungsi sebagai destinasi pariwisata kebugaran, yaitu Bali, Yogyakarta, dan Solo.
Dalam rangkaian acara Saka Yoga Festival ke-8 Sabtu pagi, yang menjadi bagian dari perayaan Dharma Santi Nasional dan Hari Suci Nyepi 2026, Wamenpar menilai yoga sebagai salah satu daya tarik pariwisata kebugaran dan spiritual. Kegiatan ini diharapkan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman berwisata sehat dan spiritual.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa semakin banyak dilakukan di Indonesia, sehingga kita bisa memperkuat posisi sebagai destinasi wellness serta spiritual tourism yang saat ini sedang tren bagi wisatawan global,” jelas Ni Luh Puspa.
Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Suyadi Pawiro mengapresiasi gelaran festival tersebut. Ia menekankan bahwa pihaknya mendukung pengembangan event yoga dan kompetisi di berbagai lokasi di Indonesia. “Saya juga pernah mendengar ada kegiatan yoga yang digelar di Museum Nasional,” tutupnya.
