Table of Contents
Wamenekraf Nilai HoYo Fest 2026 Bisa Memperkuat Keterlibatan Kreator Lokal
Jakarta – HoYo Fest 2026 dianggap sebagai peluang untuk meningkatkan partisipasi kreator lokal dalam ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang berkelanjutan. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan bahwa event ini dapat menjadi sarana mengembangkan keterlibatan kreator dalam seluruh proses kreatif, mulai dari awal hingga penerapan hak cipta.
“Kami berharap HoYoverse bisa mendukung pembelajaran kreator muda melalui kurikulum produksi kreatif yang sedang dikembangkan oleh Kemenekraf. Selain itu, mereka juga bisa berperan dalam membangun ekosistem kreatif dari tingkat pelajar SD hingga mahasiswa,” jelas Irene dalam keterangan yang diterima, Rabu.
HoYo Fest bertujuan untuk memperkuat partisipasi komunitas dalam membangun ekosistem kreatif berbasis IP. Kegiatan ini menyediakan ruang bagi pameran IP game, jual beli merchandise, dan kolaborasi kreator Indonesia dalam menghasilkan produk kreatif. Sebelumnya, event serupa melibatkan kreator lokal dalam menciptakan karya berbasis IP yang dijual sebagai cinderamata.
Kolaborasi Global dan Lokal
HoYoverse, perusahaan penerbit game internasional, menghadirkan HoYo Fest 2026 sebagai wadah pertemuan antar komunitas dari berbagai judul game. Associate Brand Director HoYoverse Indonesia, Aswin Antonie, menegaskan bahwa event ini juga akan menyediakan ruang bagi seniman dan kreator untuk menampilkan karya mereka. “Kami tidak hanya fokus pada game, tetapi juga pada ekosistem kreatif secara keseluruhan, termasuk kreator lokal yang menjadi bagian penting di dalamnya,” tambah Aswin.
Event ini akan berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus, di Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Inisiatif ini dianggap sebagai contoh nyata sinergi antara industri global dengan bakat dalam negeri, yang dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan kreator di Tanah Air.
