Table of Contents
Daop Bandung: KA Reguler Beroperasi Normal Meski Ada Penyesuaian Rute
Dalam pernyataan resmi, Daop 2 Bandung mengonfirmasi bahwa operasional kereta api (KA) reguler di wilayahnya berjalan lancar tanpa hambatan, meskipun terjadi perubahan rute untuk sejumlah KA lintas Jawa akibat kecelakaan di Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah. Manager Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa perjalanan KA yang berangkat dan melintas di Daop 2 tidak terganggu akibat keterlambatan atau pembatalan. “
Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada dampak yang signifikan,” ujarnya di Bandung, Jabar, Senin.
Pengalihan Jalur untuk Menjamin Keselamatan
Langkah pengalihan jalur ini diambil setelah KA Bangunkarta (161) terjatuh di Stasiun Bumiayu Daop 5 Purwokerto pada pukul 14.15 WIB. Sebagai upaya strategis untuk memprioritaskan keselamatan dan mengurangi risiko keterlambatan, KAI mengarahkan lima perjalanan KA jarak jauh melalui lintas Kroya-Bandung-Cikampek. Diantaranya meliputi KA Argo Semeru (5) dari Surabaya Gubeng ke Gambir, KA Gaya Baru Malam Selatan (89) dari Surabaya Gubeng ke Pasarsenen, KA Progo (257) dari Lempuyangan ke Pasarsenen, serta dua KA Senja Utama Yogyakarta (107 dan 108) yang melayani rute Yogyakarta-Pasarsenen dan sebaliknya.
Langkah KAI untuk Menjaga Kelancaran
Kuswardojo menjelaskan bahwa pengalihan rute menjadi prioritas utama perusahaan. Seluruh aspek infrastruktur, fasilitas, dan petugas di lapangan telah disiapkan untuk memastikan KA yang dialihkan tetap berjalan dengan aman. “
Kami berupaya mempertahankan operasional KA di Daop 2 Bandung agar tetap lancar dan nyaman. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan penundaan lebih lanjut,” tambahnya.
Meski memastikan KA reguler berjalan tanpa hambatan, KAI Daop 2 Bandung tetap memberikan permintaan maaf atas perubahan pola operasi. Mereka juga mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi terkini melalui saluran resmi untuk meminimalkan pengaruh dari kejadian di Bumiayu. Perubahan ini diharapkan tidak mengganggu kenyamanan perjalanan secara signifikan.
